CEK FAKTA: Hoaks Ketua AJI Sasmito Madrim Dituduh Jadi Agen Asing dan Dukung Pembubaran FPI, Simak Penjelasannya

Bangun Santoso

Kamis, 24 Februari 2022 | 14:03 WIB
CEK FAKTA: Hoaks Ketua AJI Sasmito Madrim Dituduh Jadi Agen Asing dan Dukung Pembubaran FPI, Simak Penjelasannya
Hoaks Ketua AJI dituduh jadi agen asing. (Foto: bidik layar Twitter)

Suara.com - Beberapa cuitan di Twitter mendadak menyinggung sosok Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia Sasmito Madrim. Dalam cuitan itu, Sasmito Madrim diklaim sebagai agen asing untuk merusak jurnalistik di Indonesia.

Cuitan itu diunggah pada Kamis (24/2/2022) pagi pukul 9.14 WIB, oleh akun Twitter bernama Lalita Aurelia @aurelia_lalita.

Sampai Kamis siang pukul 13.40 WIB, belum ada satu pun yang merespons cuitan itu, baik komentar, tanda suka, ataupun disebarkan ulang.

Klaim/Narasi:

Berikut narasi dalam salah satu cuitan yang diunggah akun Lalita Aurelia:

"SASMITO MADRIM JANGANLAH mjd PROVOKATOR thd masy, INDONESIA MEMERLUKAN PEMUDA YANG JUJUR n TANGGUNG JAWAB utk MEMBANGUN NEGRI niy"

Dalam cuitan itu turut diunggah juga dua foto berikut narasi. Foto pertama atau sisi atas memperlihatkan sosok Sasmito Madrim lengkap dengan narasi: "Sasmito Madrim Pro Terhadap Kepentingan Asing". Di sisi bawah foto itu tertulis: "Sasmito Madrim Koordinator Komite Keselamatan Jurnalis"

Kemudian di bagian bawah terpampang foto wajah Revolusi Riza yang merupakan eks Sekjen AJI periode 2017-2020. Dalam foto itu tertulis narasi: "Sasmito Agen Asing Untuk Merusak Jurnalistik Di Indonesia, Revolusi Riza".

Lantas benarkah apa yang dituduhkan dalam narasi atau cuitan akun Twitter tersebut?

baca juga

Penjelasan:

Menanggapi kemunculan informasi yang diunggah di Twitter itu. Aliansi Jurnalis Independen langsung membantah dan menyatakan informasi tersebut adalah bohong alias hoaks.

Dalam penjelasan resmi dan pernyataan sikap yang diterima Suara.com, Kamis siang, AJI menyatakan bahwa pernyataan tersebut adalah palsu atau tidak pernah diucapkan oleh Ketua Umum AJI Indonesia Sasmito Madrim.

Lebih jauh, AJI juga mengungkapkan bahwa telah terjadi peretasan pada tanggal 23 Februari 2022 sekitar pukul 18.15 WIB, pada akun-akun medsos dan nomor handphone pribadi Sasmito. AJI pun mengecam dan menyatakan bahwa peretasan dan serangan disinformasi terhadap Ketua Umum AJI Sasmito Madrim ini merupakan ancaman serius bagi kebebasan pers dan kebebasan berekspresi.

"Praktik tersebut adalah bentuk-bentuk serangan terhadap aktivis dan organisasi AJI yang selama ini memperjuangkan kebebasan berekspresi dan kebebasan pers," bunyi pernyataan AJI.

Berikut pernyataan lengkap AJI Indonesia terkait narasi di Twitter dan kasus peretasan yang menimpa Sasmito Madrim:

Pernyataan Sikap AJI Indonesia

Peretasan dan serangan disinformasi terhadap Ketua Umum AJI adalah ancaman serius bagi kebebasan pers dan kebebasan berekspresi

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mengecam serangan peretasan dan disinformasi terhadap Ketua Umum AJI Indonesia, Sasmito Madrim. Praktik tersebut adalah bentuk-bentuk serangan terhadap aktivis dan organisasi AJI yang selama ini memperjuangkan kebebasan berekspresi dan kebebasan pers.

Peretasan terjadi pada 23 Februari 2022, sekitar pukul 18.15 WIB pada akun whatsapp, Instagram, Facebook dan nomor handphone pribadi Ketua Umum Sasmito. Peretasan terjadi pertama kali di Whatsapp saat dia menerima notifikasi di WhatsApp bahwa nomornya telah didaftarkan pada perangkat lain.

Sekitar pukul 19.00 WIB, peretasan meluas ke akun Instagram dan Facebook miliknya. Unggahan seluruh konten di Instagram dihapus dan peretas mengunggah konten yang menyebarluaskan nomor pribadinya. Sedangkan di Facebook, profile picture diubah dengan gambar porno. Nomor handphone Sasmito diketahui juga tidak bisa menerima panggilan telepon dan menerima SMS.

