Pengantaran Pasien Covid-19 Pakai Ambulans Meningkat di Februari 2022, per Hari Capai 45

Senin, 21 Februari 2022 | 17:17 WIB
Pengantaran Pasien Covid-19 Pakai Ambulans Meningkat di Februari 2022, per Hari Capai 45
Ilustrasi pasien covid-19 diantar petugas dengan menggunakan mobil ambulans. [Foto Riauonline]

Suara.com - Kepala Unit Ambulans Gawat Darurat (AGD) Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta Winarto mengatakan terjadi peningkatan pengantaran paseien covid-19 menggunakan ambulans pada Februari 2022.

Winarto menuturkan, berdasarkan data sebanyak 792 kegiatan antar-jemput ambulans terkait kasus Covid-19 periode 1 sampai 18 Februari 2022.

Bahkan kata Winarto, rata-rata per hari pernah mencapai 45 kegiatan. Sedangkan di Januari 2022, rata-rata 27 kegiatan per hari.

"Berdasarkan data (Dinas Kesehatan) kita memang meningkat ya dari bulan terutama mungkin dari Januari - Februari ya, jadi kalau hitungan rata rata sehari kisarannya di angka 40 sampai 45 fasilitas rujukan ya," ujar Winarto kepada wartawan, Senin (21/2/2022).

Winarto menuturkan Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki kontak call center 19 atau 112 BPBD DKI yang dapat dihubungi kapanpun. Sehingga jika dalam keadaan darurat, masyarakat dapat menghubungi kontak tersebut.

Terlebih kata Winarto, Pemprov DKI memiliki aplikasi JAKI yang dapat diunggah. Sehingga jika dalam kondisi darurat, masyarakat dapat menggunakan fitur JAK Ambulans di aplikasi JAKI.

"Kan selama ini kita sudah punya call center ya, jadi masyarakat tinggal kontak ke kita di 119 atau ke nomor yang punya nya BPBD di 112. Sama satu lagi sekarang kan masyarakat sudah punya aplikasi ya JAKI bisa lewat namanya fiturnya Jak Ambulan tinggal teken call darurat nanti langsung terhubung di call center kami di AGD," ucap Winarto.

Selain itu, Winarto menyebut fasilitas pengantaran ambulans diprioritaskan untuk pasien yang bergejala sedang sampai berat.

"Yang gejalanya sedang sampai berat yang butuh segera gitu ya memang bisa langsung ke kami. Karena memang kami prioritaskan untuk yang gejala sedang sampai dengan berat," tutur Winarto

Baca Juga: Kasus Covid-19 Luar Jawa-Bali Meningkat, Pemerintah Antisipasi Pergerakan Dua Hingga Tiga Pekan Mendatang

Sementara kata dia, jika pasien mengalami gejala ringan atau tidak bergejala, dapat melaporkan ke Satgas RT/RW atau ke Puskesmas.

"Kalau bicaranya terkait gawat darurat ya, kalau memang butuh segera bisa kontak kami, tapi kalau gejalanya mungkin tidak bergejala, ringan seyogyanya sih memang tetep lapor ke Puskesmas atau nanti ke satgas RT/RW ya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI