Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui adanya penurunan target kapasitas penonton Formula E menjadi hanya 10 ribu orang. Hal ini, diakui Riza, akan berdampak pada berkurangnya pendapatan dari tiket yang dijual.
Awalnya target kapasitas penonton Formula E adalah 40 sampai 60 ribu orang. Meski demikian, Riza mengaku tidak mempermasalahkan penurunan kapasitas tersebut.
Pasalnya, kata Riza, belum tentu dengan diturunkannya kapasitas penonton, pendapatan keseluruhan ajang balap mobil listrik itu juga ikutan merosot. Hal ini nanti akan bergantung pada harga tiket yang dijual.
"Iya betul income-nya mungkin berkurang, tapi dari segi jumlah orang kan. Dari segi nilai belum tentu, tergantung berapa harganya. Saya belum tahu nanti harganya berapa," ujar Riza di Duri Kosambi, Jakarta Barat, Minggu (27/3/2022).
![Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria ditemui awak media di Balai Kota Jakarta, Senin (21/3/2022). [ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna]](https://media.suara.com/pictures/original/2022/03/21/68651-wakil-gubernur-dki-jakarta-ahmad-riza-patria.jpg)
Riza meyakini, penyelenggara Formula E, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) akan menentukan harga tiket dengan pertimbangan yang matang.
Selain tiket, Riza juga menyebut pendapatan Formula E berasal dari sektor lainnya, seperti sponsor. Ia pun menyebut Jakpro bakal menggenjot agar acara ini mendapatkan sokongan dana.
"Tentu kan panitia sudah mengukur. Kalau pembayaran tiket berkurang jadi peluang yang lain dari mana, mungkin dari sponsor," katanya.
Selain itu, penurunan jumlah penonton ini merupakan bagian dari penyesuaian. Salah satu pertimbangannya adalah pandemi Covid-19.
"Itu kan harus disesuaikan. Selain masalah masih pandemi mungkin," ucapnya.
Baca Juga: Pengaspalan Sirkuit Formula E Hampir Rampung, Syarif Gerindra: Semoga Tak Ada Lagi yang Terperosok
Selain pandemi, Riza menyebut ada juga penyesuaian lain seperti untuk masalah pertimbangan ruang untuk pembuatan tribun penonton.