Kasus Lansia 78 Tahun Tewas Dianiaya Oknum Brimob, Komnas HAM Pertanyakan Keberadaan Aparat Di PT Huadi Nickel Alloy

Bangun Santoso, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 20 Mei 2022 | 08:29 WIB
Kasus Lansia 78 Tahun Tewas Dianiaya Oknum Brimob, Komnas HAM Pertanyakan Keberadaan Aparat Di PT Huadi Nickel Alloy
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam. [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Nasib nahas menimpa seorang pria lanjut usia atau lansia 78 tahun bernama Nurul Sali. Ia dilaporkan tewas diduga dianiaya seorang oknum anggota Brimob di area pabrik smelter PT Huadi Nickel Alloy, Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyoroti kasus tersebut. Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam mempertanyakan mengapa seorang anggota Brimob bisa berada di area pabrik tersebut.

"Yang pertama kenapa ada Brimob jaga pabrik di sana? Apakah itu resmi? Kalau resmi, argumentasinya apa? Apakah itu proyek strategi? Apakah tidak? Nah itu harus dijelaskan, kenapa ada Brimob di sana," kata Anam saat ditemui wartawan di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (19/5/2022).

Pertanyaan itu menurut Anam sangat penting untuk dijelaskan, mengingat tugas kepolisian seharusnya mengayomi masyarakat.

"Kan disebut polisi lalu lintas tempatnya di jalan raya, kalau Brimob pasti di kesatuannya. Kenapa kok ada menjaga ini (pabrik)? Seandainya kalau kita andaikan menjaga di sana, pasti tidak ada kekerasan yang dilakukan oleh Brimob," ujar Anam.

Kepada Kapolda Sulawesi Selatan, Komnas HAM meminta agar dikirimkan Propam ke lokasi untuk menyelidiki kasus tersebut.

"Saya kira ini harus menjadi perhatian Pak Kapolda, minimal Kapolda harus mengirim Propam untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi. Selain soal korbannya, juga soal keberadaan Brimob nya di sana. Kenapa ada brimob ada di pabrik itu?" ujar Anam.

Dia juga menegaskan, kasus dugaan penganiayaan tersebut bakal menjadi perhatian Komnas HAM.

"Yang kedua memang yang kami sesalkan itu, kok ada kekerasan di sana, dan kami akan pantau kasus ini," ucap Anam.

baca juga

Sebelumnya, Direktur Eksekutif WALHI Sulsel Muhammad Al Amin mengatakan, PT Huadi Nickel Alloy adalah pihak yang paling bertanggung jawab atas kematian Nuru Sali (78 tahun), warga Desa Papangloe, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Menurut Amin, kejadian penganiayaan tersebut terjadi di sekitar area PT Huadi Nickel Alloy.

Selain itu, menurut informasi yang berhasil dihimpun WALHI Sulsel, peristiwa penganiayaan terhadap Nuru terjadi saat dirinya sedang memulung.

"Tidak ada yang dapat membenarkan penganiayaan yang mengakibatkan korban tewas. Bagi kami ini sudah kategori pembunuhan. Dan siapa pun pelakunya, PT Huadi Nickel Alloy adalah pihak yang paling bertanggung jawab atas kematian korban tersebut," tegas Amin dalam rilisnya.

Atas peristiwa tersebut, lanjut Amin, WALHI Sulsel mendesak kegiatan pabrik pengolahan nikel PT Huadi Nickel Alloy dihentikan. Direktur Utama perusahaan tersebut juga harus diberi sanksi berat.

Selain itu, Kepala Kepolisian Daerah Sulsel juga diminta menarik seluruh Anggota Brimob dari PT Huadi.

"Walaupun pelakunya diduga oknum polisi, namun Direktur Utama PT Huadi Nickel Alloy juga harus diperiksa dan dihukum. Selain itu kami mendesak Bupati Bantaeng dan Gubernur Sulsel untuk segera mencabut izin operasi PT Huadi Nickel Alloy di Kecamatan Pajukukang, Bantaeng," tambahnya.

Respons Polda Sulawesi Selatan

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Kombes Pol Komang Suartana mengatakan, tiga anggota polisi yang mengamankan pelaku saat mencuri di PT Huadi Nickel Alloy sedang diperiksa. Tepatnya di Desa Papan Loe, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

"Sedang dalam penyelidikan. Ada tiga (oknum Brimob) yang diperiksa," ujar Komang, Kamis, 19 Mei 2022.

Ia menjelaskan Nurul Sali dan satu orang lainnya kedapatan mencuri di perusahaan tersebut. Saat tertangkap basah, mereka melarikan diri.

Namun saat dikejar, Nuru terjatuh. Saat itu juga ia dinyatakan meninggal dunia.

Namun keluarga menduga Nuru dianiaya karena sejumlah luka di bagian tubuhnya.

"Terjatuh dan meninggal dunia karena sudah berumur," kata Komang.

