Pria Curhat PKL Anak Sekolah di Hotel, Kerja Hingga Belasan Jam Upah Cuma Rp 10 Ribu Perhari

Dany Garjito, Fita Nofiana

Senin, 16 Mei 2022 | 13:39 WIB
Pria Curhat PKL Anak Sekolah di Hotel, Kerja Hingga Belasan Jam Upah Cuma Rp 10 Ribu Perhari
Ilustrasi hotel. (Pixabay)

Suara.com - Seorang pengguna media sosial bercerita tentang pengalaman hotel yang mempekerjakan anak sekolah dengan upah rendah. 

Mempekerjakan dalam konteks ini adalah PKL atau Praktik Kerja Lapangan. Anak sekolah terutama mereka yang dari SMK memang ditugaskan sekolah untuk PKL di sebuah tempat usaha atau instansi pemerintah. 

Dalam hal ini, seorang pengguna Facebook menceritakan soal PKL hotel yang bekerja dengan jam terlalu panjang namun hanya digaji Rp 10.000 sehari di Bekasi. 

"Intinya hotel ini mempekerjakan anak-anak PKL tanpa dibayar atau dengan upah harian yang sangat minim (sekitar 10ribu rupiah/hari," tulis akun Facebook Andi Wenas  

Setiap hari, siswa PKL bekerja secara rutin kurang lebih 10 jam per hari. 

"Bahkan di unit tertentu di hotel itu, berjalan pola kerja 12 sampai 13 jam/hari secara rutin pula dengan ketentuan 5 hari kerja 1 hari libur," imbuhnya. 

"Sangat jauh melebihi ketentuan Depnaker untuk pekerja dewasa yg profesional dan berupah penuh," tambahnya lagi. 

Ilustrasi kerja. (PIxabay/lukasbieri)
Ilustrasi kerja. (PIxabay/lukasbieri)

Tak hanya itu, beberapa siswa malah disebut bekerja di jam yang tak wajar untuk PKL. Anak-anak sekolah itu banyak ditempatkan di shift kerja sore hingga tengah malam. 

"Mereka diperlakukan layaknya karyawan dewasa yang profesional," tulis akun tersebut. 

baca juga

"Padahal, mereka hanya anak-anak PKL yang tujuannya hanya untuk mendapatkan pengalaman dalam konteks belajar, bukan bekerja mencari upah," imbuhnya. 

Menurut akun tersebut, bahkan hotel yang mempekerjakan PKL itu adalah hotel bintang 4. 

Anak PKL juga dipekerjakan dengan SOP yang tidak sesuai standar.  

"Penyimpangannya terkait proses pembersihan kamar tidur dan kamar mandi tamu. Sangat tidak higenis," tulis akun tersebut. 

Ilustrasi Kerja. (Pexels/energepic.com)
Ilustrasi Kerja. (Pexels/energepic.com)

"Jadi, anak-anak itu bukannya diajarkan cara menerapkan teori yang diperoleh di sekolahnya (SMK program Perhotelan) dengan baik dan benar, tapi malah diajarkan cara-cara yang ngawur, bahkan cara untuk menipu tamu hotel," tambahnya. 

Menurut akun tersebut, PKL di hotel ini berjalan dengan sepengetahuan pihak sekolah dan sudah bertahun-tahun. 

"Pihak sekolah blak-blakan mengatakan lebih mengutamakan kerjasama dan menjaga hubungan baik dengan hotel daripada memastikan anak didiknya menjalankan PKL dengan baik dan benar," ungkap akun tersebut. 

Pemilik akun berharap unggahannya segera mendapatkan perhatian dari KPAD Kota Bekasi, Dinas Pendidikan, dan berbagai pihak berwenang lainnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Basri Rase Bantah Cuti Usai Libur Lebaran, AH: Kalau Tidak Cuti Artinya kan Bolos

Basri Rase Bantah Cuti Usai Libur Lebaran, AH: Kalau Tidak Cuti Artinya kan Bolos

Kaltim | Minggu, 15 Mei 2022 | 20:00 WIB

4 Budaya Buruk di Tempat Kerja yang Wajib Dihindari, Jangan Ikut-ikutan!

4 Budaya Buruk di Tempat Kerja yang Wajib Dihindari, Jangan Ikut-ikutan!

Your Say | Minggu, 15 Mei 2022 | 14:11 WIB

Telkom Jadi BUMN Pertama yang Peroleh Sertifikasi Great Place to Work

Telkom Jadi BUMN Pertama yang Peroleh Sertifikasi Great Place to Work

News | Minggu, 15 Mei 2022 | 12:23 WIB

Terkini

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

×