Perang Ukraina: Kisah Lansia yang Tidak Punya Pilihan Selain Tetap Tinggal

Siswanto, BBC

Selasa, 19 April 2022 | 17:02 WIB
Perang Ukraina: Kisah Lansia yang Tidak Punya Pilihan Selain Tetap Tinggal
BBC

Suara.com - Desa kecil Serhiivka, di Ukraina timur, benar-benar tenang pada hari Minggu (17/04) - hampir tidak ada orang di jalanan atau di sekitar pusat desa, tempat Anda biasanya menemukan kehidupan.

Dahulu 1.500 orang tinggal di sini, sebelum invasi pasukan Rusia ke Ukraina pada bulan Februari, dan kekerasan terbaru di sekitar garis depan yang tidak jauh dari sini.

Saat ini hanya ada sekitar 300 penduduk yang tersisa, dan lebih banyak lagi yang pergi seiring Rusia kini fokus menggencarkan serangan ke Ukraina bagian timur dan selatan.

Usia populasi di Serhiivka sudah condong ke lebih tua, namun hanya sedikit anak-anak muda yang masih tinggal di sana. Ini adalah fenomena yang terlihat di desa-desa dan kota-kota di seluruh Ukraina — kaum muda pindah ke wilayah yang lebih aman sementara orang tua dan kakek-nenek mereka memilih untuk bertahan.

Baca juga:

"Saya sudah tinggal di sini sepanjang hidup saya, saya tidak akan ke mana-mana," kata Mykola Luhynets, seorang pria berusia 59 tahun yang membawa senapan dan mengenakan ban lengan pasukan pertahanan wilayah.

Luhynets mendaftar ke pasukan tersebut dan mengangkat senjata pada bulan Februari. "Saya akan tinggal di Serhiivka dan mempertahankannya jika perlu," katanya.

Di masa normal, Serhiivka adalah desa industri dan pertanian — banyak dari populasi usia kerjanya adalah petani atau staf di pabrik pengayaan batubara lokal. Desa ini dapat berada di garis tembak jika pasukan Rusia memutuskan untuk merambah ke luar Donetsk menuju kota Dnipro.

"Kami hanya memiliki tempat penampungan sederhana di sini tetapi kami telah menyiapkannya," kata Valeriy Duhelnyy, 59 tahun, kepala desa dan unit pertahanan teritorial setempat. Ia telah memegang jabatan kepala desa sejak 2020.

baca juga

"Sulit bagi orang tua di sini untuk pergi," katanya. "Dan barangkali beberapa dari mereka merasa sentimental - mereka punya ikatan emosional yang lebih kuat dengan tempat tinggal mereka. Mereka tidak mau mati di mana pun kecuali di rumah."

Lebih dari dua juta orang tua di timur Ukraina berada dalam bahaya ekstrem akibat serangan Rusia, menurut badan amal HelpAge International. Ada kekhawatiran khusus di kalangan lembaga amal yang berfokus pada lansia bahwa orang-orang tua tidak mampu menghindari bahaya, atau merasa tidak mampu menghadapi kesukaran dalam pergolakan.

Beberapa sekadar tidak punya uang untuk pindah, atau tempat untuk pergi. "Saya seorang pensiunan dan saya tidak punya banyak, hanya sedikit uang pensiun," kata Rayisa Horislavets, 66 tahun, yang tinggal bersama putrinya di sebuah rumah kecil di Serhiivka.

"Saya tidak mampu menyewa apartemen di tempat yang lebih aman. Saya tidak bisa menyangkal bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi di sini, tetapi saya tidak punya pilihan lain," katanya.

"Tidak ada yang membutuhkan saya di tempat lain, jadi saya memutuskan apapun yang terjadi saya akan tinggal di sini."

Dahulu, Horislavets rutin berbicara kepada adik perempuannya, yang tinggal di sisi lain garis depan yang memisahkan wilayah yang masih dalam kendali Ukraina dengan "Republik Rakyat Donetsk" - wilayah yang memisahkan diri tempat Rusia telah menempa gerakan separatis sejak 2014.

Sambungan telepon ke saudara perempuannya putus dua minggu yang lalu, kata Horislavets. Tetapi hubungan itu sudah memburuk sebelum itu, ketika adik perempuannya mulai mengatakan bahwa dia pikir berita tentang serangan Rusia terhadap Ukraina itu palsu.

"Dia berkata kepada saya untuk tidak mempercayai apa pun yang saya lihat di media kami, bahwa Ukrainalah yang menyebabkan semua kerusakan," kata Horislavets. "Saya berkata kepadanya bahwa ada saksi, kami melihat apa yang terjadi di Kharkiv dan di tempat lain, tetapi dia tidak percaya."

Kisahnya bukan hal jarang di Ukraina timur, tempat garis depan telah memisahkan banyak keluarga dan propaganda Rusia meyakinkan banyak orang di pihak Rusia bahwa kekejaman dan serangan yang dilaporkan di media internasional adalah palsu - bahwa Ukraina adalah agresor dalam perang ini.

Sejauh ini, suasana di Serhiivka damai. Penduduk yang tersisa berharap akan tetap seperti itu, meskipun mereka mempersiapkan sebaik-baiknya untuk keadaan terburuk. Mereka telah melihat kehancuran Kharkiv di utara dan Mariupol di selatan, dan pertempuran yang alot tidak jauh dari rumah mereka di Donetsk.

Horislavets mengatakan bahwa ketika konflik dimulai, dia telah merawat adik perempuannya, yang tinggal di sana.

"Ketika hal-hal buruk datang ke rumah mereka, kami mendukung mereka," katanya. "Sekarang hal-hal buruk datang ke rumah kami, dan mereka tidak mendukung kami."

Dia ingin berbicara dengan adik perempuannya lagi. "Tentu saja, dia adalah adik perempuan saya," katanya. Tapi tidak sekarang. "Kami hanya akan berjuang."

Anna Pantyukhova berkontribusi pada laporan ini

Foto oleh Joel Gunter

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laptop REDMI Book 16 2027 Hadir dengan Numeric Keypad,Baterai 72Wh, dan Layar 120Hz

Laptop REDMI Book 16 2027 Hadir dengan Numeric Keypad,Baterai 72Wh, dan Layar 120Hz

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:50 WIB

DBS dan BCA Kompak Sebut Isu Merger Hoax

DBS dan BCA Kompak Sebut Isu Merger Hoax

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:14 WIB

5 Sepatu Jalan Anti Air untuk Outdoor, Nyaman Dipakai saat Musim Hujan

5 Sepatu Jalan Anti Air untuk Outdoor, Nyaman Dipakai saat Musim Hujan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:13 WIB

Anime Made in Abyss Umumkan Produksi Film Kedua dan Lima Pengisi Suara Baru

Anime Made in Abyss Umumkan Produksi Film Kedua dan Lima Pengisi Suara Baru

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Film Jumbo Akhirnya Tembus Pasar Italia, Kini Diputar di 121 Bioskop

Film Jumbo Akhirnya Tembus Pasar Italia, Kini Diputar di 121 Bioskop

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Laba Bersih Samator Indo Gas (AGII) Melonjak Hampir 80 Persen, Pendapatan Rp2,38 Triliun

Laba Bersih Samator Indo Gas (AGII) Melonjak Hampir 80 Persen, Pendapatan Rp2,38 Triliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:09 WIB

My Tomorrow, Your Yesterday: Ketika Hari Pertama Kita Jadi Hari Terakhirnya

My Tomorrow, Your Yesterday: Ketika Hari Pertama Kita Jadi Hari Terakhirnya

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Polda Metro Jaya Bakal Dalami Teh Kemasan Kotak Berbusa di Aksi 28 Oktober

Polda Metro Jaya Bakal Dalami Teh Kemasan Kotak Berbusa di Aksi 28 Oktober

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:56 WIB

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Terkini

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:18 WIB

×