Suara.com - Belakangan ini, Partai Mahasiswa Indonesia tengah menjadi perbincangan hangat. Pasalnya, Partai ini jadi salah satu yang berhak daftar ke KPU (Komisi Pemilihan Umum) dari deretan partai politik (parpol) berbadan hukum. Lantas, apa itu Partai Mahasiswa Indonesia?
Diketahui, Partai Mahasiswa Indonesia adalah partai politik ke-69 yang telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkuham) sebagai partai politik yang berbadan hukum. Partai yang dipimpin Eko Pratama ini pun kini berhak turut daftar ke KPU. Untuk selengkapnya, berikut ini ulasanan mengenai apa itu Partai Mahasiswa Indonesia yang belakangan ini tengah menarik perhatian publik.
Apa Itu Partai Mahasiswa Indonesia?
Partai Mahasiswa Indonesia yang belakang ini jadi perbincang publik bermula saat Sufmi Dasco Ahmad selaku Wakil Ketua DPR RI menyampaikan perwakilan demonstran pada 21 April lalu.
"Telah lahir partai baru, ada namanya Partai Buruh. Lalu kemudian ada juga Partai Mahasiswa Indonesia. Sudah sah di Departemen Hukum dan HAM," tutur Dasco saat melakukan audiensi dengan menyampaikan perwakilan massa demonstrasi pada Kamis (21/4/2022) di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta.
Diketahui juga bahwa loga partai Mahasiswa Indonesia ini memiliki dasar lambang berbentuk lingkaran berwarna merah. Adapun dalam lingkaran terdapat gambar berupa toga berwarna hitam.
Lalu, di tengah toga tersebut terdapat gambar sayap berwarna putih dengan bintang kuning pada bagian tengahnya. Selain itu, pada bagian bawah terdapat gambar toga hitam bertuliskan huruf putih kapital 'Partai Mahasiswa Indonesia'.
Melansir dari sejumlah sumber, berikut adalah daftar pengurus tingkat pusat dari Partai Mahasiswa Indonesia:
• Eko Pratama sebagai Ketua Umum
• Mohammad Al Hafiz sebagai Sekretaris Jenderal
• Muhammad Akmal Mauludin sebagai Bendahara Umum
• Teguh Stiawan sebagai Ketua Mahkamah
• Davistha A, Rican sebagai Anggota Mahkamah
Lantas, siapa sebenarnya sosok Eko Pratama yang menduduki jabatan sebagai Ketua Umum Partai Mahasiswa Indonesia? Jadi, Eko Pratama adalah mahasiswa dari UWKS (Universitas Wijaya Kusuma Surabaya). Dia juga merupakan Ketua BEM Nusantara. Adapun BEM Nusantara ini terbagi menjadi dua, yaitu kubu Eko serta kubu Dimas Prayoga.
Demikian informasi mengenai apa itu Partai Mahasiswa Indonesia yang digadang-gadang akan turut daftar dalam Pemilu 2024 mendatang.
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
Terungkap! AHY Siapkan Mesin Partai Jelang Pilpres 2024, Ini Strategi Demokrat
News | Minggu, 24 April 2022 | 11:39 WIB
Siapa Anak Khofifah yang Gabung Partai Demokrat? Kini Jadi Pendamping Emil Dardak di Jatim
News | Minggu, 24 April 2022 | 09:53 WIB
Ketum Partai Mahasiswa Indonesia Disorot, Pernah Temui Wiranto Hingga Pro TWK Pegawai KPK
News | Minggu, 24 April 2022 | 06:29 WIB
Kemunculan Partai Mahasiswa Indonesia, Diminta Ikut Bersaing di Pemilu 2024
News | Minggu, 24 April 2022 | 05:30 WIB
POPULER: Syarat Titip Motor di Polres Metro Bekasi Saat Lebaran 2022, PDI P Bakal Gandeng Partai Islam?
Bekaci | Minggu, 24 April 2022 | 07:15 WIB
Profil Bayu Airlangga, Politisi Mundur dari Partai Demokrat
News | Sabtu, 23 April 2022 | 12:22 WIB
Terkini
Misi Revolusi Hijau: Prabowo Resmikan Pabrik Bus Listrik di Magelang Hari Ini
News | Kamis, 09 April 2026 | 08:44 WIB
Sidak Random! BGN Temukan Bangunan Tak Layak 'Mirip Goa' Jadi SPPG di Bandung Barat
News | Kamis, 09 April 2026 | 08:28 WIB
Korban Tewas Serangan Israel ke Lebanon Bertambah Jadi 254 Orang
News | Kamis, 09 April 2026 | 08:24 WIB
Teka-teki Pengganti Anwar Usman: Istana Kantongi Nama Calon Hakim MK, Siap Dilantik Pekan Ini!
News | Kamis, 09 April 2026 | 08:05 WIB
Bahlil Mohon Maaf ke Kader Golkar Sering 'Slow Respons', Ngaku Kurang Tidur Akibat Geopolitik
News | Kamis, 09 April 2026 | 07:53 WIB
Wapres AS JD Vance Sebut Iran Bodoh Jika Gagalkan Gencatan Senjata Gegara Lebanon
News | Kamis, 09 April 2026 | 07:41 WIB
Dubes UEA: Konflik Iran Bukan Perang Agama, 85% Rudal Justru Sasar Negara Arab, Bukan Israel!
News | Kamis, 09 April 2026 | 07:41 WIB
Donald Trump Minta Bagian dari Tarif Tol Kapal Selat Hormuz
News | Kamis, 09 April 2026 | 07:33 WIB
Trump Sebut Lebanon Tak Termasuk Kesepakatan Gencatan Senjata, Timur Tengah Memanas
News | Kamis, 09 April 2026 | 07:30 WIB