Suara.com - Kasus prostitusi anak masuk kerap terjadi di sejumlah daerah. Tak jarang korbannya adalah anak di bawah umur. Seperti yang terjadi pada gadis asal Garut, Jawa Barat yang berinisial NAS (19 tahun).
Sasa, begitu nama panggilannya, membuat pengakuan di media sosial mengenai dirinya yang telah dijual oleh teman prianya, yakni YR pada seorang laki-laki hidung belang.
Pengakuannya ia publikasikan di akun laman Facebook beberapa waktu lalu, sehingga mendapatkan sorotan tajam. Bahkan ada pula warganet yang mengaku mengalami kejadian serupa dengan Sasa, dengan pelaku yang sama pula.
Berikut adalah fakta-fakta pengalaman gadis asal Garut yang hendak dijual oleh teman prianya:
1. Asal Garut
Korban penjualan perempuan ini berinisial NAS ini berusia 19 tahun, dan kerap dikenal dengan nama panggilan Sasa. Ia merupakan warga kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
2. Dijual Temannya
Sasa mengaku dirinya dijual oleh teman prianya berinisial YR (29 tahun) pada laki-laki hidung belang yang berprofesi sebagai sopir truk. Dalam pengakuannya lewat media sosial, Sasa mengaku dijual dengan tarif Rp 300 ribu.
3. Kabur Saat Transaksi
Tidak suka dengan perlakuan bejat temannya, Sasa melarikan diri saat transaksi sedang dilakukan. Ia berhasil lolos dari jeratan pria hidung belang tersebut.
Karena tidak tahan, ia akhirnya memutuskan membagikan kisah pilunya di lini masa Facebook. Kisahnya itu mendapat banyak respons dari warganet.
4. Banyak Korban YR
Setelah kisahnya beredar di media sosial, satu persatu warganet yang mengaku korban YR bermunculan. Ada sejumlah warganet yang mengirim pesan pribadi padanya dan mengatakan bahwa dirinya pernah menjadi korban dari aksi bejatnya YR.
"Aku sendiri enggak nyangka, ternyata banyak korban yang direct message ke aku, mereka curhat dan pernah menjadi korban si YR," ujar Sasa pada Selasa (3/5/2022).
5. Masih Banyak Korban Lainnya
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
Ketakutan Usai Dipalak Preman, Sopir Truk Sampah Tancap Gas hingga Tabrak Lima Kendaraan
Jabar | Rabu, 04 Mei 2022 | 16:44 WIB
Antisipasi Lonjakan Covid-19 Saat Libur Panjang, Beijing Larang Warga Makan di Kafe dan Restoran
Sumbar | Senin, 02 Mei 2022 | 09:15 WIB
Jangan Disepelekan! Waspada 5 Ancaman Kesehatan Ini Setelah Lebaran
Health | Senin, 02 Mei 2022 | 06:43 WIB
Viral Video Pemuda Nangis Terisak saat Sapi Peliharaannya Hendak Dijual, Warganet Ikut Sedih
Hits | Jum'at, 29 April 2022 | 13:46 WIB
Begini Kondisi Tiga Preman yang Diduga Palak Sopir Truk Kontainer di Cibadak Sukabumi
Jabar | Rabu, 27 April 2022 | 16:19 WIB
Mau Mudik Lewat Jalur Bandung Barat, Waspada Dua Titik Trouble Spot Ini
Jabar | Rabu, 27 April 2022 | 13:50 WIB
Terkini
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
Batam | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:52 WIB
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:49 WIB
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
Kalbar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan
Bali | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
Jakarta | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:43 WIB
Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan
Health | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:42 WIB
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum
Malang | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:34 WIB
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
Lampung | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:31 WIB
Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat
News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:30 WIB