Peluru Kendali Hipersonik, Apa yang Perlu Kita Ketahui?

Siswanto, Deutsche Welle

Kamis, 24 Maret 2022 | 16:58 WIB
Peluru Kendali Hipersonik, Apa yang Perlu Kita Ketahui?
DW

Suara.com - Rusia menembakkan peluru kendali hipersonik dalam perang di Ukraina. Senjata ini melesat melebihi Mach 5 dan bisa menghindar dari intersepsi radar lebih lama dibanding rudal balistik konvensional.

Video sebuah gudang senjata di bunker bawah tanah di desa Deliatyn, 100 kilometer dari perbatasan Ukraina ke Romania yang dihantam peluru kendali Kinzhal, dengan cepat viral mendunia.

Rusia untuk pertama kalinya mengerahkan peluru kendali hipersonik dalam perang di Ukraina. Rudal Kinzhal terbukti bisa menembus bunker bawah tanah gudang senjata Ukraina itu dan menghancurkannya.

Mata dunia melihat dengan jelas kedahsyatan misil hipersonik buatan Rusia. Berbeda dengan misil balistik konvensional, rudal hipersonik memiliki kecepatan hiper tinggi dan jauh lebih sulit ditangkal oleh sistem pertahanan peluru kendali biasa.

Secepat apa misil hipersonik?

Peluru kendali hipersonik disebut bisa melesat lima sampai 10 kali lipat dari kecepatan suara.

Dalam bahasa teknisnya disebut Mach 5 hingga Mach 10. Sejauh ini tidak ada definisi tetap berapa kecepatan suara, karena itu tergantung beberapa variabel, misalnya medium yang dilalui dan temperaturnya.

Namun sebagai perbandingan, pesawat terbang supersonik Concorde melesat dengan kecepatan 2.180 km/jam atau sekitar Mach 2.

Jadi bisa dikira-kira kecepatan peluru kendali hipersonik antara 6.000 hingga 10.000 km/jam. Peluru kendali yang ditembakkan ke desa Deliatyn dalam perang di Ukraina adalah "Kinzhal" atau belati, yang panjangnya sekitar 8 meter.

baca juga

"Saking cepatnya misil ini, tekanan udara di depan rudal membentuk awan plasma saat meluncur, yang menyerap gelombang radio,” ujar seorang pakar senjata di situs Military.com.

Faktor-faktor inilah yang membuat Kinzhal atau rudal hipersonik lainnya sangat sulit dilacak oleh radar sistem pertahanan.

Trayektori lintasan rendah

Juga lintasan trayektorinya yang relatif rendah dibanding rudal konvensional, makin menyulitkan pelacakan radar pertahanan.

Lintasannya disebut trayektori balistik pada atmosfer rendah. Dengan begitu, saat sistem pertahanan rudal berbasis radar berhasil melacaknya, rudal ini sudah sangat dekat ke target serangan dan sangat terlambat untuk mencegat atau menangkal serangan.

Keunggulan lainnya dari rudal hipersonik adalah kemampuan untuk mengubah arah di tengah-tengah lintasan tembakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang AS-Iran 'Libur', Kini Rudal Hipersonik Rusia Hantam Kyiv

Perang AS-Iran 'Libur', Kini Rudal Hipersonik Rusia Hantam Kyiv

News | Senin, 25 Mei 2026 | 09:49 WIB

Rudal Hipersonik Iran Gagal Dicegah Israel: Kota Haifa Hancur, Korban Berjatuhan

Rudal Hipersonik Iran Gagal Dicegah Israel: Kota Haifa Hancur, Korban Berjatuhan

News | Minggu, 15 Juni 2025 | 14:13 WIB

Amerika Serikat Berhasil Uji Coba Rudal Hipersonik yang Lima Kali Melebihi Kecepatan Suara

Amerika Serikat Berhasil Uji Coba Rudal Hipersonik yang Lima Kali Melebihi Kecepatan Suara

News | Kamis, 14 Juli 2022 | 15:10 WIB

Terkini

RI Cuan dari Nikel dan Batu Bara, Ekspornya Melonjak pada Juni 2026

RI Cuan dari Nikel dan Batu Bara, Ekspornya Melonjak pada Juni 2026

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:59 WIB

Tangan Dingin John Herdman, Sulap Thom Haye Jadi Pemain Serba Bisa Selama Piala AFF 2026

Tangan Dingin John Herdman, Sulap Thom Haye Jadi Pemain Serba Bisa Selama Piala AFF 2026

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:57 WIB

Calon Korban Krisis Selat Hormuz Sudah Terlihat, Negara Monarki Tertua Ini Terancam Resesi

Calon Korban Krisis Selat Hormuz Sudah Terlihat, Negara Monarki Tertua Ini Terancam Resesi

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:57 WIB

Pembangunan Stadion Kendal Tornado FC Disiapkan, Jadi Tonggak Kemajuan Sepak Bola Daerah

Pembangunan Stadion Kendal Tornado FC Disiapkan, Jadi Tonggak Kemajuan Sepak Bola Daerah

Jawa Tengah | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:53 WIB

Kepala BGN Bantah MBG Habiskan APBN: Strawman Fallacy dalam Membaca Kritik

Kepala BGN Bantah MBG Habiskan APBN: Strawman Fallacy dalam Membaca Kritik

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:50 WIB

DPR Ungkap Sejumlah Dampak Besar dari Pemisahan Dana Pendidikan dari Program MBG

DPR Ungkap Sejumlah Dampak Besar dari Pemisahan Dana Pendidikan dari Program MBG

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:48 WIB

Kevin Durant Sebut 76ers Kandidat Juara NBA 2027, Kehadiran LeBron James Bikin Ngeri

Kevin Durant Sebut 76ers Kandidat Juara NBA 2027, Kehadiran LeBron James Bikin Ngeri

Sport | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:48 WIB

Indeks CFX10 Melambung Tinggi, Bitcoin dan Ethereum Kompak Naik

Indeks CFX10 Melambung Tinggi, Bitcoin dan Ethereum Kompak Naik

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Viral, Mobil Operasional KDMP Digunakan ke Solo Paragon Mall

Viral, Mobil Operasional KDMP Digunakan ke Solo Paragon Mall

Surakarta | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Toyota Perpanjang Masa Garansi Mobil hingga Enam Tahun di GIIAS 2026

Toyota Perpanjang Masa Garansi Mobil hingga Enam Tahun di GIIAS 2026

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:45 WIB

×