facebook

Bantah Formula E Bikin Buntung, Jakpro Beberkan Keuntungan untuk Ancol

Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih
Bantah Formula E Bikin Buntung, Jakpro Beberkan Keuntungan untuk Ancol
Penampakan trek balap mobil listrik Formula E di Ancol, Jakarta Utara. (Suara.com/Fakhri)

Pihak penyelenggara angkat bicara soal Formula E yang dianggap bakal membuat rugi Ancol karena menggratiskan masuk semua wahana.

Suara.com - Pihak penyelenggara angkat bicara soal Formula E yang dianggap bakal membuat rugi Ancol karena menggratiskan masuk semua wahana. Ajang balap mobil listrik ini disebut akan memberikan keuntungan bagi Ancol.

Vice Managing Director Formula E Gunung Kartiko mengatakan, pihaknya dalam kerja sama antara PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dengan Ancol menggunakan skema business to bussiness (B2B). Meski keduanya adalah BUMD, ia menyatakan tidak ada yang rugi karena balapan ini.

"Nggak merugi. Karena ini B2B. Tidak ada kita sama-sama milik Pemprov, kita murni B2B," ujar Gunung dalam konferensi pers di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Kamis (19/5/2022).

Keuntungan pertama yang didapat Ancol, kata Gunung, dalam bentuk pembayaran. Gunung menyebut penyelenggara membayar kepada Ancol atas tiap orang yang datang untuk menonton Formula E dan ke wahana.

Baca Juga: Sirkuit Formula E di Ancol Tak Bisa Digunakan untuk Balapan F1, Ini Alasannya

Namun, ia tak mau menyebutkan berapa jumlah rinci uang yang dibayarkan begitu juga detail kerja samanya.

Selain itu, Ancol juga disebutnya mendapatkan keuntungan dari segi konstruksi. Lantaran, Formula E salah satu bagian kawasan Ancol yang dulunya merupakan lokasi pembuangan lumpur kini telah dijadikan sirkuit balapan.

"Ada (pembayaran ke Ancol). Ada lah. Untunglah pasti. Keuntungan itu selain bentuknya kontrak, kita bisa liat ini area apa dulunya? Daerah lumpur," kata Gunung.

Ketua Panitia Pelaksana Formula E, Ahmad Sahroni juga menyebut sisi lain keuntungan yang didapatkan Ancol, yakni sorotan dari negara lain karena menggelar akang Internasional.

"Skala bisnis tidak mungkin merugi. Tapi mendapatkan keuntungan lebih itu nggak mungkin karena baru tahap awal. Ada step by step. Pelaku usaha lihat yang penting konstruksi event jalan sesuai harapan dan aturan sesuai formula E. Tampak dunia, 140 negara menonton seharian. Itu bagian dari branding," pungkasnya.

Baca Juga: Panitia Sampai Temui Erick Thohir Agar BUMN Mau Menjadi Sponsor Formula E

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menganggap Taman Impian Jaya Ancol bakal tekor karena menggelar Formula E. Pasalnya, pembeli tiket penonton dapat gratis mengakses ke seluruh wahana Ancol dalam satu hari.

Komentar