Pascabencana Gempa Pasaman Barat, Polisi Klaim Situasi Kamtibmas Kondusif dan Pasar Mulai Beroperasi Normal

Chandra Iswinarno | Muhammad Yasir | Suara.com

Senin, 28 Februari 2022 | 20:52 WIB
Pascabencana Gempa Pasaman Barat, Polisi Klaim Situasi Kamtibmas Kondusif dan Pasar Mulai Beroperasi Normal
Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Pol Satake Bayu Setianto. [Dok. Polri]

Suara.com - Polisi mengklaim situasi keamanan dan ketertiban masyarakat pascabencana gempa bumi di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) dalam keadaan aman dan kondusif. Bahkan, pasar yang sebelumnya tutup kekinian disebut telah kembali beroperasi normal.

Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Pol Satake Bayu Setianto mengatakan ini berdasar hasil peninjauan langsung di lapangan. 

"Kita kebetulan melihat pasar yang kemarin tutup sekarang sudah mulai ada kegiatan masyarakat, dimana ada penjual dan pembeli disana mereka saling beraktivitas seperti biasa," kata Satake kepada wartawan, Senin (28/2/2022).

Berkenaan dengan itu, Satake menyampaikan, Polda Sumbar dan polres setempat telah melakukan kegiatan trauma healing kepada anak-anak korban gempa. Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa lokasi pengungsian. 

"Karena kita tahu anak-anak ini harus kita naikkan imun kegembiraannya, dengan kegiatan seperti bermain, bernyanyi dan melaksanakan aktifitas anak meningkatkan kebahagiaannya," katanya. 

Menurut Satake, tim trauma healing yang diterjunkan ke lapangan merupakan anggota dari SDM dan Biddokkes Polda Sumatera Barat. Mereka melakukan kegiatan trauma healing secara mobile. 

"Mereka akan mobile, titik awal di tempat pengungsian lapangan bola, nanti akan bergeser ke tempat lainnya," tuturnya. 

Selain melaksanakan kegiatan sosial, Satake menyebut pihaknya juga mengerahkan sejumlah personel untuk melakukan pengamanan. Setiap harinya mereka berjaga dan berpatroli di sepanjang jalan lokasi gempa serta tempat-tempat pengungsian. 

"Di sana (tempat pengungsian) juga ada petugas yang berjaga," katanya. 

Sebelumnya, gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang kawasan Pasaman Barat, Sumbar.  Parameter gempa tercatat berada pada 17 kilometer timur laut Pasaman Barat, berkedalaman 10 kilometer. 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sendiri mencatat per Jumat (25/2/2022) hingga pukul 16.30 WIB, warga yang meninggal berjumlah tujuh orang dan luka-luka 85 orang.

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB menginformasikan jumlah korban meninggal teridentifikasi tiga orang di Kabupaten Pasaman Barat dan empat di Kabupaten Kabupaten Pasaman.

Sedangkan total korban luka-luka mencapai 85 orang, dengan rincian luka berat 10 orang dan luka ringan 50 orang di Pasaman Barat, serta 25 orang di Pasaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada 1.366 Rumah Warga Rusak Akibat Gempa Pasaman Barat

Ada 1.366 Rumah Warga Rusak Akibat Gempa Pasaman Barat

Riau | Senin, 28 Februari 2022 | 20:09 WIB

Telkomsel Pulihkan Jaringan Internel di Pasaman Usai Gempa 6,1

Telkomsel Pulihkan Jaringan Internel di Pasaman Usai Gempa 6,1

Tekno | Senin, 28 Februari 2022 | 19:25 WIB

1.366 Rumah Warga Pasaman Barat Rusak Diterjang Gempa, Ini Rinciannya

1.366 Rumah Warga Pasaman Barat Rusak Diterjang Gempa, Ini Rinciannya

Sumbar | Senin, 28 Februari 2022 | 18:19 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB