Anies Baswedan, Dari Pilkada Penuh Isu SARA Jadi Pemimpin Paling Demokratis

Dany Garjito

Selasa, 19 April 2022 | 12:23 WIB
Anies Baswedan, Dari Pilkada Penuh Isu SARA Jadi Pemimpin Paling Demokratis
Ilustrasi Anies Baswedan. (Suara.com/Iqbal Asaputro)

Suara.com - Konstelasi menuju Pemilu 2024 kian hangat setelah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jakarta terang-terangan mendukung Anies Baswedan sebagai presiden selanjutnya. Sejumlah kalangan melihat Anies lebih demokratis dalam mengelola pemerintahan, termasuk Ray Rangkuti.

Direktur Lingkar Madani Indonesia itu cukup terkejut dengan kemampuan Anies membawa DKI Jakarta sebagai daerah dengan indeks demokrasi terbaik di Indonesia versi BPS. Sejak Anies menjabat Gubernur DKI, indeks demokrasi wilayah tersebut terus merangkak naik.

“DKI mampu mempertahankan, bahkan meningkatkan indeks demokrasi. [DKI] terus nomor satu, naik terus ratingnya, meski ada satu poin yang menurun yakni kebebasan sipil. Tapi yang lain naik,” ujar Ray dalam video yang diunggah di kanal YouTube Refly Harun Official, Senin (18/4/2022).

Kemampuan Anies mengelola demokrasi dinilai cukup istimewa mengingat keterpilihannya dalam Pilgub DKI 2017 banyak diwarnai isu SARA. Namun ketika terpilih, Ray menilai Anies mampu merangkul semua kalangan dan menjaga persatuan antarwarga DKI Jakarta. Kemampuan menjaga demokrasi itu justru yang semakin sulit ditemukan pada periode kedua pemerintahan Joko Widodo.  

“Anies memenangi pilkada penuh dengan intrik SARA, tapi empat tahun kepemimpinannya relatif demokratis. Namun ada presiden yang dipilih dengan harapan mampu menjaga demokrasi dan kebhinekaan, tapi setelah terpilih dua kali, indeks demokrasi [Indonesia] malah menurun,” ujar pengamat politik asal Mandailing Natal itu.

Dia mengaku belum menemukan alasan sahih kenapa Pilkada 2017 yang penuh isu SARA justru mampu melahirkan pemimpin demokratis. Di sisi lain, pemipin yang digadang-gadang mampu mengembangkan demokrasi justru membawa demokrasi di ambang kebangkrutan. Ray melihat pemerintahan Jokowi pada periode kedua memiliki dua catatan erah, salah satunya ancaman terhadap kebebasan sipil.

“Ada dua aspek menakutkan, menguatnya nepotisme politik, bahkan dipraktikkan oleh keluarga Jokowi. Kedua ancaman terhadap kebebasan sipil. Bagi saya, kebebasan adalah harkat tertinggi dari kemanusiaan,” kata dia.

Lebih lanjut, Ray melihat ada kecenderungan fanatisme buta dari sebagian pendukung Jokowi yang membuat mereka tak bisa melihat dengan fair realitas yang ada. Menurut Ray, pemilih Jokowi memiliki kontrak janji pada yang dipilih, bukan kontrak mati. Sehingga pemilih berhak mengkritik apabila ada kebijakan yang dianggap tak sesuai dengan kontrak awal.

“Kita sering terbelah karena kontrak mati. Itu enggak boleh lagi diajarkan sama pemilih. Kontrak ya berdasarkan janji, kontrak janji atau kontrak visi. Kalau enggak dijalankan ya kritik dia, awasi dia. Itulah sikap pemilih yang rasional,” ujarnya.

baca juga

Kontributor : Alan Aliarcham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banding Ditolak, Nadiem Makarim Tetap Divonis 9 Tahun

Banding Ditolak, Nadiem Makarim Tetap Divonis 9 Tahun

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:40 WIB

Optimistis Menang Banding, Nadiem Makarim: Saya Sudah Buktikan Tidak Ada Korupsi

Optimistis Menang Banding, Nadiem Makarim: Saya Sudah Buktikan Tidak Ada Korupsi

News | Kamis, 24 September 2026 | 10:33 WIB

Truk Sampah Bogor Banyak yang Uzur, Pemkot Minta Hibah Armada ke Jakarta

Truk Sampah Bogor Banyak yang Uzur, Pemkot Minta Hibah Armada ke Jakarta

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:09 WIB

Presidential Threshold Dihapus, Kini Muncul Syarat Minimal Didukung 2 Parpol: Apa Bedanya?

