Daftar Kasus 5 Anak Meninggal Diduga Kena Hepatitis Akut di Indonesia

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Selasa, 10 Mei 2022 | 15:37 WIB
Daftar Kasus 5 Anak Meninggal Diduga Kena Hepatitis Akut di Indonesia
5 Fakta Hepatitis Misterius Yang Menginfeksi 3 Anak Hingga Meninggal (unsplash.com)

Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin baru saja mengungkap adanya 15 kasus yang diduga hepatitis akut di Indonesia. Dari jumlah tersebut, lima kasus di antaranya telah menyebabkan lima anak di sejumlah daerah meninggal dunia.

Penyakit yang tengah mewabah di banyak negara ini memang menyerang usia anak hingga 16 tahun. Berikut ulasan sejumlah kasus hepatitis akut di Indonesia yang menyebabkan penderitanya meninggal dunia.

1. Kasus Jakarta (3 Anak Meninggal)

Indonesia melaporkan kasus pertama diduga hepatitis akut pada bulan April 2022. Saat itu, tiga pasien anak di DKI Jakarta meninggal dunia setelah dirawat di RSUPN Dr. Ciptomangunkusumo dengan kondisi telanjur kritis.

Mereka meninggal dalam kurun waktu yang berbeda dalam dua pekan hingga 30 April 2022. Ketiga anak itu merupakan pasien rujukan dari rumah sakit yang terletak di Jakarta Timur dan Jakarta Barat.

Adapun gejala yang dialami pada pasien-pasien tersebut meliputi diare berat, mual, muntah, demam, kuning, kejang dan penurunan kesadaran.

Spesialis anak konsultan gastrohepatologi dari RSCM Jakarta - Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (RSCM-FKUI), Dr dr Hanifah Oswari mengatakan, ketiga pasien datang dengan kondisi yang berat. Setelah menjalani perawatan di ICU, nyawa ketiganya tidak bisa tertolong.

2. Kasus Tulungagung (1 Anak Meninggal)

Sepekan kemudian, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung dr Kasil Rokhmat mengumumkan pasien anak perempuan berusia tujuh tahun meninggal dunia pada Jumat (6/5/2022). Dia diduga kuat meninggal karena hepatitis.

Hasil laboratorium pasien disebut negatif virus hepatitis A, B, C, D, atau E. Pasien yang tidak disebut identitasnya ini sebenarnya sempat mendapat perawatan intensif di RSUD dr. Iskak Tulungagung.

Ia mengungkapkan bahwa ciri-ciri klinisnya identik dengan penyakit hepatitis. Konfirmasi positif tersebut sesuai dengan kriteria dari Kementerian Kesehatan dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Kriteria yang dimaksud adalah adanya gejala penyakit kuning, berusia di bawah 10 tahun, dan tidak ada penyebab lain. Gejala yang dialami adalah demam, diare, urine berwarna lebih pekat dan feses berwarna pucat.

Temuan kasus tersebut berawal saat pasien mengalami demam dan muntah-muntah sekitar empat hari. Meski demikian, Kemenkes masih memasukkan kasus anak di Tulungagung dalam klasifikasi pending lantaran perlu melakukan analisis lebih lanjut sebagai konfirmasi.

3. Kasus Solok (1 Anak Meninggal)

Terkini, berusia 1 bulan 29 hari asal Solok, Sumatera Barat, diumumkan meninggal diduga karena hepatitis akut pada Senin (9/5/2022). Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat Yanwar, gejala anak mengarah ke hepatitis A.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Fakta Menkes Umumkan Hepatitis Akut di RI Sudah Tembus 15 Kasus

7 Fakta Menkes Umumkan Hepatitis Akut di RI Sudah Tembus 15 Kasus

News | Selasa, 10 Mei 2022 | 15:19 WIB

Ungkap Dugaan Penyebab Kasus Hepatitis Akut, Menkes Budi Koordinasi dengan CDC AS dan Inggris

Ungkap Dugaan Penyebab Kasus Hepatitis Akut, Menkes Budi Koordinasi dengan CDC AS dan Inggris

Health | Selasa, 10 Mei 2022 | 15:19 WIB

Lily Wahid di Mata Putri Gus Dur: Sosok Pendobrak

Lily Wahid di Mata Putri Gus Dur: Sosok Pendobrak

Jatim | Selasa, 10 Mei 2022 | 15:19 WIB

Update Kecelakaan Arus Mudik Lebaran 2022: 7 Orang Meninggal dan 64 Luka-Luka, Kerugian Materil Hingga Rp 62 Juta

Update Kecelakaan Arus Mudik Lebaran 2022: 7 Orang Meninggal dan 64 Luka-Luka, Kerugian Materil Hingga Rp 62 Juta

Banten | Selasa, 10 Mei 2022 | 14:41 WIB

Pelaku Penusukan yang Tewaskan Dua Pemuda di Seturan Dijerat Pasal Berlapis

Pelaku Penusukan yang Tewaskan Dua Pemuda di Seturan Dijerat Pasal Berlapis

Jogja | Selasa, 10 Mei 2022 | 14:29 WIB

Apa Itu Hepatitis Akut, Penyakit Jadi Kekhawatiran WHO dan Diduga Ada di Indonesia

Apa Itu Hepatitis Akut, Penyakit Jadi Kekhawatiran WHO dan Diduga Ada di Indonesia

Health | Selasa, 10 Mei 2022 | 14:28 WIB

Terkini

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:04 WIB

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:46 WIB

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen  Green SM Buntut Kecelakaan KRL

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:39 WIB

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:25 WIB

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:21 WIB

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:11 WIB

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:10 WIB

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:57 WIB

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:56 WIB