Suara.com - Tsamara Amany, yang dikenal sebagai politisi muda resmi mengundurkan diri dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ini disampaikannya secara langsung pada Senin (18/4/2022) lalu.
Berikut 4 fakta pengunduran diri Tsamara Amany dari PSI, yang mana sempat dituding karena sang suami diketahui mendukung Anies Baswedan.
1. Ingin Melakukan Hal Lain di Luar Partai Politik
Tsamara Amany mengumumkan pengunduran dirinya usai menjabat sebagai Ketua DPP PSI. Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan pribadi karena ingin melakukan hal-hal baru di luar partai politik.
"Saya memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai pengurus dan kader PSI," kata Tsamara dalam pernyataan di kanal Youtube pribadinya pada Senin (18/4/2022).
"Untuk saat ini, saya ingin fokus mengabdi untuk Indonesia melalui cara-cara lainnya, salah satunya dengan fokus menyuarakan isu perempuan dan mengabdi untuk kepentingan perempuan," lanjutnya.
2. Pengunduran Dirinya Tidak Berkaitan dengan Pindah Partai Politik
Tsamara juga mengungkapkan bahwa keputusan tersebut bukan berarti dirinya merendahkan peran partai politik dan PSI itu sendiri dalam membawa sebuah perubahan.
Ia percaya seperti halnya saat bergabung dengan PSI jika politik dan partai adalah salah satu jalan yang masuk akal untuk menciptakan perubahan dalam skala besar.
"Saya hanya membutuhkan eksplorasi baru di luar ranah partai politik. Setidaknya, untuk saat ini," kata Tsamara.
Maka dari itu, keputusannya mengundurkan diri dari PSI tidak ada kaitannya dengan keinginan untuk pindah ke partai politik lain.
Di sisi lain, Tsamara juga menegaskan jika pengunduran diri ini dilakukan secara baik-baik tanpa konflik atau perbedaan pandangan apapun.
3. Sempat Diduga Keluar karena Ingin Mendukung Erick Thohir
Tsamara disebut meninggalkan PSI karena akan mendukung Erick Thohir untuk maju mencalonkan diri pada Pilpres 2024 mendatang. Sigit Widodo selaku Juru Bicara PSI mengaku tidak mengetahui hal tersebut.
"Kurang tahu kalau itu. Tapi Pak Erick Thohir kan masuk salah satu dari sembilan tokoh yang masuk ke Rembuk Rakyat PSI. Ada yang merapat ke Ganjar. Selama PSI belum menentukan pilihan capres, seharusnya gak masalah sih," katanya.
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
Interpelasi Anies Digulirkan Lagi Setelah Lebaran, Gerindra: Kalau Ada yang Mau Kami Enggak Ganggu
News | Jum'at, 22 April 2022 | 11:55 WIB
Terpopuler: Kolonel Priyanto Dituntut Penjara Seumur Hidup hingga Terduga PSK Ngamuk
Jakarta | Jum'at, 22 April 2022 | 07:05 WIB
Heboh Kabar Anies Baswedan Dicopot dari Gubernur DKI Jakarta, Begini Faktanya
Sumbar | Kamis, 21 April 2022 | 19:24 WIB
Dihadiri Anies, Salat Id di JIS Diperkirakan Bakal Dipenuhi 8 Ribu Orang
Jakarta | Kamis, 21 April 2022 | 14:40 WIB
Di Mana Anies Baswedan Sholat Idul Fitri 2022?
News | Kamis, 21 April 2022 | 13:14 WIB
CEK FAKTA: Beredar Kabar Anies Baswedan Dicopot dari Gubernur DKI Jakarta, Benarkah?
News | Kamis, 21 April 2022 | 13:11 WIB
Terkini
Penembakan Massal Dekat Markas Inggris, Piala Dunia 2026 Diselimuti Ketakutan
News | Senin, 08 Juni 2026 | 08:50 WIB
13 Wilayah Indonesia Siaga Usai Gempa Besar Filipina
News | Senin, 08 Juni 2026 | 08:40 WIB
Jepang Keluarkan Peringatan Tsunami karena Gempa Besar Filipina
News | Senin, 08 Juni 2026 | 08:23 WIB
Filipina Diguncang Gempa 7,7 SR Berpotensi Tsunami, Manado Siaga
News | Senin, 08 Juni 2026 | 08:14 WIB
Sore Ini, Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan
News | Senin, 08 Juni 2026 | 08:06 WIB
Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG Klarifikasi Isu Kondisi Ekstrem 'Bediding'
News | Senin, 08 Juni 2026 | 07:59 WIB
Gempa M 8,1 di Filipina Picu Peringatan Dini Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia
News | Senin, 08 Juni 2026 | 07:59 WIB
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Usai Gempa M 7,7 di Sulut
News | Senin, 08 Juni 2026 | 07:48 WIB
Pengawasan WNA Diperketat agar Indonesia Tak Jadi Basis Kegiatan Ilegal
News | Senin, 08 Juni 2026 | 07:38 WIB