Suara.com - Mantan pramugari Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti kembali menjadi buah bibir. Itu setelah dia menggunakan uang Rp647.850.000 hasil cuci uang mantan pejabat pajak Wawan Ridwan untuk perawatan wajah di Korea Selatan.
Hal tersebut terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap pajak, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan terdakwa Wawan Ridwan dan Alfred Simanjuntak di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Selasa (10/5/2022).
Sebelumnya, Siwi Widi dituding memiliki hubungan Ari Askhara, eks Direktur Utama Garuda Indonesia yang ditangkap atas kasus penyelundupan. Untuk mengenal sosoknya lebih jauh, berikut profil Siwi Widi.
Profil Siwi Widi
Siwi Widi lahir pada 2 Januari 1996. Nama lengkapnya Siwi Widi Purwanti. Dia mulai dikenal sejak dikaitkan dengan mantan Direktur Utama Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Ari Askhara Danadiputra. Ia diduga memiliki hubungan spesial dengan petinggi Garuda tersebut.
Siwi Widi dulu berprofesi sebagai pramugari Garuda Indonesia. Perempuan 26 tahun ini juga aktif sebagai influencer di media sosial. Gaya hidupnya yang mewah kerap mencuri perhatian warganet.
Nama Siwi Widi viral sejak tahun 2020 saat akun Twitter @digeeembok yang menuduh Siwi Widi berhubungan dengan Ari Askhara. Tak terima, Siwi Widi pun melaporkan pemilik akun ke Polda Metro Jaya pada 28 Desember 2019 atas tuduhan pencemaran nama baik.
Saat itu Siwi meminta bantuan pengacara kondang Elza Syarief sebagai kuasa hukumnya. Polisi memeriksa 11 saksi, di mana 8 saksi merupakan staf Garuda Indonesia dan teman Siwi Widi.
Namun pada 10 Juli 2020, Siwi tiba-tiba mencabut laporan tersebut tanpa diketahui alasannya.
Jalani Operasi Plastik
Siwi Widi sempat mengelar konferensi pers yang menjelaskan tentang penampilannya yang berubah drastis. Siwi rupanya telah melakukan operasi plastik.
Namun ia menjelaskan bahwa operasi plastik yang dijalaninya memakai uangnya sendiri, sehingga tidak merugikan orang lain. Menurutnya, tidak ada salahnya melakukan operasi plastik.
Terlibat Kasus Dugaan Suap
Lama tak terdengar kabarnya, Siwi Widi kembali menjadi perbincangan atas keterlibatannya dengan kasus suap dua mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, yakni Wawan Ridwan dan Alfred Simanjuntak.
Namanya disebut dalam sidang kasus suap Wawan Ridwan di Pengadilan Tipikor Jakarta pada 26 Januari 2022. Ia diduga telah menerima aliran dana suap sebesar Rp647.850.000 yang dikirim sebanyak 21 kali dari anak Wawan, Muhammad Farsha Kautsar.
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
BLACKPINK Kembali Cetak Rekor, Video Dance "How You Like That" Raih 1,1 Milyar View di YouTube
Your Say | Rabu, 11 Mei 2022 | 16:37 WIB
Hasil Piala Thomas 2022: Ahsan/Kevin Kalah, Indonesia Tertinggal 0-2 dari Korea Selatan
Sport | Rabu, 11 Mei 2022 | 16:34 WIB
Remake 'Itaewon Class', Ini Dia Para Pemain Drama Jepang 'Roppongi Class'
Your Say | Rabu, 11 Mei 2022 | 15:52 WIB
Anthony Ginting Kalah, Indonesia Tertinggal 0-1 atas Korea di Thomas Cup 2022
Your Say | Rabu, 11 Mei 2022 | 15:43 WIB
5 Rekomendasi Drama Korea Lee Junho 2PM, Aktor dan Idol yang Pesonanya Memikat Hati Penggemar
Your Say | Rabu, 11 Mei 2022 | 15:36 WIB
Terima Gelar Profesor Kehormatan di Korea Selatan, Isi Pidato Megawati Seokarnoputri Bahas BTS Disukai Cucu
Sumsel | Rabu, 11 Mei 2022 | 15:27 WIB
Terkini
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB