facebook

Penumpang Pesawat Diprediksi Melonjak 452 Persen Selama Lebaran

Ruth Meliana Dwi Indriani
Penumpang Pesawat Diprediksi Melonjak 452 Persen Selama Lebaran
Ilustrasi pesawat (Antara)

Adapun puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 29 April dan arus balik pada 8 Mei 2022, kata Direktur Utama Angkasa Pura I, Faik Fahmi.

Suara.com - PT Angkasa Pura (AP) 1 memprediksi adanya peningkatan penumpang pesawat selama Lebaran 2022. Peningkatan ini diprediksi mencapai 452 persen dari tahun sebelumnya.

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com,  AP I menyatakan bisa melayani hingga 2,4 juta penumpang di 15 bandara selama lebaran. Angka itu memang melesat tajam jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Saat peniadaan angkutan lebaran 2021, AP 1 hanya melayani 428.156 penumpang. Puncak arus mudik dalam penerbangan juga diprediksi akan terjadi pada 29 April 2022, sedangkan arus balik 8 Mei 2022.

Adapun puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 29 April dan arus balik pada 8 Mei 2022,” kata Direktur Utama AP I, Faik Fahmi di Jakarta, Kamis (22/4/2022).

Baca Juga: Resign Sebelum Lebaran Apakah Dapat THR? Berikut Penjelasan Lengkapnya

Sementara itu, trafik pergerakan pesawat diprediksi meningkat sebesar 230 persen, yakni mencapai 19.579. Angka itu lebih besar jika dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya, yang melayani 5.931 pergerakan pesawat. 

Faik menambahkan, AP I menerima sebanyak 1.001 extra flight dari berbagai maskapai di 11 bandara yang dikelola hingga 20 April 2022.

Adapun empat bandara yang menerima permintaan extra flight terbanyak adalah Bandara Juanda Surabaya, dengan 246 penerbangan. Lalu ada Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin dengan 192 penerbangan.

Berikutnya ada Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan dengan 147 penerbangan, kemudian Bandara Internasional Yogyakarta dengan 142 penerbangan.

Dengan adanya permintaan hingga 1.001 extra flight ini setidaknya ada tambahan 160.000 seat yang tersedia bagi maskapai untuk mengangkut penumpang selama periode angkutan lebaran,” pungkasnya.

Baca Juga: Mudik Tak Dilarang, Pedagang Telur Asin Brebes Semringah: Berani Stok Banyak

Komentar