Presidential Threshold Dihapus, Kini Muncul Syarat Minimal Didukung 2 Parpol: Apa Bedanya?

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:11 WIB

Compang-camping Disikat Maling! JPO Kyai Maja Dekat Kantor Kejagung Ditutup Sementara

Compang-camping Disikat Maling! JPO Kyai Maja Dekat Kantor Kejagung Ditutup Sementara

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:59 WIB

APBD Jakarta Menyusut Rp1,7 T! Anggaran Pendidikan dan Bansos Dipastikan Tetap Aman

APBD Jakarta Menyusut Rp1,7 T! Anggaran Pendidikan dan Bansos Dipastikan Tetap Aman

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:39 WIB

Gibran Digugat soal Keabsahan Cawapres, Apa yang Sebenarnya Dipersoalkan di MK?

Gibran Digugat soal Keabsahan Cawapres, Apa yang Sebenarnya Dipersoalkan di MK?

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:56 WIB

Kasus ISPA Jakarta Naik di Tengah Wabah Influenza A

Kasus ISPA Jakarta Naik di Tengah Wabah Influenza A

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:34 WIB

Beli Rusun tapi Tak Kunjung Dibangun? DPRD DKI Godok Skema Uang Kembali

Beli Rusun tapi Tak Kunjung Dibangun? DPRD DKI Godok Skema Uang Kembali

News | Senin, 21 September 2026 | 18:25 WIB

Menggiurkan di Awal, Beban di Akhir, Rencana Obligasi Jakarta Harus Ditinjau Ulang

Menggiurkan di Awal, Beban di Akhir, Rencana Obligasi Jakarta Harus Ditinjau Ulang

News | Senin, 21 September 2026 | 18:02 WIB

Terkini

4 Shio yang Fase Hidupnya Mulai Berubah pada 25 September 2025

4 Shio yang Fase Hidupnya Mulai Berubah pada 25 September 2025

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 10:16 WIB

Breakingnews! Arab Saudi Kembali Dibombardir Houthi

Breakingnews! Arab Saudi Kembali Dibombardir Houthi

News | Jum'at, 25 September 2026 | 10:15 WIB

Penyebab Harga Emas Pegadaian Hari Ini Gagal Penuhi Ekspektasi Melesat

Penyebab Harga Emas Pegadaian Hari Ini Gagal Penuhi Ekspektasi Melesat

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 10:10 WIB

Wujudkan Layanan Digital Setara, Menteri PANRB Gaungkan Konsep One Nation, One Experience

Wujudkan Layanan Digital Setara, Menteri PANRB Gaungkan Konsep One Nation, One Experience

News | Jum'at, 25 September 2026 | 10:08 WIB

Terus Memperkuat Sinergi, Telkom Akses Dorong Penguatan dan Penataan Infrastruktur Digital

Terus Memperkuat Sinergi, Telkom Akses Dorong Penguatan dan Penataan Infrastruktur Digital

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 10:05 WIB

Harga Pangan Nasional Kembali Naik, Cabai Keriting Tembus Rp105 Ribu

Harga Pangan Nasional Kembali Naik, Cabai Keriting Tembus Rp105 Ribu

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 10:04 WIB

Resolusi Hentikan Perang AS - Iran Ditolak Senat Amerika Serikat

Resolusi Hentikan Perang AS - Iran Ditolak Senat Amerika Serikat

News | Jum'at, 25 September 2026 | 10:03 WIB

3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review

3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 10:03 WIB

Daniel and the Fiery Furnace: Rahasia Iman dan Api Pembuangan di Babilonia!

Daniel and the Fiery Furnace: Rahasia Iman dan Api Pembuangan di Babilonia!

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 10:00 WIB

Visual Tumpah-tumpah! Potret Memesona Yeji ITZY Saat Hadir di Jakarta

Visual Tumpah-tumpah! Potret Memesona Yeji ITZY Saat Hadir di Jakarta

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 10:00 WIB

×