Rusia Tingkatkan Serangan di Daerah Permukiman

Siswanto, Deutsche Welle

Selasa, 08 Maret 2022 | 17:36 WIB
Rusia Tingkatkan Serangan di Daerah Permukiman
DW

Suara.com - Pasukan Rusia intensifkan penembakan di pusat kota Ukraina, kata seorang pejabat Ukraina, ketika upaya kedua untuk mengevakuasi warga sipil yang terkepung gagal dilakukan. Warga didesak turun ke jalan untuk bertempur.

Sejumlah kota di pinggiran Kiev, Chernihiv di utara, Mykolaiv di selatan, dan Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina, menghadapi peningkatan serangan penembakan pada Minggu (06/03) malam, kata Penasihat Presiden Ukraina, Oleksiy Arestovich.

Artileri berat menghantam daerah permukiman di Kharkiv dan aksi penembakan juga merusak sebuah menara televisi, menurut pejabat setempat.

Serangan itu menghancurkan harapan akan lebih banyak orang yang dapat melarikan diri dari pertempuran di Ukraina, di mana rencana Rusia untuk segera menguasai negara itu telah dihalangi oleh perlawanan sengit.

Rusia telah membuat kemajuan signifikan di Ukraina selatan dan di sepanjang pantai, tetapi banyak dari upayanya terhenti, termasuk konvoi militer besar yang hampir tidak bergerak selama berhari-hari di utara Kiev.

Makanan, air, obat-obatan, dan hampir semua persediaan lainnya sangat terbatas di kota pelabuhan selatan Mariupol, di mana pasukan Rusia dan Ukraina telah menyetujui gencatan senjata selama 11 jam yang akan memungkinkan warga sipil dan yang terluka dievakuasi.

Namun, serangan Rusia dengan cepat menutup akses koridor kemanusiaan, kata pejabat Ukraina.

"Tidak boleh ada 'koridor hijau' karena hanya otak Rusia yang sakit yang memutuskan kapan harus mulai menembak dan kepada siapa," kata Penasihat Kementerian Dalam Negeri Ukraina, Anton Gerashchenko di Telegram.

Presiden Ukraina Voldymyr Zelenskyy mendesak rakyatnya untuk tetap melawan, terutama di kota-kota yang diduduki Rusia.

baca juga

"Kamu harus turun ke jalan! Kamu harus bertarung!” katanya, Sabtu (05/03). "Perlu untuk keluar dan mengusir kejahatan ini dari kota-kota kita, dari tanah kita.”

Zelenskyy juga meminta Amerika Serikat dan negara-negara NATO untuk mengirim lebih banyak pesawat tempur ke Ukraina, meskipun gagasan itu diperumit oleh pertanyaan tentang negara mana yang akan menyediakan pesawat dan bagaimana negara-negara itu akan mengganti pesawat.

Dia kemudian mendesak Barat untuk memperketat sanksinya terhadap Rusia, dengan mengatakan bahwa "keberanian agresor adalah sinyal yang jelas” bahwa sanksi yang ada tidak cukup.

Perang yang kini memasuki hari ke-11, telah menyebabkan 1,5 juta orang mengungsi dari Ukraina.

Kepala Badan Pengungsi PBB Filippo Grandi menyebut eksodus itu sebagai "krisis pengungsi yang tumbuh paling cepat di Eropa sejak Perang Dunia II.”

Para menteri Jerman ingatkan agar tidak boikot minyak Rusia Minggu (07/03) pagi, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken mengatakan AS dan Eropa "sangat aktif mendiskusikan" menargetkan bahan bakar fosil Rusia saat perang meningkat.

Namun Jerman, yang saat ini menjabat sebagai presiden G7, Menteri Luar Negeri Annalena Baerbock mengatakan langkah seperti itu tidak akan ada gunanya karena tidak dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

"Tidak ada gunanya jika dalam tiga minggu kami mengetahui bahwa listrik kami hanya tersisa untuk beberapa hari di Jerman, oleh karena itu kami mempertimbangkan lagi sanksi ini,” katanya kepada penyiar publik Jerman.

Dalam wawancara terpisah, dia menambahkan bahwa Jerman siap "untuk membayar harga yang sangat, sangat tinggi" tetapi "jika besok di Jerman atau Eropa lampu padam, itu tidak akan menghentikan tank (perang)."

Jerman bergantung pada bahan bakar fosil Rusia, mengimpor sekitar 55% gas, 42% minyak, dan batu baranya dari Rusia.

Menteri Keuangan Jerman Christian Lindner juga skeptis terhadap larangan minyak.

"Kita seharusnya tidak membatasi kemampuan kita untuk menopang diri kita sendiri,” katanya kepada surat kabar Bild.

Harga gas Eropa dan Inggris melonjak ke rekor tertinggi pada pekan lalu, di tengah kekhawatiran gangguan pasokan. Harga minyak terus meroket, dengan Brent berjangka melonjak hampir US$140 per barel, tertinggi sejak 2008.

Alih-alih memboikot energi Rusia, sanksi G7 berikutnya seharusnya menghantam oligarki yang menjadi kaya di bawah Presiden Vladimir Putin, saran menteri keuangan.

"Mereka yang mendapat keuntungan dari Putin dan mencuri kekayaan rakyat Rusia, juga melalui korupsi, tidak dapat menikmati kemakmuran mereka di negara demokrasi Barat kita,” kata Lindner kepada televisi ARD.

Kongres AS salurkan bantuan untuk Ukraina Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS Nancy Pelosi pada hari Minggu (06/03) mengatakan parlemen sedang "menjajaki" undang-undang untuk melarang impor minyak Rusia.

