facebook

Profil Ramos Horta, Presiden Kelima Timor Leste, Peraih Nobel Perdamaian Hingga Pernah Mau Dibunuh

Pebriansyah Ariefana
Profil Ramos Horta, Presiden Kelima Timor Leste, Peraih Nobel Perdamaian Hingga Pernah Mau Dibunuh
Presiden terpilih Timor Leste José Ramos Horta menjawab pertanyaan saat wawancara di kawasan Pantai Largo de Lecidere, Dili, Timor Leste, Selasa (17/5/2022). ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Ramos Horta tokoh kemerdekaan Timor Leste dari Indonesia.

Suara.com - Ramos Horta atau atau José Ramos-Horta resmi terpilih kembali dan menjadi Presiden Ke-5 Timor Leste setelah Restorasi Kemerdekaan Timor Leste. Berikut profil Ramos Horta.

Dalam pidato pelantikannya, Ramos-Horta menyampaikan bahwa dirinya tidak hanya merepresentasikan masyarakat yang memberi suara untuk dirinya, tetapi ia menjadi presiden untuk merepresentasikan seluruh masyarakat Timor Leste.

Ia menegaskan bahwa dirinya berkomitmen untuk melindungi, menaati, serta menegakkan Konstitusi Timor Leste sebagai dasar dari hukum dengan nilai-nilai yang mencerminkan identitas bangsa sebagaimana yang telah disepakati oleh masyarakat Timor Leste.

Ramos-Horta menyampaikan beberapa isu global, seperti situasi perekonomian dunia, gejolak geopolitik, kerja sama bilateral, multilateral, dan regional, situasi demokrasi, perkembangan teknologi dalam administrasi pemerintahan hingga terkait energi dan pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga: Tak Hanya Singapura, Ini Daftar Negara yang Pernah Melarang UAS Masuk

Ia kembali menegaskan bahwa menjadi anggota ASEAN merupakan tujuan dari strategi nasional Timor Leste pada masa dirinya menjabat sebagai presiden.

Pelantikan yang diselenggarakan pada Kamis (19/5) malam hingga Jumat dini hari ini dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia Mahfud MD yang mewakili Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Timor Leste Okto Dorinus.

José Ramos-Horta secara resmi dinyatakan sebagai pemenang Pemilihan Umum 2022 Timor Leste setelah melewati putaran kedua dan melawan Presiden Petahana Timor Leste Francisco "Lu Olo" Guterres.

Meskipun Ramos-Horta merupakan calon presiden independen, Presiden Pertama Timor Leste dan Ketua Partai Kongres Nasional Rekonstruksi Timor (Congresso Nacional de Reconstrução de Timor/CNRT) Xanana Gusmão memberikan dukungan kepada Ramos-Horta.

Selanjutnya, Ramos-Horta berhasil memenangkan pemilihan umum dengan perolehan 62,09 persen suara, sedangkan Lu Olo mendapat 37,91 persen suara, menurut data Badan Administrasi Pemilihan.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Presiden terpilih Timor Leste Jos Ramos Horta

Sebelum terpilih menjadi Presiden Timor Leste untuk periode 2022-2027, Ramos-Horta sudah pernah terpilih menjadi Presiden Timor Leste pada periode 2007-2012. Dengan demikian, periode ini merupakan periode kedua bagi Ramos-Horta untuk menjabat sebagai seorang presiden.

Komentar