Komang mengaku jasad Nurul sudah dibawa ke Biddokes Rumah Sakit Bhayangkara untuk diautopsi. Nantinya hasil autopsi yang akan membuktikan apakah ada kesalahan Standar Operasional Prosedur (SOP) saat penangkapan atau tidak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Pengeroyokan di Jember, Sholeh Tewas Dituduh Maling

Kasus Pengeroyokan di Jember, Sholeh Tewas Dituduh Maling

Malang | Kamis, 19 Mei 2022 | 22:30 WIB

Sebut Sering Bohong, Irjen Napoleon Bantah Pernyataan M. Kece Soal Ancaman Bunuh Keluarga

Sebut Sering Bohong, Irjen Napoleon Bantah Pernyataan M. Kece Soal Ancaman Bunuh Keluarga

News | Kamis, 19 Mei 2022 | 20:28 WIB

Polisi Tangkap Komplotan Pencuri Motor Modus Korban Penganiayaan di Jakarta Barat

Polisi Tangkap Komplotan Pencuri Motor Modus Korban Penganiayaan di Jakarta Barat

News | Kamis, 19 Mei 2022 | 17:27 WIB

Gawat! Oknum Polisi Diduga Aniaya Selingkuhan, Ini Persoalannya

Gawat! Oknum Polisi Diduga Aniaya Selingkuhan, Ini Persoalannya

Sumut | Kamis, 19 Mei 2022 | 16:46 WIB

Komnas HAM: Penyelesaian Kasus HAM Berat Masa Lalu Tergantung Kemauan dari Presiden

Komnas HAM: Penyelesaian Kasus HAM Berat Masa Lalu Tergantung Kemauan dari Presiden

News | Kamis, 19 Mei 2022 | 15:55 WIB

Pelajar Dipukul Pakai Potongan Besi, Keluarga Geruduk Rumah Pelaku di Natar

Pelajar Dipukul Pakai Potongan Besi, Keluarga Geruduk Rumah Pelaku di Natar

Lampung | Kamis, 19 Mei 2022 | 15:09 WIB

Kakak Adik di Pamekasan Cekcok, Saling Lempar Batu Berujung Sabetan Pedang

Kakak Adik di Pamekasan Cekcok, Saling Lempar Batu Berujung Sabetan Pedang

Jatim | Kamis, 19 Mei 2022 | 15:03 WIB

Terkini

Pulihkan Ekosistem Pascakarhutla, UGM Dorong Restorasi Berbasis Sains

Pulihkan Ekosistem Pascakarhutla, UGM Dorong Restorasi Berbasis Sains

News | Senin, 02 November 2026 | 11:32 WIB

ANTM Akui Akan Ambil Alih Tambang Emas di Nabire Papua

ANTM Akui Akan Ambil Alih Tambang Emas di Nabire Papua

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:30 WIB

Sidang Kasus Pemerasan dan TPPU, Pengusaha Tan Kian hingga Ferry Boboho Bersaksi Lawan Eks Jampidsus

Sidang Kasus Pemerasan dan TPPU, Pengusaha Tan Kian hingga Ferry Boboho Bersaksi Lawan Eks Jampidsus

News | Senin, 02 November 2026 | 11:30 WIB

Ulasan Film Mawang: Jangan Sebut Namanya, Petaka Pelanggaran Pantangan Adat

Ulasan Film Mawang: Jangan Sebut Namanya, Petaka Pelanggaran Pantangan Adat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 11:30 WIB

7 Kandungan Skincare yang Perlu Dikenali untuk Membantu Mengatasi Flek Hitam

7 Kandungan Skincare yang Perlu Dikenali untuk Membantu Mengatasi Flek Hitam

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 11:29 WIB

BPS Umumkan Inflasi Oktober 2026 Sentuh 0,22%, Cabai Merah Jadi Biang Kerok

BPS Umumkan Inflasi Oktober 2026 Sentuh 0,22%, Cabai Merah Jadi Biang Kerok

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:28 WIB

Longsor Terjang Eco Park Pelaga Bali, Dua Orang Dilaporkan Tertimbun

Longsor Terjang Eco Park Pelaga Bali, Dua Orang Dilaporkan Tertimbun

Bali | Senin, 02 November 2026 | 11:25 WIB

Geger Kanopi Kopdes Merah Putih Cibarusah Ambruk, Netizen: Sebelum Beroperasi Kena Azab

Geger Kanopi Kopdes Merah Putih Cibarusah Ambruk, Netizen: Sebelum Beroperasi Kena Azab

News | Senin, 02 November 2026 | 11:23 WIB

Rumah Murah Rp100 Juta di Purwarkarta Mulai Serah Terima Unit

Rumah Murah Rp100 Juta di Purwarkarta Mulai Serah Terima Unit

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:21 WIB

7 Rekomendasi Sepatu Olahraga dan Kasual Harga Rp500 Ribu - Rp1 Juta

7 Rekomendasi Sepatu Olahraga dan Kasual Harga Rp500 Ribu - Rp1 Juta

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 11:20 WIB

×