Klarifikasi Mahasiswi yang Bentangkan Poster Nyeleneh saat Demo: Namanya Juga Anak Sastra

Nur Afitria Cika Handayani

Senin, 11 April 2022 | 18:28 WIB
Klarifikasi Mahasiswi yang Bentangkan Poster Nyeleneh saat Demo: Namanya Juga Anak Sastra
Sejumlah mahasiswi membentangkan poster dan spanduk dalam aksi 11 April 2022. (Twitter/@tubirfess)

Suara.com - Serba-serbi demo mahasiswa bertajuk aksi 11 April mencuri perhatian publik. Sejumlah poster yang dibentangkan para mahasiswi mendadak viral. Tulisan yang ada di dalam poster tersebut ternyata menuai kecaman publik.

Pasalnya, ada kata-kata yang dinilai tak pantas sebagai media aspirasi. Beberapa mahasiswi tersebut tampak percaya diri membentangkan poster-poster itu di tengah kerumunan massa.

Salah seorang mahasiswi tampak mengangkat poster yang bertuliskan 'Lebih Baik Bercinta 3 Periode daripada Harus 3 Periode'.

Selain itu, ada pula poster yang bertuliskan 'Harga minyak kayak harga Mi-chat'.

Sontak, hal tersebut langsung menuai nyinyiran dari warganet.

Diketahui, beberapa warganet mulai menggeruduk akun media sosial salah satu mahasiswi tersebut.

Alhasil, mahasiswi tersebut memberikan penjelasan mengenai tulisan poster itu.

"Mengenai tulisan poster yang saya buat (tidak menyangka akan serame ini) tidak peduli bahwa orang lain berpikir 'ya namanya juga anak sastra, aneh-aneh tulisannya' di luar itu, saya sudah sebutkan alasannya kenapa saya menggunakan kata 'ronde' agar terdapat asonansi kata untuk kata 'periode'," jelas mahasiswi tersebut.

Dirinya pun memberikan ucapan terima kasih kepada orang-orang yang masih memberikan dukungan.

"Adapun teman-teman yang tetap mensupport (menyukai aksi berani saya tersebut) terima kasih banyak peluk dan cium jauh dari saya," imbuhnya.

Tak hanya itu, dirinya juga memberikan penjelasan mengenai pemilihan kata.

"Melihat respon dari pihak yang kontra dari poster tulisan yang saya buat, mungkin bagi beberapa orang tulisan ini agak tabu. Di tambah teman-teman yang selain atau bukan anak Bahasa/Sastra mungkin akan sulit mengerti," ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa di dalam bahasa Indonesia memiliki banyak istilah untuk permainan kata.

"Di dalam bahasa Indonesia ada banyak sekali istilah untuk permainan kata atau ujung kata. Kasusnya seperti asonansi tadi," bebernya.

Respon Warganet

Penjelasan tersebut semakin membuat warganet tak tahan untuk memberikan komentarnya.

"Menggurui banget, emangnya kalau bukan orang sastra terus nggak tahu maksudnya? Logika nggak jalan," kata warganet.

"Anak sastra itu malah lebih banyak diksi nya, bahasa itu udah kaya gudang uang jadi nggak se cetek itu bahasa nya, padahal bisa lo selain itu, nggak bisa maen ngomong anak sastra gitu aja, lagian ranah publik bisa-bisa nya ngomong gitu," tambah warganet.

"Tinggal bilang minta maaf aja gitu kan kelar, daripada membela diri yang seolah menggurui dengan kalimat 'bukan anak sastra' dan lain-lain," imbuh warganet lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bagi Video Ade Armando Dihajar Massa, Denny Siregar: Pengeroyok Teriak Hahal Darahnya

Bagi Video Ade Armando Dihajar Massa, Denny Siregar: Pengeroyok Teriak Hahal Darahnya

News | Senin, 11 April 2022 | 18:17 WIB

Demo 11 April di DPR RI Ricuh, Polisi Bubarkan Dengan Gas Air Mata

Demo 11 April di DPR RI Ricuh, Polisi Bubarkan Dengan Gas Air Mata

Bekaci | Senin, 11 April 2022 | 18:04 WIB

Daftar Rute TransJakarta Dihentikan karena Demo Mahasiswa 11 April Ricuh

Daftar Rute TransJakarta Dihentikan karena Demo Mahasiswa 11 April Ricuh

News | Senin, 11 April 2022 | 17:54 WIB

Demo Mahasiswa di Sumbar Berujung Ricuh dan Lempar Batu, Polisi Balas dengan Gas Air Mata

Demo Mahasiswa di Sumbar Berujung Ricuh dan Lempar Batu, Polisi Balas dengan Gas Air Mata

Sumbar | Senin, 11 April 2022 | 17:53 WIB

Demo 11 April Ricuh, Petugas Tutup Jalan Tol Dalam Kota Yang Melintasi DPR

Demo 11 April Ricuh, Petugas Tutup Jalan Tol Dalam Kota Yang Melintasi DPR

Bogor | Senin, 11 April 2022 | 17:36 WIB

Sejumlah Mahasiswi Demo Bawa Poster Bertuliskan Kata-kata Vulgar, Warganet Geram: Mencoreng Nama Pendemo Lain

Sejumlah Mahasiswi Demo Bawa Poster Bertuliskan Kata-kata Vulgar, Warganet Geram: Mencoreng Nama Pendemo Lain

Hits | Senin, 11 April 2022 | 17:49 WIB

Terkini

Waspada Jasa Badal Haji Bodong, DPR Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Resmi

Waspada Jasa Badal Haji Bodong, DPR Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Resmi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:34 WIB

Soroti Maraknya Jasa Badal Haji Ilegal, DPR Dorong Pembentukan Lembaga Resmi di Arab Saudi

Soroti Maraknya Jasa Badal Haji Ilegal, DPR Dorong Pembentukan Lembaga Resmi di Arab Saudi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:31 WIB

Ramai Sebutan Gotham City untuk Jakarta Barat, Walkot Iin Mutmainnah Buka Suara

Ramai Sebutan Gotham City untuk Jakarta Barat, Walkot Iin Mutmainnah Buka Suara

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:27 WIB

Gurita Korupsi Bea Cukai, KPK Bidik 20 Forwarder di Seluruh Pelabuhan Indonesia

Gurita Korupsi Bea Cukai, KPK Bidik 20 Forwarder di Seluruh Pelabuhan Indonesia

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:20 WIB

Pemilik Rumah Yakin Teror Api Misterius di Sleman Bukan Fenomena Mistis

Pemilik Rumah Yakin Teror Api Misterius di Sleman Bukan Fenomena Mistis

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:55 WIB

Hari Lahir Pancasila, Menteri PANRB Rini: Kita Hadirkan Pelayanan Publik yang Memberi Manfaat Nyata

Hari Lahir Pancasila, Menteri PANRB Rini: Kita Hadirkan Pelayanan Publik yang Memberi Manfaat Nyata

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:28 WIB

Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk

Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:17 WIB

Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman

Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:14 WIB

Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:11 WIB

Aturan Pendirian Rumah Ibadah Dinilai Gagal Lindungi Minoritas, Prabowo Diminta Cabut

Aturan Pendirian Rumah Ibadah Dinilai Gagal Lindungi Minoritas, Prabowo Diminta Cabut

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:06 WIB