Tewas di Tangan OPM, Perjumpaan Terakhir Syahril ke Ayahnya, Mendadak Minta Disiapkan Tas dan Baju

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 08 Maret 2022 | 16:17 WIB
Tewas di Tangan OPM, Perjumpaan Terakhir Syahril ke Ayahnya, Mendadak Minta Disiapkan Tas dan Baju
Nisan kayu untuk pemakaman Syahril yang tewas saat penyerangan TPNB-OPM di Papua, beberapa waktu lalu. [Suara.com/Yosea Arga]

Suara.com - Sawaludin (62), mengaku sempat melarang Syahril Nurdiansyah (22) untuk bekerja di Papua lantaran dianggap daerah konflik karena masih terjadi kontak tembak antara kelompok separatis dan aparat TNI-Polri. Larangan itu diucapkan oleh Sawaludin sebelum anaknya tewas.

Syahril diketahui merupakan warga Jakarta yang ikut tewas dalam penyerangan yang dilakukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) di Beoga, Puncak, Papua, Rabu lalu (2/3/2022). 

Sebelum bercerita panjang lebar tentang Syahril, Sawaludin mengaku jika tak mengetahui kabar pasti soal nama dan tempat kerja anak bungsunya di Papua. 

"Sudah tiga bulan kurang lebih lah. Saya juga kurang tahu ya sebagai apa, mungkin ya dia (almarhum) bikin tower-tower itu saja," katanya Sawaludin saat ditemui di rumah duka, di Mangga Dua, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Selasa (8/3/2022).

Lelaki paruh baya itu mengaku sempat tak memberikan izin saat anaknya mau bekerja di Papua. Alasan Sawaludin melarang karena berbahaya buat keselamatan putranya itu. 

Ayah Syahril, Sawaludin saat ditemui di rumahnya. Syahril jadi korban tewas penyerangan TPNB-OPM. [Suara.com/Yosea Arga]
Ayah Syahril, Sawaludin saat ditemui di rumahnya. Syahril jadi korban tewas penyerangan TPNB-OPM. [Suara.com/Yosea Arga]

"Dia izin mau kerja di Papua saat itu. Tapi saya larang," sambungnya. "Jangan, di sana (Papua) bahaya, di sana kan daerah konflik," ucap Sawaludin menirukan percakapan saat itu.

Hematnya, Syahril urung berangkat ke Papua dan melanjutkan pekerjaannya sebagai kurir makanan di salah satu platform belanja.

Kala itu, almarhum Syahril masih menuruti nasihat sang ayah dan tetap berada di Jakarta hampir satu bulan.

Ngotot Pergi ke Papua

baca juga

Suatu malam, sepulang bekerja dan tiba di rumah, Syahril mendekat ke arah Sawaludin.

Kepada Sawaludin, Syahril kembali meminta restu agar bisa berangkat ke Papua untuk bekerja.

"Pak, tolong ambilin tas dan baju," ucap Syahril saat itu.

"Mau jalan-jalan ke mana?" balas sang ayah.

"Saya mau ke Papua," beber Syahril.

"Lu pikir dua kali coba, itu kan daerah konflik. Udah kerja di sini saja," balas Sawaludin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibunuh Kelompok OPM, Begini Proses Evakuasi 8 Jenazah Karyawan Palapa Timur Telematika di Papua

Dibunuh Kelompok OPM, Begini Proses Evakuasi 8 Jenazah Karyawan Palapa Timur Telematika di Papua

News | Selasa, 08 Maret 2022 | 13:00 WIB

Delapan Jenazah Korban Penembakan OPM Dievakuasi dari Kabupaten Puncak

Delapan Jenazah Korban Penembakan OPM Dievakuasi dari Kabupaten Puncak

Riau | Senin, 07 Maret 2022 | 11:01 WIB

TNI Polri Komitmen Buru Kelompok Bersenjata yang Bantai 8 Karyawan di Papua

TNI Polri Komitmen Buru Kelompok Bersenjata yang Bantai 8 Karyawan di Papua

Riau | Minggu, 06 Maret 2022 | 20:12 WIB

TNI dan Polisi Dampingi PT PTT Evakuasi Jenazah 8 Pekerja yang Dibunuh KKB di Beoga

TNI dan Polisi Dampingi PT PTT Evakuasi Jenazah 8 Pekerja yang Dibunuh KKB di Beoga

News | Minggu, 06 Maret 2022 | 03:00 WIB

Terkini

Tak Semua Pasien Kanker Payudara Harus Jalani Mastektomi, Ada Pilihan Operasi Lain

Tak Semua Pasien Kanker Payudara Harus Jalani Mastektomi, Ada Pilihan Operasi Lain

Health | Minggu, 01 November 2026 | 15:57 WIB

Lautan Manusia Padati Monas, Dubes Palestina Terharu: Dukungan Rakyat Indonesia Sangat Luar Biasa!

Lautan Manusia Padati Monas, Dubes Palestina Terharu: Dukungan Rakyat Indonesia Sangat Luar Biasa!

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:55 WIB

Liabilitas PANI Susut Rp2 Triliun di Kuartal III-2026, Laba Bersih Naik 145 Persen

Liabilitas PANI Susut Rp2 Triliun di Kuartal III-2026, Laba Bersih Naik 145 Persen

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:45 WIB

Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia

Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia

Jawa Tengah | Minggu, 01 November 2026 | 15:38 WIB

WALHI Desak Polri Buka Identitas 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Jangan Hanya Jerat Peladang

WALHI Desak Polri Buka Identitas 20 Korporasi Tersangka Karhutla, Jangan Hanya Jerat Peladang

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:36 WIB

Arti Mimpi Kehujanan Basah Kuyup: Pertanda Baik atau Peringatan?

Arti Mimpi Kehujanan Basah Kuyup: Pertanda Baik atau Peringatan?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:35 WIB

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:30 WIB

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:29 WIB

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:26 WIB

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

×