Masih Enggan Buka Taman Umum Meski Sudah Level 2, Wali Kota Depok: Masyarakat Banyak yang Nggak Disiplin

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 12 Maret 2022 | 14:41 WIB
Masih Enggan Buka Taman Umum Meski Sudah Level 2, Wali Kota Depok: Masyarakat Banyak yang Nggak Disiplin
Warga beraktivitas di depan Alun-Alun Kota Depok,Depok, Jawa Barat, Sabtu (11/01). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Wali Kota Depok Mohammad Idris mengungkapkan alasannya tidak membuka taman kota di wilayahnya meskipun sudah masuk ke level 2 untuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)-nya. Menurutnya, masyarakat di sana masih belum bisa disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

Idris tidak menampik meskipun PPKM level 2 membuat masyarakat senang, namun di sisi lain secara tidak langsung membuat protokol kesehatan menjadi longgar.

Ia memberikan contoh, ketika Kota Depok resmi membuka taman alun-alun saat menjalani PPKM Level 3. Pengunjung yang datang ke taman alun-alun itu mencapai 25 ribu orang pada hari Minggu.

"Kita bubarkan pada saat itu dan saya ambil kebijakan hari Minggu tutup," kata Idris dalam diskusi bertajuk Bersiap Hidup di Era Endemi, Sabtu (12/3/2022).

Kemudian pada PPKM level 2, masyarakat meminta supaya taman alun-alun kota, termasuk taman-taman terbuka juga dibuka. Namun, Idris belum mau membukanya.

Idris menyebut, ada 56 taman di 63 kelurahan di Kota Depok yang hingga saat ini masih ditutup untuk umum.

"Kenapa kami tutup, karena memang mohon maaf masyarakat kebanyakan masyarakat memang enggak disiplin," ucapnya.

Ia juga sempat menceritakan ketika hendak mengisi pengajian atas undangan kawannya. Pada saat itu, hanya dirinya yang mengenakan masker.

Idris sempat merasakan bimbang karena hanya ia yang menerapkan protokol kesehatan.

baca juga

"Jadi saya pernah ngisi satu pengajian, diundang, pakai masker cuman saya doang, jadi saya malu hati. Saya (mau) buka bagaimana, saya konsultasi ke ajudan saya, jangan pak, tetap saja pakai masker. Sampai kondisinya seperti itu."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DKI PPKM Level 2, Peraturan Ganjil Genap Kendaraan di 13 Ruas Jalan Jakarta Diperpanjang

DKI PPKM Level 2, Peraturan Ganjil Genap Kendaraan di 13 Ruas Jalan Jakarta Diperpanjang

Jakarta | Kamis, 10 Maret 2022 | 13:12 WIB

Kabupaten Sukabumi Turun ke PPKM Level 2, Satgas: Capaian Vaksinasi Terus Meningkat

Kabupaten Sukabumi Turun ke PPKM Level 2, Satgas: Capaian Vaksinasi Terus Meningkat

Jabar | Rabu, 09 Maret 2022 | 08:00 WIB

Masuk Wilayah PPKM Level 2, Begini Aturan untuk Warga Bogor yang Ingin Nonton Bioskop

Masuk Wilayah PPKM Level 2, Begini Aturan untuk Warga Bogor yang Ingin Nonton Bioskop

Bogor | Selasa, 08 Maret 2022 | 14:05 WIB

Terkini

Situasi Jalan Tambak Berangsur Kondusif, Penyebab Bentrokan Masih Diselidiki

Situasi Jalan Tambak Berangsur Kondusif, Penyebab Bentrokan Masih Diselidiki

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:54 WIB

Nonton Timnas di Pakansari Besok? Simak Skema Pengalihan Lalu Lintas Polres Bogor

Nonton Timnas di Pakansari Besok? Simak Skema Pengalihan Lalu Lintas Polres Bogor

Bogor | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:52 WIB

Wamentrans Andalkan Tim Ekspedisi Patriot Bangun Pusat Ekonomi Baru di Kawasan Transmigrasi

Wamentrans Andalkan Tim Ekspedisi Patriot Bangun Pusat Ekonomi Baru di Kawasan Transmigrasi

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:46 WIB

Persija Jakarta Tetap Dukung Shin Tae-yong di Tengah Sanksi KFA

Persija Jakarta Tetap Dukung Shin Tae-yong di Tengah Sanksi KFA

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:37 WIB

Kaesang Incar Suara Jateng untuk PSI, Ganjar: Orang Nyalon Kok Nantang

Kaesang Incar Suara Jateng untuk PSI, Ganjar: Orang Nyalon Kok Nantang

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:34 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 27 Juli 2026, Rezeki Lancar dan Karier Bersinar

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 27 Juli 2026, Rezeki Lancar dan Karier Bersinar

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:30 WIB

Mengupas Chand Mera Dil: Akting Menawan Ananya Panday di Tengah Alur yang Bertele-tele

Mengupas Chand Mera Dil: Akting Menawan Ananya Panday di Tengah Alur yang Bertele-tele

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:27 WIB

96 Anak di Pekanbaru Jadi Korban Kekerasan Sepanjang Januari-Juni 2026

96 Anak di Pekanbaru Jadi Korban Kekerasan Sepanjang Januari-Juni 2026

Riau | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:18 WIB

Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?

Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:17 WIB

Modus Bisnis Ayam Untung Rp750 Ribu Sehari, IRT di Palembang Kehilangan Rp1 Miliar

Modus Bisnis Ayam Untung Rp750 Ribu Sehari, IRT di Palembang Kehilangan Rp1 Miliar

Sumsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 19:15 WIB

×