Dukung Penghapusan Jaga Jarak di Angkutan Umum Jakarta, Epidemiolog: Makin Banyak Pekerja ke Kantor

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 14 Maret 2022 | 13:05 WIB
Dukung Penghapusan Jaga Jarak di Angkutan Umum Jakarta, Epidemiolog: Makin Banyak Pekerja ke Kantor
Penampakan angkutan umum jenis Mikrolet 26 Jurusan di Terminal Kampung Melayu. (Suara.com/Arga).

Suara.com - Epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI), Pandu Riono mendukung kebijakan penghapusan jaga jarak bagi penumpang di angkutan umum. Pasalnya, saat ini angka penularan Covid-19 di ibu kota sudah mulai melandai.

Dengan kasus yang menurun, aktivitas masyarakat kembali berangsur-angsur normal, termasuk kegiatan perkantoran. Karena itu, Pandu menilai para pekerja perlu diakomodasi kebutuhan penggunaan transportasi umumnya.

"Mengikuti tren penurunan kasus harian Covid-19 di Jakarta, artinya semakin banyak penduduk yang bekerja di kantor. Konsekuensinya, penggunaan transportasi umum akan meningkat," ujar Pandu saat dikonfirmasi, Senin (14/3/2022).

Jika kapasitas di dalam angkutan umum tidak ditambah, Pandu khawatir nantinya malah terjadi kerumunan di tempat lain. Misalnya ketika di stasiun atau sarana publik lainnya ketika menunggu antrean masuk ke dalam angkutan umum.

"alau kapasitas tidak ditambah, maka akan terjadi kerumunan di stasiun atau tempat pembelian tiket transportasi lainnya. Itu lebih berisiko," jelasnya.

Dengan kondisi meningkatnya jumlah pekerja yang menggunakan angkutan umum, Pandu juga menyarankan agar aturan jaga jarak dihapus. Namun, ia meminta wajib penggunaan masker dan larangan berbicara tetap diterapkan.

"Lebih aman jika dilonggarkan dari pada terjadi kerumunan. Ini kebijakan yang risikonya lebih kecil dibandingkan dengan dengan membatasi jumlah pengguna. Maka kita anjurkan ke pemerintah," pungkasnya.

Diketahui, di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2, sejumlah moda angkutan umum telah menghapus larangan jaga jarak antara penumpang. Di antaranya untuk angkutan bus Transjakarta, Moda Raya Terpadu (MRT), dan Kereta Rel Listrik (KRL).

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fokus Penanganan Covid-19 Berubah, Epidemiolog UGM: Ekonomi Bangkit, Tetap Cegah Penularan

Fokus Penanganan Covid-19 Berubah, Epidemiolog UGM: Ekonomi Bangkit, Tetap Cegah Penularan

Jogja | Minggu, 13 Maret 2022 | 22:00 WIB

Indonesia Mulai Transisi Pandemi Covid-19 ke Endemi? Begini Penjelasan Epidemiolog UGM

Indonesia Mulai Transisi Pandemi Covid-19 ke Endemi? Begini Penjelasan Epidemiolog UGM

Jogja | Minggu, 13 Maret 2022 | 20:45 WIB

Anggap Masuk Akal Penghapusan Tes Covid-19 dari Syarat Perjalanan, Ini Kata Epidemiolog UGM

Anggap Masuk Akal Penghapusan Tes Covid-19 dari Syarat Perjalanan, Ini Kata Epidemiolog UGM

Jogja | Minggu, 13 Maret 2022 | 18:55 WIB

Penumpang Ojol di Galaksi, Bekasi Tewas Ditabrak dari Belakang oleh Mobil Pribadi, Ini Dugaan Awal Penyebabnya

Penumpang Ojol di Galaksi, Bekasi Tewas Ditabrak dari Belakang oleh Mobil Pribadi, Ini Dugaan Awal Penyebabnya

Bekaci | Minggu, 13 Maret 2022 | 18:35 WIB

Terkini

4 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan RAM 8 GB, Dilengkapi Kamera 108 MP dan Layar 120 Hz

4 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan RAM 8 GB, Dilengkapi Kamera 108 MP dan Layar 120 Hz

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 14:23 WIB

Perbedaan Nasib Shio Naga Kayu dan Naga Air, Siapa yang Lebih Beruntung?

Perbedaan Nasib Shio Naga Kayu dan Naga Air, Siapa yang Lebih Beruntung?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:20 WIB

5 Rekomendasi Serum Murah untuk Mengatasi Flek Hitam, Mulai Rp22 Ribuan

5 Rekomendasi Serum Murah untuk Mengatasi Flek Hitam, Mulai Rp22 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:17 WIB

Rayakan 20 Tahun The Black Parade, MCR Rilis Film Pendek Prelude to The End

Rayakan 20 Tahun The Black Parade, MCR Rilis Film Pendek Prelude to The End

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 14:15 WIB

Cara Memakai Sunscreen Powder agar Tidak Dempul dengan Bedak, Ini Tipsnya

Cara Memakai Sunscreen Powder agar Tidak Dempul dengan Bedak, Ini Tipsnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:13 WIB

Banjir Rendam 15 Desa di Nagan Raya Aceh

Banjir Rendam 15 Desa di Nagan Raya Aceh

News | Minggu, 01 November 2026 | 14:05 WIB

Review Laut Bercerita: Ketika Luka Sejarah Menolak Tenggelam dalam Ingatan

Review Laut Bercerita: Ketika Luka Sejarah Menolak Tenggelam dalam Ingatan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 14:00 WIB

Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan

Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 13:59 WIB

Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri

Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri

Jawa Tengah | Minggu, 01 November 2026 | 13:58 WIB

Kinerja ASII Kuartal III 2026: Pendapatan Tembus Rp243,9 Triliun, Bisnis Otomotif Jadi Penopang

Kinerja ASII Kuartal III 2026: Pendapatan Tembus Rp243,9 Triliun, Bisnis Otomotif Jadi Penopang

News | Minggu, 01 November 2026 | 13:56 WIB

×