Dua Kakak Syahril yang Jadi Korban Tewas Penyerangan TPNPB-OPM di Papua: Kami Syok Ketika Dengar Kabar Itu

Chandra Iswinarno, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 08 Maret 2022 | 17:03 WIB
Dua Kakak Syahril yang Jadi Korban Tewas Penyerangan TPNPB-OPM di Papua: Kami Syok Ketika Dengar Kabar Itu
Nisan kayu untuk pemakaman Syahril yang tewas saat penyerangan TPNB-OPM di Papua, beberapa waktu lalu. [Suara.com/Yosea Arga]

Suara.com - Sejumlah delapan pekerja PT Palapa Timur Telematika (PTT) menjadi korban penyerangan yang dilakukan Tentara Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) di Beoga, Puncak, Papua, Rabu (2/3/2022) lalu.

Kabar tersebut begitu menghentak hingga membuat Sandi (40) dan Sandri (25), kakak salah satu korban penyerangan tersebut Syahril (22), syok.

Diceritakan Sandi, informasi tersebut kali pertama didapatnya saat sedang berselancar di internet pada 2 Maret 2022. Tiba-tiba, dia mendapati sebuah artikel berita yang melaporkan adanya penyerangan terhadap delapan pekerja PT PTT di di Beoga, Puncak, Papua.

Sandi, Kakak tertua Syahril menantikan kedatangan jenazah sang adik yang meninggal usai diserang TPNPB-OPM di Papua. [Suara.com/Yosea Arga]
Sandi, Kakak tertua Syahril menantikan kedatangan jenazah sang adik yang meninggal usai diserang TPNPB-OPM di Papua. [Suara.com/Yosea Arga]

Ingatan Sandri langsung menyasar pada sosok adiknya, Syahril. Sang bungsu tersebut sudah hampir empat bulan berada di sana.

Saat itu, Sandri masih belum percaya ketika mendapati nama inisial S -yang merujuk pada sosok Syahril- ada di daftar korban tewas buntut dari penyerangan tersebut.

"Saya awalnya tidak percaya. Saya masih ragu, awalnya saya tahu ada korban berinsial S," ucap Sandri kepada Suara.com.

Sandri lantas mencari kebenaran informasi yang di dapat di internet. Salah satunya mengontak kakak tertuanya, Sandi. Telepon genggam Sandi berdering. Panggilan tersebut berasal dari Sandri. 

"Bang, di Papua ada kasus penembakan," ucap Sandri kepada Sandi sebagai pembuka percakapan.

Serupa dengan Sandri saat mendapati informasi di Internet, Sandi juga langsung syok mendengar kabar tersebut. Sandi kemudian menghubungi rekannya yang kebetulan juga berdinas di Papua.

baca juga

Rekan Sandi yang berada di Papua pun membenarkan adanya peristiwa tersebut. Kali ini, Sandi benar-benar syok.

"Kalau dibilang nangis, saya nangis sudah bingung, tidak ada air mata lagi, kalau bisa dibilang, bantal saya di rumah dari kering, basah, kering, basah lagi," kata Sandi.

Komunikasi terakhir antara almarhum Syahril dan Sandri terjadi pada 28 Februari 2022. Komunikasi yang membentang antara Papua dan Jakarta itu dilakukan melalui sambungan video call.

Kepada Sandri, Syahril sempat mengatakan terjadi konflik antara TNI dengan TPNPB-OPM. Hanya saja, Sandri tidak mengetahui secara detail terkait lokasi konflik tersebut.

"Saya aman kok," kata Syahril kepada Sandri saat itu.

Jauh sebelum komunikasi itu terjadi, Syahril juga kerap menghubungi Sandri dan memberi tahu soal gambaran tempat kerjanya di Papua.

Danau, pegunungan, hujan salju adalah hal-hal yang dibicarakan mereka berdua setiap kali melakukan sambungan video.

