Pastikan Pertemuan Puan dan Luhut Tak Bahas Penundaan Pemilu 2024, PDIP: Big Data Nggak Perlu Dibahas Sudah Terbantahkan

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Minggu, 27 Maret 2022 | 17:36 WIB
Pastikan Pertemuan Puan dan Luhut Tak Bahas Penundaan Pemilu 2024, PDIP: Big Data Nggak Perlu Dibahas Sudah Terbantahkan
Luhut Binsar Pandjaitan (Instagram/@luhut.pandjaitan)

Suara.com - PDI Perjuangan memastikan pertemuan antara Puan Maharani dan Luhut Binsar Pandjaitan tidak membahas big data 110 juta masyarakat yang diklaim mendukung Pemilu 2024 ditunda. Sebab, PDIP menilai klaim Luhut tersebut telah terbantahkan dengan sendirinya.

Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan Luhut sendiri hingga kekinian belum pernah mendrklarasikan klaimnya itu.

"Kalau big data 110 juta sudah nggak perlu dibahas lagi karena sudah terbantahkan dengan sendirinya. Nah Pak Luhut sendiri kan tidak mau mendeclare itu. Sehingga itu otomatis telah terbantahkan oleh dirinya sendiri. Sehingga tidak perlu dibahas oleh Ketua DPR (Puan) terkait dengan hal tersebut," kata Hasto di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (27/3/2022).

Kendati begitu, Hasto tak membeberkan secara jelas isi pertemuan antara Puan dan Luhut. Dia hanya menyampaikan bahwa pertemuan ini membahas soal tugas Puan sebagai Ketua DPR RI dan Luhut sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves).

"Pak Luhut ini kan juga kapasitasnya sebagai Menko berkaitan dengan investasi, maritim. Sehingga hal-hal yang dibahas dalam kapasitas beliau sebagai pembantu presiden dan Mbak Puan sebagai Ketua DPR RI," katanya.

Diduga Bahas Penundaan Pemilu

Luhut dan Puan diketahui bertemu di Bali baru-baru ini. Pertemuan ini dicurigai membahas soal wacana penundaan Pemilu 2024.

Direktur Lokataru, Haris Azhar menyebut hal ini sebagai bentuk lobi-lobi di sektor penguasa.

"Banyak teman-teman melihat gambar bagaimana Puan Maharani kemarin sarapan bareng Luhut Binsar Pandjaitan. Nah lobi-lobi itu di sektor kekuasaan berjalan untuk memuluskan penundaan, satu periode lagi," kata Haris Azhar dalam diskusi virtual IM57+ Institute, Sabtu (26/3/2022).

baca juga

Haris Azhar menilai upaya-upaya semacam ini akan terus dilakukan guna memuluskan wacana penundaan Pemilu. Bahayanya, kata dia, jika dibiarkan maka nilai demokrasi di Indonesia akan semakin tergerus.

"Setelah satu periode satu lagi, habis itu anaknya atau siapanya kayak gitu-gitu," katanya.

Atas hal itu, Haris Azhar menilai upaya untuk menghidupkan demokrasi yang dilakukan oleh masyarakat lewat forum-forum hingga aksi solidaritas perlu terus dilakukan.

"Kalau solidaritas aksi meredup, takut dan kalah pada buzzer, tahanan dan soal panggilan. Ya kita sudah innalillahi maka kita akan diperbudak sama rezim oligarki," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akui Ucapan Megawati Benar Adanya, Hasto PDIP Curhat Kolesterol Tinggi karena Banyak Makan Gorengan

Akui Ucapan Megawati Benar Adanya, Hasto PDIP Curhat Kolesterol Tinggi karena Banyak Makan Gorengan

News | Minggu, 27 Maret 2022 | 17:19 WIB

Megawati Akan Buka Demo Masak Tanpa Minyak Goreng di Sekolah Partai PDIP, Klaim Hadirkan Chef Terkenal

Megawati Akan Buka Demo Masak Tanpa Minyak Goreng di Sekolah Partai PDIP, Klaim Hadirkan Chef Terkenal

News | Minggu, 27 Maret 2022 | 16:44 WIB

Ketum PBNU Gus Yahya Sebut Alasan Penundaan Pemilu 2024 Harus Logis

Ketum PBNU Gus Yahya Sebut Alasan Penundaan Pemilu 2024 Harus Logis

Malang | Minggu, 27 Maret 2022 | 15:02 WIB

Luhut Dicurigai Lobi Wacana Penundaan Pemilu 2024, KPU: Tetap Taat Konstitusi dan UUD

Luhut Dicurigai Lobi Wacana Penundaan Pemilu 2024, KPU: Tetap Taat Konstitusi dan UUD

News | Minggu, 27 Maret 2022 | 14:37 WIB

Terkini

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

×