Mahasiswa Diminta Tak Asal Main Ancam Jokowi, PKS Beri Sindiran: Kalau Ikutin Ngabalin Gak Akan Pernah Terjadi Reformasi

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 07 April 2022 | 10:51 WIB
Mahasiswa Diminta Tak Asal Main Ancam Jokowi, PKS Beri Sindiran: Kalau Ikutin Ngabalin Gak Akan Pernah Terjadi Reformasi
Mahasiswa melakukan demo tolak penundaan pemilu di kawasan Istana Negara, Jakarta. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI) mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar karena Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak memberikan sikap terhadap tuntutannya. Menanggai itu Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin justru meminta kepada mahasiswa untuk tidak main melemparkan ancaman apalagi kepada kepala negara.

Menanggapi hal itu, Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS), M Kholid menyindir Ngabalin yang memberikan respons kepada mahasiswa. Menurutnya, apa yang disampaikan Ngabalin ke mahasiswa tidak perlu diikuti.

"Karakter mahasiswa kan memang progresif revolusioner. Memiliki jiwa pendobrak kebuntuan. Kalau ngikutin Pak Ngabalin ya enggak akan pernah kejadian reformasi 98. Enggak akan kita nikmati demokrasi seperti saat ini," kata Kholid saat dihubungi, Kamis (7/5/2022).

Kholid menilai apa yang menjadi tuntutan rekan-rekan mahasiswa sebenarnya sederhana dan tak inkonstitusional.

"Mereka hanya meminta jaminan bahwa Presiden tegas menolak tiga periode dan menolak usulan penundaan pemilu 2024," ungkapnya.

Lebih lanjut, Kholid mengatakan apa yang dilakukan mahasiswa itu telah merepresentasikan keinginan masyarakat. Untuk itu, menurutnya Presiden Jokowi hanya tinggal memenuhi keinginan mahasiswa tersebut.

"Presiden harus tegas dan jelas berjanji bahwa pemilu tidak akan ditunda. Dan berjanji hanya cukup 2 periode seperti amanat konstitusi," tandasnya.

Diketahui, AMI telah menggelar aksi unjuk rasa di Kawasan Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (1/4/2022) lalu. Adapun tuntutan aksi massa adalah menolak penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.

Perwakilan AMI, Bayu Satria Utomo mengatakan, penolakan penundaan Pemilu yang berujung pada perpanjangan masa jabatan Presiden perlu disikapi. Tentunya, oleh Joko Widodo (Jokowi) selaku orang nomor satu di Indonesia.

baca juga

Hingga kekinian, mahasiswa masih menunggu Jokowi untuk membuat pernyataan terbuka menolak wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden. Jika tidak, kata Bayu, mahasiswa mengancam akan turun ke jalan dalam jumlah yang lebih besar.

Merespons hal itu Ali Mochtar Ngabalin meminta kepada mahasiswa untuk tidak main melemparkan ancaman apalagi kepada kepala negara.

Ngabalin mengatakan bahwa mahasiswa seharusnya bisa menyampaikan pendapat dengan baik. Menurutnya memberikan ancaman seperti itu bukan lah watak dari mahasiswa.

"Tidak bagus, tidak baik dalam karakter dan prinsip dasar mahasiswa kalau mengancam. (Jokowi) kepala negara lho ini. Jadi ya negeri ini kan pewaris takhta pertama mahasiswa. Mereka akan jadi pemimpin-pemimpin besar republik ini. Mulai sekarang mereka harus menyampaikan pendapat dengan baik, enggak usah main ancam," kata Ngabalin saat dihubungi, Selasa (5/4/2022).

Di sisi lain, Ngabalin juga mempertanyakan logika dari mahasiswa yang melayangkan ancaman bakal menggelar aksi lebih besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Namanya Dicatut untuk Minta Sumbangan Rp 800 Juta, Ngabalin Bakal Lapor ke Bareskrim Kamis Besok

Namanya Dicatut untuk Minta Sumbangan Rp 800 Juta, Ngabalin Bakal Lapor ke Bareskrim Kamis Besok

News | Rabu, 06 April 2022 | 19:25 WIB

Lacak Nomor HP di Surat KSP yang Diduga Minta Sumbangan Rp 800 Juta ke Wali Kota Cirebon, Roy Suryo: Ambyar

Lacak Nomor HP di Surat KSP yang Diduga Minta Sumbangan Rp 800 Juta ke Wali Kota Cirebon, Roy Suryo: Ambyar

News | Rabu, 06 April 2022 | 14:01 WIB

Ngabalin Minta Mahasiswa Tak Main Ancam Jokowi Soal Demo Besar, Mardani PKS: Mahasiswa Nggak Perlu Takut!

Ngabalin Minta Mahasiswa Tak Main Ancam Jokowi Soal Demo Besar, Mardani PKS: Mahasiswa Nggak Perlu Takut!

News | Rabu, 06 April 2022 | 13:38 WIB

Namanya Dicatut Penipu Minta Sumbangan ke Wali Kota Cirebon, Ngabalin Lapor ke Polda Metro Jaya Besok

Namanya Dicatut Penipu Minta Sumbangan ke Wali Kota Cirebon, Ngabalin Lapor ke Polda Metro Jaya Besok

News | Selasa, 05 April 2022 | 22:28 WIB

Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Besar-Besaran, Stafsus Mensesneg: Tak Mungkin Dilarang

Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Besar-Besaran, Stafsus Mensesneg: Tak Mungkin Dilarang

News | Selasa, 05 April 2022 | 15:40 WIB

Terkini

Target Baru Harga Emas, Bisa Tembus Rekor Pada Pergantian Tahun

Target Baru Harga Emas, Bisa Tembus Rekor Pada Pergantian Tahun

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:10 WIB

Di Balik Kemudi Taksi, Ada Perempuan-Perempuan yang Berjuang Mengubah Masa Depan Keluarga

Di Balik Kemudi Taksi, Ada Perempuan-Perempuan yang Berjuang Mengubah Masa Depan Keluarga

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 17:08 WIB

Silmy Karim Akui Ada 'Uang Loket' di Imigrasi: Ada Jauh Sebelum Saya Menjabat!

Silmy Karim Akui Ada 'Uang Loket' di Imigrasi: Ada Jauh Sebelum Saya Menjabat!

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:07 WIB

Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum

Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:03 WIB

Cara Membuang Minyak Jelantah yang Benar dan Ramah Lingkungan

Cara Membuang Minyak Jelantah yang Benar dan Ramah Lingkungan

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 17:03 WIB

Pemerintah Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Lebih Baik dari China-Jepang

Pemerintah Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Lebih Baik dari China-Jepang

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:02 WIB

IHSG Berhasil Tembus Level 5.000 Lagi

IHSG Berhasil Tembus Level 5.000 Lagi

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:00 WIB

Kulit Tetap Kencang, Ini 5 Sunscreen Lokal SPF 50 Anti-Aging

Kulit Tetap Kencang, Ini 5 Sunscreen Lokal SPF 50 Anti-Aging

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:00 WIB

Teriak Pajak Untuk Tukang Cukur dan Pijat! Usut Punya Usut, Hashim Ternyata Nunggak Pajak Rp2,4 T

Teriak Pajak Untuk Tukang Cukur dan Pijat! Usut Punya Usut, Hashim Ternyata Nunggak Pajak Rp2,4 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 16:57 WIB

Parkinson dan Epilepsi Kebal Obat Kini Punya Harapan Baru, Teknologi Operasi Otak Hadir di Indonesia

Parkinson dan Epilepsi Kebal Obat Kini Punya Harapan Baru, Teknologi Operasi Otak Hadir di Indonesia

Health | Kamis, 05 November 2026 | 16:56 WIB

×