"Ini danau," kata Syahril kepada Sandri seraya mengarahkan kamera ponsel genggam ke arah yang dimaksud.

"Ini lagi di pegunungan."

"Ini lagi hujan salju."

"Dia video call saat setiap dia istirahat kerja. Kadang dia cuma ingin kasih tahu kondisinya di sana," ucap Sandri. 

***

Hari sudah menunjukkan pukul pukul 14.00 WIB. Sandi baru tiba di kediaman orang tuanya selepas mengurus keperluan pemakaman sang adik di kawasan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Rencananya, ketika jenazah Syahril sudah tiba di Jakarta, pihak keluarga akan melakukan prosesi pemakanan di Bojong Gede. Tempat almarhum Syahril dimakamkan juga tidak jauh dari kediaman Sandi.

Sandi tampak menyalami setiap pelayat yang hadir di kediamannya. Sementara, Sawaludin (62) -- ayah Syahril -- masih menerima kedatangan sejumlah awak media yang datang ke rumahnya siang ini.

"Kami sudah koordinasi sama RT, wakil RT, warga. Nanti pemakaman di Bojong Gede. Karena kan saya tinggal di sana, biar dekat juga kalau urus-urus," pungkas Sandi.

TNI Angkatan Darat telah mengevakuasi delapan jenazah dari lokasi kejadian di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Senin (7/3/2022) kemarin. Delapan jenazah tersebut dibawa ke Kabupaten Mimika.

Menurut keterangan pers dari Dispenad, sebelum diterbangkan ke Kabupaten Mimika, delapan jenazah dievakuasi menggunakan pesawat Helly Bell-412EP/HA-5177 dengan pilot Lettu Cpn Hadi Prayitno bersama empat personel Puspenerbad lainnya.

Rute penerbangan diawali dari rute Bandara Bilorai Kabupaten Intan Jaya-Distrik Beoga Kabupaten Puncak-Bandara Bilorai Kabupaten Intan Jaya, hingga delapan jenazah tersebut dibawa ke Kabupaten Mimika menggunakan pesawat Rimbun Air PK – OTJ.

Untuk diketahui, penyerangan terhadap karyawan PT PTT ini sebelumnya terjadi pada Rabu (2/3/2022) lalu. Dalam peristiwa ini delapan karyawan meninggal dunia dan satu selamat atas nama Nelson Sarira.

Delapan korban yang meninggal dunia tersebut, yakni tiga karyawan PTT, yaitu Billy Garibaldi, Renal Tegasye Tentua, dan Bona Simanulang. Kemudian, seorang warga yang menjadi pemandu Gogon atau Bebi Tabuni; serta empat karyawan kontraktor yakni Jamaluddin, Syahril Nurdiansyah, Ibo, serta Eko Septiansyah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tewas di Tangan OPM, Perjumpaan Terakhir Syahril ke Ayahnya, Mendadak Minta Disiapkan Tas dan Baju

Tewas di Tangan OPM, Perjumpaan Terakhir Syahril ke Ayahnya, Mendadak Minta Disiapkan Tas dan Baju

News | Selasa, 08 Maret 2022 | 16:17 WIB

Cerita Sawaludin Nasihati Anak Bungsunya Syahril yang Jadi Korban Tewas Penyerangan TPNPB-OPM Sebelum Berangkat ke Papua

Cerita Sawaludin Nasihati Anak Bungsunya Syahril yang Jadi Korban Tewas Penyerangan TPNPB-OPM Sebelum Berangkat ke Papua

News | Selasa, 08 Maret 2022 | 15:30 WIB

Penjelasan Asal Sumber Dana KKB Papua Hingga Punya Senjata Tembaki Warga Sipil

Penjelasan Asal Sumber Dana KKB Papua Hingga Punya Senjata Tembaki Warga Sipil

Bisnis | Selasa, 08 Maret 2022 | 15:17 WIB

Terkini

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo

Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:36 WIB

×