Kongres juga bermaksud untuk menyalurkan $10 miliar (Rp144 triliun) pada pekan ini sebagai bantuan untuk Ukraina atas invasi militer Rusia.

"DPR saat ini sedang menjajaki undang-undang yang kuat untuk mengisolasi Rusia dari ekonomi global," kata Pelosi dalam sebuah surat.

"RUU kami akan melarang impor produk minyak dan energi Rusia ke Amerika Serikat, mencabut hubungan perdagangan normal dengan Rusia dan Belarus, dan mengambil langkah pertama untuk menolak akses Rusia ke Organisasi Perdagangan Dunia." bh/ha (AP, AFP, Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI

Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI

Tekno | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Sidang Febrie Adriansyah: Ahli UGM Sebut Trading in Influence Belum Bisa Jadi Pasal Dakwaan

Sidang Febrie Adriansyah: Ahli UGM Sebut Trading in Influence Belum Bisa Jadi Pasal Dakwaan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:04 WIB

4 Mesin Cuci Hemat Listrik Terbaik: Watt Kecil, Fitur Canggih

4 Mesin Cuci Hemat Listrik Terbaik: Watt Kecil, Fitur Canggih

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:01 WIB

Bukan Adegan Film! Aksi Spiderman Lompat dan Hantam Jake Lang Pelaku Pembakar Al Quran

Bukan Adegan Film! Aksi Spiderman Lompat dan Hantam Jake Lang Pelaku Pembakar Al Quran

Entertainment | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:58 WIB

Bongkar Aktor Intelektual Karhutla, DPR Desak Audit Korporasi Pelaku Pembakaran Hutan

Bongkar Aktor Intelektual Karhutla, DPR Desak Audit Korporasi Pelaku Pembakaran Hutan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:56 WIB

RAPBN 2027: Defisit Anggaran Turun, Tapi Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 876 Triliun

RAPBN 2027: Defisit Anggaran Turun, Tapi Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 876 Triliun

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:53 WIB

Tren Belanja Online di Indonesia Berubah, Konsumen Kini Tak Cuma Cari Harga Murah dan Diskon!

Tren Belanja Online di Indonesia Berubah, Konsumen Kini Tak Cuma Cari Harga Murah dan Diskon!

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Terungkap, Rektor Unsoed Kena OTT KPK Usai Ikut Sosialisasi Antikorupsi

Terungkap, Rektor Unsoed Kena OTT KPK Usai Ikut Sosialisasi Antikorupsi

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Rp1,4 Triliun Dipulihkan, Kerugian Nol: Mengapa Delapan Eks Pejabat BRI Tetap Diadili?

Rp1,4 Triliun Dipulihkan, Kerugian Nol: Mengapa Delapan Eks Pejabat BRI Tetap Diadili?

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:45 WIB

AI Mulai Masuk Industri Manufaktur, Integrasi Data Jadi Kunci Sebelum Terapkan Teknologi

AI Mulai Masuk Industri Manufaktur, Integrasi Data Jadi Kunci Sebelum Terapkan Teknologi

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Terkini

Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI

Makin Canggih tapi Jangan Terlalu Percaya, 92 Ribu Serangan Menyamar sebagai Layanan AI

Tekno | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Sidang Febrie Adriansyah: Ahli UGM Sebut Trading in Influence Belum Bisa Jadi Pasal Dakwaan

Sidang Febrie Adriansyah: Ahli UGM Sebut Trading in Influence Belum Bisa Jadi Pasal Dakwaan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Saksi Lihat Kepulan Asap Saat Pesawat Sukhoi Keluar Jalur, Nyaris ke Jalan Raya

Saksi Lihat Kepulan Asap Saat Pesawat Sukhoi Keluar Jalur, Nyaris ke Jalan Raya

Sulsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:04 WIB

4 Mesin Cuci Hemat Listrik Terbaik: Watt Kecil, Fitur Canggih

4 Mesin Cuci Hemat Listrik Terbaik: Watt Kecil, Fitur Canggih

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:01 WIB

Ulasan Novel False Beat, Kisah Manajer Amatir dan Vokalis Band Berwajah Dua

Ulasan Novel False Beat, Kisah Manajer Amatir dan Vokalis Band Berwajah Dua

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Bukan Adegan Film! Aksi Spiderman Lompat dan Hantam Jake Lang Pelaku Pembakar Al Quran

Bukan Adegan Film! Aksi Spiderman Lompat dan Hantam Jake Lang Pelaku Pembakar Al Quran

Entertainment | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:58 WIB

Gaji PPPK Guru Bakal Dibayar Pusat, Bagaimana Nasib Nakes?

Gaji PPPK Guru Bakal Dibayar Pusat, Bagaimana Nasib Nakes?

Sulsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:57 WIB

Bongkar Aktor Intelektual Karhutla, DPR Desak Audit Korporasi Pelaku Pembakaran Hutan

Bongkar Aktor Intelektual Karhutla, DPR Desak Audit Korporasi Pelaku Pembakaran Hutan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:56 WIB

RAPBN 2027: Defisit Anggaran Turun, Tapi Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 876 Triliun

RAPBN 2027: Defisit Anggaran Turun, Tapi Pemerintah Tarik Utang Baru Rp 876 Triliun

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:53 WIB

Asap di Udara Kita, Uangnya di Bank Mereka: Hipokrasi Kebakaran Kalimantan

Asap di Udara Kita, Uangnya di Bank Mereka: Hipokrasi Kebakaran Kalimantan

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 15:50 WIB

×