Panja Vaksin DPR: Pemerintah Berdosa jika Tak Berikan Vaksin Halal ke Masyarakat

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 07 April 2022 | 10:36 WIB
Panja Vaksin DPR: Pemerintah Berdosa jika Tak Berikan Vaksin Halal ke Masyarakat
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. (Riau Online)

Suara.com - Anggota Panja Pengawasan Vaksin Komisi IX DPR-RI, Nur Nadlifah menyebut negara berdosa jika tidak bisa menyediakan vaksin Covid-19 halal untuk masyarakat. Apalagi Indonesia sendiri diketahui warganya mayoritas muslim.

Nadlifah awalnya mempertanyakan, kemampuan kapasitas produksi vaksin yang dimiliki oleh PT. Bio farma (Persero) sebagai BUMN yang mendapatkan tugas khusus dari pemerintah.

Hal ini dikarenakan Biofarma pada tahun 2021 mampu memproduksi vaksin Sinovac yang telah mendapatkan fatwa Halal oleh MUI, sedangkan untuk program vaksinasi booster, vaksin sinovac tidak termasuk dalam jenis vaksin yang disediakan oleh pemerintah.

"Dalam kebijakan kemenkes vaksin Sinovac tidak masuk untuk booster, sementara vaksin Sinovac ini sudah mendapatkan fatwa halal. Sementara lagi vaksin Sinovac yang dijadikan rekomendasi. Karena vaksin booster (saat ini) semuanya belum disediakan vaksin halal," kata Nadlifah saat Rapat Panja Pengawasan Vaksin dengan Biofarma dan BPOM RI, Rabu (6/4/2022) kemarin.

Nadlifah merasa heran mengapa produksi vaksin sinovac tidak ditambahkan. Padahal menurutnya hal itu bisa jadi alternatif vaksin halal untuk masyarakat melakukan suntikan booster.

"Kenapa produksinya tidak ditambah? Sehingga booster ini ada pilihan vaksin halalnya. Ini berapa kali saya ulang karena mayoritas masyarakat Indonesia itu muslim. Kita dosa kalau tidak menyediakan vaksin halal," ungkapnya.

Anggota Komisi IX DPR RI Nur Nadlifah. ANTARA/Dokumentasi Pribadi
Anggota Komisi IX DPR RI Nur Nadlifah. ANTARA/Dokumentasi Pribadi

Ia menjelaskan, karena kondisinya saat ini sudah berbeda ketika gelombang varian delta tahun kemarin. Karena kondisi darurat, vaksin yang tidak mendapatkan fatwa halal pun boleh digunakan. 

"Tapi hari ini tidak. Maka dosa pemerintah jika tidak menggunakan vaksin yang sudah mendapatkan fatwa halal. Ini saya ingatkan kita sebagai sesama muslim. Mungkin Bu Penny (Kepala BPOM) dan dari Biofarma bisa memberikan desakan kepada Menkes kasih pilihan. Kalau ternyata masyarakat tidak memilih itu sudah urusannya," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Bio Farma, Honesti Basyir memberikan jawaban terkait kapasitas produksi khusus vaksin covid-19. Dia menuturkan pihaknya sudah mendedikasikan kapasitas produksi 250 juta dosis per tahun. 

baca juga

"Ini yang kita produksi optimal sejak kita mendapatkan CPOB mulai Q1 dan kita produksi terus sampai Oktober 2021 untuk memenuhi target 125 juta dosis di bio farma," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stok Vaksin Berlimpah di Bontang, Satgas Covid-19 Akui Partisipasi Masyarakat untuk Vaksin Sulit

Stok Vaksin Berlimpah di Bontang, Satgas Covid-19 Akui Partisipasi Masyarakat untuk Vaksin Sulit

Kaltim | Kamis, 07 April 2022 | 08:00 WIB

Orang Tua Protes Anaknya Terdata Sudah Vaksinasi Covid-19 Tapi Belum Disuntik, Ini Kata Disdikbud Kota Banjar

Orang Tua Protes Anaknya Terdata Sudah Vaksinasi Covid-19 Tapi Belum Disuntik, Ini Kata Disdikbud Kota Banjar

Jabar | Rabu, 06 April 2022 | 20:42 WIB

Studi Israel: Vaksin COVID-19 Dosis Keempat Tingkatkan Perlindungan Lansia Hingga 3 Kali Lipat

Studi Israel: Vaksin COVID-19 Dosis Keempat Tingkatkan Perlindungan Lansia Hingga 3 Kali Lipat

Health | Rabu, 06 April 2022 | 17:28 WIB

Duh! 1,53 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Bakal Kedaluwarsa April 2022, Kualitasnya Bagaimana?

Duh! 1,53 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Bakal Kedaluwarsa April 2022, Kualitasnya Bagaimana?

Health | Rabu, 06 April 2022 | 16:43 WIB

Terkini

Review Crew Girl: Kisah Perjuangan Atlet Remaja Mempertahankan Impian!

Review Crew Girl: Kisah Perjuangan Atlet Remaja Mempertahankan Impian!

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:00 WIB

Bukan Tak Tahu Diri, Ini Alasan Lulusan Kabupaten Berhak Ajukan Gaji Tinggi

Bukan Tak Tahu Diri, Ini Alasan Lulusan Kabupaten Berhak Ajukan Gaji Tinggi

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:59 WIB

Kolusikan Senior dan Talenta Muda, VM Pictures Siap Lahirkan Standar Baru Film Indonesia

Kolusikan Senior dan Talenta Muda, VM Pictures Siap Lahirkan Standar Baru Film Indonesia

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 13:58 WIB

3 Deodoran Lactic Acid yang Ampu Cerahkan Ketiak Hitam, Lengkap dengan Review Pengguna

3 Deodoran Lactic Acid yang Ampu Cerahkan Ketiak Hitam, Lengkap dengan Review Pengguna

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:57 WIB

Pemerintah Siapkan Substansi RUU Pemilu, Bima Arya Soroti Soal Suara Terbuang

Pemerintah Siapkan Substansi RUU Pemilu, Bima Arya Soroti Soal Suara Terbuang

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:56 WIB

Ancaman Bom Sidang Majelis Umum PBB, Koper Misterius Ditemukan di Gedung Chrysler

Ancaman Bom Sidang Majelis Umum PBB, Koper Misterius Ditemukan di Gedung Chrysler

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:56 WIB

Sejoli di Medan Diciduk Edarkan Pod Getar asal Malaysia, Disembunyikan di Jam Dinding

Sejoli di Medan Diciduk Edarkan Pod Getar asal Malaysia, Disembunyikan di Jam Dinding

Sumut | Rabu, 23 September 2026 | 13:54 WIB

Tiga Orang Disomasi, Gus Ipul: Jangan Kembangkan Fitnah Apalagi ke NU

Tiga Orang Disomasi, Gus Ipul: Jangan Kembangkan Fitnah Apalagi ke NU

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 13:53 WIB

Yusril Akui Belum Tahu Bechi Bebas Bersyarat, Bakal Koordinasi dengan Kementerian Imipas

Yusril Akui Belum Tahu Bechi Bebas Bersyarat, Bakal Koordinasi dengan Kementerian Imipas

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:52 WIB

Heboh Pembebasan Bersyarat Terpidana Asusila Mas Bechi, Menko Yusril Buka Suara

Heboh Pembebasan Bersyarat Terpidana Asusila Mas Bechi, Menko Yusril Buka Suara

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:52 WIB

×