Dubes Jepang Sebut Forum G20 Jadi Momen Hilangkan Dikotomi Negara Maju dan Negara Berkembang

M. Reza Sulaiman

Kamis, 12 Mei 2022 | 02:05 WIB
Dubes Jepang Sebut Forum G20 Jadi Momen Hilangkan Dikotomi Negara Maju dan Negara Berkembang
Ilustrasi bendera Jepang.[Unsplash/Roméo A]

Suara.com - Forum Internasional G20 diharapkan bisa menghadirkan momen di mana dikotomi negara maju dan negara berkembang hilang.

Diungkapkan Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kenji Kanasugi, selain memperhatikan jenjang di antara negara maju dan negara berkembang, G20 harus fokus terhadap isu-isu yang dihadapi semua negara.

Permasalahan yang sama-sama dihadapi negara maju dan negara berkembang sudah termasuk ke dalam tiga tema yang diusung Indonesia di G20: arsitektur kesehatan global, transformasi digital, dan transisi energi.

Isu-isu lain yang bisa didiskusikan oleh negara maju dan negara berkembang di Presidensi G20 Indonesia adalah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), Perjanjian Paris, dan perubahan iklim, tuturnya.

"Negara maju dan berkembang adalah pemangku kepentingan, jadi, mereka adalah mitra yang setara, dan mereka harus melaksanakan tanggung jawab mereka masing-masing di dalam suatu kerangka kerja," katanya dikutip dari ANTARA.

"Saya pikir G20 itu sangat mendekati kerangka kerja tersebut sehingga negara berkembang dan negara maju melaksanakan tanggung jawab mereka dan berusaha untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik," lanjutnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, dia berpendapat bahwa tema G20 Indonesia, Recover Together, Recover Stronger, merupakan tema relevan yang dapat menyatukan dunia kita yang terpisah.

"Jadi, saya berpikir bahwa Recover Together, Recover Stronger adalah tema yang sangat relevan karena dunia telah kurang lebih terpolarisasi karena pandemi dan krisis Ukraina," jelasnya.

"Karena itu, saya pikir ini adalah tema yang akurat untuk kembali menyatukan dunia," ujarnya.

baca juga

Selain itu, Jepang menyampaikan dukungan sepenuhnya kepada Indonesia dan berharap akan kesuksesan Presidensi G20 Indonesia, ucap duta besar tersebut.

Dia berkata bahwa Indonesia mengadakan G20 pada kondisi yang cukup sulit karena krisis Ukraina dan tuan rumah juga harus menangani partisipasi Rusia.

"Hubungan kita dengan Rusia tidak bisa berjalan seolah-olah tidak ada yang terjadi di Ukraina dan saya pikir proses G20 tidak bisa berjalan business as usual," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Suahasil Mau RI Belajar dari Korea Selatan demi Jadi Negara Maju

Menkeu Suahasil Mau RI Belajar dari Korea Selatan demi Jadi Negara Maju

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 15:17 WIB

Malaysia Selangkah Lagi Jadi Negara Maju, Indonesia Masih Terjebak di Lantai Dasar

Malaysia Selangkah Lagi Jadi Negara Maju, Indonesia Masih Terjebak di Lantai Dasar

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 15:21 WIB

RI Sayangkan Negara Maju Kurang Serius Benahi Emisi Global

RI Sayangkan Negara Maju Kurang Serius Benahi Emisi Global

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:49 WIB

Prabowo: Indonesia Anggota G20, Tak Pantas Masih Ada Rakyat yang Lapar

Prabowo: Indonesia Anggota G20, Tak Pantas Masih Ada Rakyat yang Lapar

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun

Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 14:44 WIB

IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia

IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:56 WIB

Harga BBM Sudah Mau Negara Maju, Pendapatan Masih Negara Berkembang

Harga BBM Sudah Mau Negara Maju, Pendapatan Masih Negara Berkembang

Your Say | Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:10 WIB

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:08 WIB

Rupiah Tembus Rp17.437, Bank Indonesia : Semua Mata Uang Negara Berkembang Melemah

Rupiah Tembus Rp17.437, Bank Indonesia : Semua Mata Uang Negara Berkembang Melemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:36 WIB

Negara Berkembang dan Warisan Gelap Tren Thrifting

Negara Berkembang dan Warisan Gelap Tren Thrifting

Your Say | Kamis, 05 Februari 2026 | 15:00 WIB

Terkini

Alasan PKB Patok Parliamentary Threshold 6 Persen di Revisi UU Pemilu

Alasan PKB Patok Parliamentary Threshold 6 Persen di Revisi UU Pemilu

News | Senin, 28 September 2026 | 19:12 WIB

Diklaim Tak Ada Pengunduran Diri Massal, 85% Manajer Kopdes Setuju Lokasi Kerja

Diklaim Tak Ada Pengunduran Diri Massal, 85% Manajer Kopdes Setuju Lokasi Kerja

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:11 WIB

Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah

Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah

Riau | Senin, 28 September 2026 | 19:10 WIB

Rekam Jejak Ko Hyung-jin Wasit Timnas Indonesia vs Malayisa Malam Ini: Memori Kelam 2019

Rekam Jejak Ko Hyung-jin Wasit Timnas Indonesia vs Malayisa Malam Ini: Memori Kelam 2019

Bola | Senin, 28 September 2026 | 19:06 WIB

BEI Bantah Aturan Saham Minimum Rp1 Jadi Biang IHSG Anjlok ke 6.100

BEI Bantah Aturan Saham Minimum Rp1 Jadi Biang IHSG Anjlok ke 6.100

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:05 WIB

Bukan Habis Stok, Menkes Tegaskan Obat Influenza A Ada, Tapi Pemberian Tak Boleh Sembarang

Bukan Habis Stok, Menkes Tegaskan Obat Influenza A Ada, Tapi Pemberian Tak Boleh Sembarang

News | Senin, 28 September 2026 | 19:03 WIB

Paradoks Megapolitan Jakarta: Modal Manusia Melesat ke-23 Dunia, Tapi Kualitas Hidup Tercecer

Paradoks Megapolitan Jakarta: Modal Manusia Melesat ke-23 Dunia, Tapi Kualitas Hidup Tercecer

News | Senin, 28 September 2026 | 18:57 WIB

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia: Mitchell Baker Cadangan, Haye Main Dari Awal

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia: Mitchell Baker Cadangan, Haye Main Dari Awal

Bola | Senin, 28 September 2026 | 18:55 WIB

Erajaya Buka-bukaan Strategi Bisnis Ritel Makanan dan Minuman

Erajaya Buka-bukaan Strategi Bisnis Ritel Makanan dan Minuman

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:55 WIB

Buka Rekening di IMIFEST 2026, Nasabah Baru BRI Langsung Dapat Cashback!

Buka Rekening di IMIFEST 2026, Nasabah Baru BRI Langsung Dapat Cashback!

Bri | Senin, 28 September 2026 | 18:53 WIB

×