Doa Buka Puasa Sesuai Sunnah Rasul dan Keutamaan Memberikan Takjil Buka Puasa untuk Orang Lain

Senin, 11 April 2022 | 13:36 WIB
Doa Buka Puasa Sesuai Sunnah Rasul dan Keutamaan Memberikan Takjil Buka Puasa untuk Orang Lain
Ilustrasi berbuka puasa. (Freepik/odua)

Suara.com - Berbuka puasa di bukan Ramadhan merupakan momentum sangat baik untuk kita berdoa. Sebab salah satu doa paling mustajab adalah saat berbuka puasa. Lalu bagaimana doa buka puasa sesuai dengan sunnah rasul? Simak artikel ini hingga habis

Dikutip dari AyoBandung, ada dua doa berbuka puasa yang umum dibaca masyarakat Indonesia.

Salah satunya adalah dari hadits riwayat sahabat Mu’adz bin Zuhrah:

Rasulullah ketika Berbuka, beliau berdoa: ‘Ya Allah hanya untuk-Mu kami berpuasa dan atas rezeki yang Engkau berikan kami berbuka,” (HR. Abu Daud).

Doa lainnya yang juga umum diucapkan orang Islam di Indonesia ialah menurut hadits yang diriwayatkan oleh Sahabat Abdullah bin ‘Umar.

Hadits tersebut mengandung penuturan Rasulullah yang melafalkan doa sebagaimana berikut.

“Rasulullah ketika berbuka, Beliau berdoa: ‘Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala tetap, insyaallah,” (HR. Abu Daud).

Di lain sisi, kitab Fath Al-Mu'in menjelaskan doa berbuka puasa sebaiknya menggunakan doa yang sesuai dengan hadits Mu'adz bin Zuhrah. Sedangkan doa dari hadits riwayat Abdullah bin Ummar dibaca saat seorang Muslim berbuka dengan menggunakan air.

Berikut doa buka puasa yang dicerminta Rasukullah:

Baca Juga: Gus Miftah Angkat Suara Soal Celine Evangelista yang Diisukan Mualaf: Hidayah itu Urusan Allah

Allâhumma laka shumtu wa ‘alâ rizqika afthartu dzahaba-dh-dhama’u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ-allâh ta‘âlâ

Artinya:

“Duhai Allah, untuk-Mulah aku berpuasa, atas rezekimulah aku berbuka. Telah sirna rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan (semoga) pahala telah ditetapkan, insyaaallah.” (Lihat, Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi, Al-Adzkâr, Penerbit Darul Hadits, Kairo, Mesir)

Doa ini disunnahkan untuk dibaca setelah berbuka puasa selesai, sebagaimana kitab Busyra al-Karim menelaskan:

“Disunnahkan bagi orang ketika hendak berbuka—tapi yang lebih utama setelah berbuka—membaca doa “Allâhumma laka shumtu wa ‘alâ rizqika aftharthu,” (Syekh Said bin Muhammad Ba’ali, Busyra al-Karim, hal. 598).

Sementara itu dikutip dari NU Online, ada keutamaan memberikan takjil berbuka puasa:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI