Duduk di Gunungan Uang, Pria Ini Akui Bisa 'Sulap' Daun Jadi Duit, Publik: Buat Lunasi Utang Negara

Jum'at, 06 Mei 2022 | 22:40 WIB
Duduk di Gunungan Uang, Pria Ini Akui Bisa 'Sulap' Daun Jadi Duit, Publik: Buat Lunasi Utang Negara
Heboh pria duduk di dekat gunungan uang, diklaim diubah dari tumpukan daun. (Instagram/@andreli_48)

Suara.com - Media sosial sedang dihebohkan dengan video seorang pria yang duduk di dekat gunungan uang. Tak main-main, bahkan uang yang berada di dekatnya adalah nominal Rp 100.000 dan Rp 50.000 dalam jumlah yang sangat besar.

Dipantau Suara.com di akun Instagram @andreli_48, video ini disebut diambil di Babirik, Amuntai, Kalimantan Selatan.

Berdasarkan penelusuran lebih jauh, video ini semula diunggah oleh akun Twitter @cerita0511 pada Kamis (5/5/2022).

Yang membuat video ini menjadi sorotan publik tentu karena keterangan yang disertakan pada unggahan video. Pasalnya pria dalam video tersebut mengaku hanya membacakan doa untuk mengubah tumpukan daun di hadapannya menjadi uang.

"Kenapa miring-miring ambilnya (video) tuh?" tanya pria berpakaian biru yang sejak awal video tampak duduk di dekat gunungan uang tersebut, seperti dikutip pada Jumat (6/5/2022).

"Ada rezeki nomplok hari ini, tak menyangka," sambungnnya. Ia lantas menambahkan bahwa uang tersebut datang dari tumpukan daun yang sudah didoakan selama satu jam.

"Rezeki nomplok hari ini, sejam bebacaan langsung timbul duitnya. Allahuakbar, alhamdulillah rezeki besar. Berapa miliarkah duitnya hari ini dapat?" ujar pria tersebut.

Tentu video viral ini langsung menyita perhatian banyak warganet, hingga belakangan turut diselidiki oleh pihak kepolisian. "Saat ini sedang dalam penyelidikan pihak kepolisian," tutur akun @andreli_48.

Heboh pria duduk di dekat gunungan uang, diklaim diubah dari tumpukan daun. (Instagram/@andreli_48)
Heboh pria duduk di dekat gunungan uang, diklaim diubah dari tumpukan daun. (Instagram/@andreli_48)

Video ini juga menuai beragam respons dari warganet. Kocaknya, beberapa warganet malah mendorong agar pria seperti di video ini jangan ditangkap demi membantu pelunasan utang negara.

Baca Juga: Video Nafa Urbach Blusukan ke Rumah Lamanya yang Cuma Petakan, Publik: Definisi Sukses Beneran

"Jangan ditangkap! Berdayakan mereka buat ngelunasin utang negara... Yasalam," seloroh warganet.

"Bisa bayar utang negara kalo tiap hari bisa begitu, Monggo di kembang biak kan," celetuk warganet lain.

"Bentar lagi juga ada video klarifikasi kalo kejadian ini tuh hoax," kata warganet yang yakin video ini hanya konten semata.

"Kanjeng dimas versi 2.0," timpal warganet lainnya.

Sementara mengutip apahabar.com, pria dalam video itu sudah berhasil ditemukan oleh pihak kepolisian. Yakni bernama Masrawan (45), seorang pria tanpa pekerjaan tetap yang sering berpindah-pindah tempat tinggal

Pihak kepolisian dilaporkan mendatangi Masrawan di kediamannya hari ini. Namun ketika ditemui, Masrawan rupanya dalam keadaan kerasukan makhluk gaib dan banyak meracau sepanjang ditanyai polisi.

Untuk video selengkapnya dapat disaksikan di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI