Salah Sebut Pejabat AS Saat Pidato di Capitol Hill, Jokowi Dikritik Keras

Dany Garjito

Minggu, 15 Mei 2022 | 18:50 WIB
Salah Sebut Pejabat AS Saat Pidato di Capitol Hill, Jokowi Dikritik Keras
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) berbincang dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden (tengah) saat foto bersama dalam rangkaian KTT Khusus ASEAN-AS di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (13/5/2022). [ANTARA FOTO/HO/ Setpres]

Suara.com - Pengamat politik, Rocky Gerung, menyoroti pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam KTT Khusus ASEAN-AS di Amerika Serikat (AS) pekan ini. Jokowi jadi bahan perbincangan karena salah menyebut Menteri Perdagangan Amerika menjadi Sekretaris Perdagangan Amerika.

Jokowi salah mengartikan Secretary of Commerce sebagai Sekretaris Perdagangan. Padahal AS biasa memakai istilah sekretaris sebagai padanan menteri. Rocky menilai Presiden tidak diberitahu para pembantunya dengan baik sehingga tidak paham dengan istilah yang lazim ada di Amerika. “Seolah Presiden tidak mengerti tentang kebiasaan tata negara Amerika yang menggunakan kata Secretary sebagai Menteri,” ujar Rocky dalam video yang diunggah di YouTube Rocky Gerung Official, Sabtu (14/5/2022).

Filsuf jebolan Universitas Indonesia (UI) ini menyayangkan kesalahan elementer itu. Menurut Rocky, hal-hal sederhana tersebut ikut menunjukkan kapasitas geopolitik Indonesia, khususnya Presiden Jokowi. “Nanti Secretary of States bisa-bisa diartikan jadi Sekretaris Luar Negeri, padahal itu adalah Menteri Luar Negeri. Hal-hal dasar begini dilihat dunia,” ujar Rocky.

Dia mengatakan Jokowi mestinya datang dengan profil tinggi sebagai pemimpin ASEAN. Namun faktanya Indonesia kini justru terpuruk secara ekonomi hingga geopolitik. Hal tersebut, imbuh dia, membuat Indonesia masih dipandang rendah oleh sejumlah negara. “Indonesia memang bangsa yang besar, tapi kapasitas politik internasionalnya kecil sekali,” kritik Rocky.

Rocky tak ambil pusing apabila Istana nantinya meng-counter pernyataannya tersebut. Dia justru heran apabila pihak Istana terus membela membabi-buta Jokowi setelah melakukan kesalahan elementer dalam hubungan geopolitik.

Menurut Rocky, orang di lingkaran Presiden mestinya bisa langsung meluruskan kesalahan Jokowi saat berpidato di Negeri Paman Sam. “Buat apa sih bantah-membantah. Koreksi saja yang dimaksud Presiden adalah menteri, yang dalam tradisi Amerika disebut secretary.

Dalam pidato di Capitol Hill, Washington DC, AS, Kamis (12/5/2022), Jokowi turut menyoroti perang yang terjadi di Ukraina. Saat itu hadir Ketua Dewan Perwakilan AS, Nancy Pelosi, Anggota Kongres AS dan pemimpin negara-negara ASEAN.

Jokowi menilaii perang di Ukraina telah berdampak pada ekonomi dunia termasuk kenaikan harga pangan, energi, dan inflasi. “Perang menciptakan tragedi kemanusiaan yang luar biasa dan berdampak terhadap ekonomi global," kata Presiden Jokowi dalam keterangan resmi Biro Pers Sekretariat Presiden, dikutip dari Antara, Jumat (13/5/2022).

Kontributor : Alan Aliarcham

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Singgung Era SBY-Jokowi, Purbaya: Mesin Ekonomi Kita Pincang 20 Tahun Terakhir

Singgung Era SBY-Jokowi, Purbaya: Mesin Ekonomi Kita Pincang 20 Tahun Terakhir

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:50 WIB

80 Persen Rudal Jarak Jauh Amerika Serikat Terkuras di Perang Iran

80 Persen Rudal Jarak Jauh Amerika Serikat Terkuras di Perang Iran

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:07 WIB

Purbaya Ungkap Alasan Utang ke China lewat Panda Bond, Lebih Murah dari Amerika

Purbaya Ungkap Alasan Utang ke China lewat Panda Bond, Lebih Murah dari Amerika

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Gugatan Tarif Impor Trump Resmi Diajukan 25 Negara Bagian AS

Gugatan Tarif Impor Trump Resmi Diajukan 25 Negara Bagian AS

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:07 WIB

Makin Runyam, Donald Trump Kembali Klaim Ambil Alih Hak Tarif Pelayaran Selat Hormuz

Makin Runyam, Donald Trump Kembali Klaim Ambil Alih Hak Tarif Pelayaran Selat Hormuz

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:37 WIB

Jokowi Dinobatkan sebagai Sesepuh oleh 9 Raja Timor

Jokowi Dinobatkan sebagai Sesepuh oleh 9 Raja Timor

Video | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Yield SBN Naik hingga 7,14 Persen, Purbaya Salahkan Konflik Timur Tengah

Yield SBN Naik hingga 7,14 Persen, Purbaya Salahkan Konflik Timur Tengah

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi

Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Sebut Jokowi Master yang Merusak, Anthony Budiawan: Dia 'Beli' Orang untuk Mendukungnya

Sebut Jokowi Master yang Merusak, Anthony Budiawan: Dia 'Beli' Orang untuk Mendukungnya

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:43 WIB

Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru

Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×