Mertua Bikin Aturan Orang Berpenghasilan Terendah Harus Masak, Berakhir Kicep Saat Disodori Slip Gaji Menantu Perempuan

Reza Gunadha | Fita Nofiana | Suara.com

Sabtu, 14 Mei 2022 | 13:03 WIB
Mertua Bikin Aturan Orang Berpenghasilan Terendah Harus Masak, Berakhir Kicep Saat Disodori Slip Gaji Menantu Perempuan
Ilustrasi menantu dan ibu mertua. (Pexels/cottonbro)

Suara.com - Kehidupan pernikahan memang bisa jauh berbeda dengan saat lajang. Apalagi saat harus tinggal bersama mertua yang memiliki peraturan unik di rumah.

Hal ini dirasakan oleh seorang perempuan yang curhat soal kehidupannya usai menikahnya.

Melansir dari Sao Star, seorang perempuan bernama Thuy Tuong menceritakan bahwa ibu mertuanya punya aturan tersediri di rumah.

Mertua menyatakan bahwa orang yang berpenghasilan paling rendah akan memasak sarapan.

Secara khusus, Thuy Tuong dan Bach Lam telah jatuh cinta selama 3 tahun. Selama berpacaran, Thuy membuat banyak pengorbanan.

Thuy meninggalkan pekerjaannya di pedesaan dan pergi ke kota kekasihnya untuk mencari pekerjaan baru, terutama untuk berada di dekatnya.

Setelah 3 tahun bersama, akhirnya mereka menikah.

Ilustrasi ibu mertua dan menantu (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Ilustrasi ibu mertua dan menantu (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Karena ayah mertuanya meninggal dan ibunya hanya memiliki Bach Lam sebagai anak laki-laki, akhirnya Thuy dan Bhac Lam tinggal bersama ibu.

Ibu mertua Thuy Tuong adalah seorang pensiunan guru sekolah menengah. Namun, pensiunnya lebih tinggi daripada putranya.

Sekarang setelah putranya menikah, ibu mertua tidak ingin memasak sepanjang hari hingga membuat peraturan tersebut.

Oleh karena itu, pada hari pertama Thuy Tuong datang, keduanya dipanggil ke ruang tamu oleh ibu mereka di pagi hari untuk rapat keluarga.

"Mulai sekarang, siapapun yang menghasilkan uang paling sedikit dalam keluarga harus memasak sarapan, makan siang, dan makan malam, semua orang dapat bergiliran. Suami istri bekerja dan tidak makan siang di rumah. Di rumah, jika kamu ingin ibumu memasak makan malam, berikan ibumu 1.000 yuan (sekitar Rp 2,1 juta) setiap bulan," ungkapan ibu mertua seperti yang ditirukan Thuy. 

Thuy Tuong secara implisit menduga bahwa mungkin ibu mertuanya menganggap gajinya lebih rendah dari suaminya.

Namun, bagi Thuy Tuong, memasak sarapan bukanlah masalah, tetapi yang tidak bisa dia tahan adalah sikap prasangka ibunya tentang berapa banyak uang yang dia hasilkan.

Merasa tidak dihargai, Thuy Tuong segera kembali ke kamarnya dan menunjukkan slip gaji kepada ibu mertuanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya Lindungi Makanan dari Debu, Potret Fungsi Lain Tudung Saji Ini Bikin Warganet Gagal Paham

Tak Hanya Lindungi Makanan dari Debu, Potret Fungsi Lain Tudung Saji Ini Bikin Warganet Gagal Paham

Lifestyle | Jum'at, 13 Mei 2022 | 19:55 WIB

Sandal Terjebak di Pergelangan Kaki, Celotehan Temannya Ini Malah Bikin Ngakak

Sandal Terjebak di Pergelangan Kaki, Celotehan Temannya Ini Malah Bikin Ngakak

Jogja | Jum'at, 13 Mei 2022 | 19:48 WIB

Baru Sehari Menikah, Pengantin Perempuan Meninggal Dunia, Suami Menangis Pilu: Tuhan Lebih Sayang

Baru Sehari Menikah, Pengantin Perempuan Meninggal Dunia, Suami Menangis Pilu: Tuhan Lebih Sayang

News | Jum'at, 13 Mei 2022 | 19:35 WIB

Terkini

Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital

Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:27 WIB

Viral! Modus Uang Lewat' di Tanah Abang, Pelaku Palak Pemotor hingga Rp300 Ribu

Viral! Modus Uang Lewat' di Tanah Abang, Pelaku Palak Pemotor hingga Rp300 Ribu

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:14 WIB

Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI

Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:20 WIB

Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam

Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:02 WIB

Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump

Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:56 WIB

Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI

Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:39 WIB

Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:32 WIB

PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:26 WIB

Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif

Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:12 WIB

Siap-Siap! Besok Puncak Arus Balik Kedua di Kampung Rambutan, 6 Ribu Orang Bakal Tiba di Jakarta

Siap-Siap! Besok Puncak Arus Balik Kedua di Kampung Rambutan, 6 Ribu Orang Bakal Tiba di Jakarta

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:30 WIB