facebook

Menilik Fakta Menarik Candi Borobudur, Candi Buddha Terbesar di Indonesia dan Lokasi Perayaan Hari Waisak

Rifan Aditya
Menilik Fakta Menarik Candi Borobudur, Candi Buddha Terbesar di Indonesia dan Lokasi Perayaan Hari Waisak
fakta menarik candi borobudur (Freepik)

Salah satu fakta menarik Candi Borobudur adalah dibangun pada abad ke-8 dan 9 sekitar tahun 800 masehi pada masa pemerintahan dinasti Syailendra.

Suara.com - Tahukah Anda bahwa Candi Borobudur yang terletak di Magelang, Jawa Tengah adalah Candi Buddha terbesar di Indonesia? Lalu apa saja fakta menarik Candi Borobudur tersebut? 

Candi Borobudur ini juga menjadi lokasi utama perayaan Hari Raya Waisak setiap tahunnya. Tidak hanya kaya akan nilai sejarah, tetapi Candi Borobudur juga memiliki pesona keindahan arsitektur yang khas bergaya Candi Buddha. Maka dari itu, ada beberapa fakta menarik Candi Borobudur yang perlu anda ketahui. 

Bahkan, Candi yang didirikan pada masa pemerintahan Dinasti Syailendra pada Kerajaan Mataram Kuno ini adalah situs arkeologi candi Buddha yang terbesar di dunia. Berikut ini adalah sejumlah fakta menarik Candi Borobudur yang mungkin belum Anda ketahui. 

1. Didirikian pada masa pemerintahan Dinasti Syailendra

Baca Juga: Sebelum Puncak Perayaan Waisak, Ini Tradisi Kuno Umat Buddha di Vihara Tanah Putih Kota Semarang

Candi Borobudur dibangun pada abad ke-8 dan 9 sekitar tahun 800 masehi pada masa pemerintahan dinasti Syailendra, penganut agama Buddha Mahayana. Menurut prasasti Karangtengah, Candi Borobudur dibandung pada 824 masehi oleh Raja Samaratungga ketika masa Wangsa Syailendra, di mana pembangunan Candi Borobudur selesai pada 874 masehi oleh Ratu Prabudawardhani, putri Samaratungga. 

2. Memiliki ukuran tapak candi sangat luas

Petugas Balai Konservasi Borobudur (BKB) menyemprotkan air saat membersihkan abu vulkanik erupsi gunung Merapi di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Senin(22/6/2020).  [ANTARA FOTO/Anis Efizudin]
Petugas Balai Konservasi Borobudur (BKB) menyemprotkan air saat membersihkan abu vulkanik erupsi gunung Merapi di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Senin(22/6/2020). [ANTARA FOTO/Anis Efizudin]

Candi Borobudur memiliki ukuran tapak Candi yang sangat luas, ukurannya 123 x 123 meter persegi. Sementara itu, tinggi Candi Borobudur adalah 35,40 meter, yang terdiri dari 504 patung Buddha, 72 stupa terawang, dan 1 stupa induk.

3. Ditemukan kembali oleh Thomas Stamford Raffles

Sempat terkubur selama berabad-abad, Candi Borobudur ditemukan kembali pada 1814 oleh Gubernur Jenderal Inggris Thomas Stamford Raffles saat sedang berada di Pulau Jawa. Pada saat tengah mengadakan kegiatan di Semarang dan mendapatkan informasi di daerah Kedu telah ditemukan susunan batu bergambar, lantas ia mengutus seseorang untuk membersihkannya.

Baca Juga: Umat Buddha di Tanjung Selor Gelar Ritual Pradaksina Peringati Hari Raya Waisak 2566 BE

Ditemukannya Candi Borobudur kemudian diumumkan dan diperkenalkan lewat buku. Setelah itu, serentak Candi Borobudur terkenal di dunia karena terdiri dari tumpukan batu-baru yang berukuran besar. 

Komentar