Usaha untuk mengambil alih akun-akun tersebut telah diupayakan tim keamanan digital. Facebook telah berhasil diambil alih, tapi Instagram dan Whatsapp belum bisa dipulihkan.

Pada 24 Februari 2022, AJI Indonesia memantau terjadi serangan disinformasi yang mencantumkan nama dan foto Ketua Umum AJI Sasmito di media sosial dengan narasi:

  1. Sasmito mendukung pemerintah membubarkan FPI.
  2. Sasmito mendukung pemerintah membangun Bendungan Bener Purworejo
  3. Sasmito meminta Polri menangkap Haris Azhar dan Fatia.

AJI Indonesia menyatakan bahwa ketiga pernyataan tersebut adalah palsu atau tidak pernah diucapkan Ketua Umum AJI Sasmito. AJI Indonesia adalah organisasi yang mendukung dan turut berjuang untuk kebebasan berkumpul dan berpendapat, kebebasan berekspresi, dan hak warga untuk mendapatkan informasi.

Ketiga disinformasi tersebut nyata-nyata mengadu domba AJI Indonesia dengan organisasi masyarakat sipil lainnya, termasuk membenturkan AJI dengan warga Wadas yang sedang berjuang menolak eksploitasi sumber daya alam di kampungnya.

Dengan serangan yang menimpa Ketua Umum Sasmito, AJI Indonesia menyatakan:

  1. Peretasan dan serangan disinformasi terhadap Ketua AJI Sasmito Madrim adalah upaya teror terhadap aktivis yang memperjuangkan kebebasan berekspresi dan demokrasi.
  2. Meminta publik untuk tidak mempercayai narasi disinformasi yang beredar di media sosial.
  3. Meminta publik untuk mendukung AJI Indonesia untuk memperjuangkan kebebasan pers, hak kebebasan berekspresi, berkumpul, berpendapat, dan hak atas informasi.

Jakarta, 24 Februari 2022

Ika Ningtyas
Sekretaris Jenderal AJI Indonesia

Erick Tanjung
Ketua Bidang Advokasi

Kesimpulan:

Selain tidak adanya fakta atau sumber dari narasi dalam cuitan di Twitter tersebut, bantahan sekaligus penjelasan dari AJI Indonesia memastikan bahwa cuitan itu adalah disinformasi alias hoaks belaka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Benarkah Ivan Gunawan Gelar Giveaway Rp 30 Juta dan Motor?

CEK FAKTA: Benarkah Ivan Gunawan Gelar Giveaway Rp 30 Juta dan Motor?

Entertainment | Kamis, 24 Februari 2022 | 10:44 WIB

CEK FAKTA: Anies Baswedan Ditunjuk Sebagai Kepala IKN Nusantara, Benarkah?

CEK FAKTA: Anies Baswedan Ditunjuk Sebagai Kepala IKN Nusantara, Benarkah?

Hits | Kamis, 24 Februari 2022 | 12:27 WIB

CEK FAKTA: Anies Baswedan Resmi Ditahan KPK Atas Kasus Dugaan Korupsi Formula E, Benarkah?

CEK FAKTA: Anies Baswedan Resmi Ditahan KPK Atas Kasus Dugaan Korupsi Formula E, Benarkah?

News | Rabu, 23 Februari 2022 | 14:23 WIB

CEK FAKTA: Viral Video Jokowi Berkata Minat Jadi Presiden 3 Periode, Benarkah?

CEK FAKTA: Viral Video Jokowi Berkata Minat Jadi Presiden 3 Periode, Benarkah?

Hits | Rabu, 23 Februari 2022 | 12:34 WIB

CEK FAKTA: Setiap Warga RI Akan Dapat Bantuan Minyak Goreng Gratis Akhir Februari, Benarkah?

CEK FAKTA: Setiap Warga RI Akan Dapat Bantuan Minyak Goreng Gratis Akhir Februari, Benarkah?

News | Selasa, 22 Februari 2022 | 19:47 WIB

CEK FAKTA: Antibodi Covid-19 Membuat ASI Berubah Warna, Benarkah?

CEK FAKTA: Antibodi Covid-19 Membuat ASI Berubah Warna, Benarkah?

News | Selasa, 22 Februari 2022 | 13:23 WIB

CEK FAKTA: Video Pasien Meninggal 15 Menit Setelah Divaksin di Ruang Observasi, Benarkah?

CEK FAKTA: Video Pasien Meninggal 15 Menit Setelah Divaksin di Ruang Observasi, Benarkah?

News | Senin, 21 Februari 2022 | 14:28 WIB

Terkini

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:10 WIB

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 22:08 WIB

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:05 WIB

Sekarang Beli Tiket Pesawat & Whoosh Bisa Langsung dari BRImo dengan Diskon!

Sekarang Beli Tiket Pesawat & Whoosh Bisa Langsung dari BRImo dengan Diskon!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:00 WIB

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:57 WIB

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 21:53 WIB

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:49 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:46 WIB

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 21:36 WIB

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:35 WIB

×