Tingkatkan Kapasitas Tenaga Pendidik PAUD, Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Gandeng Ubaya

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Sabtu, 21 Mei 2022 | 17:31 WIB
Tingkatkan Kapasitas Tenaga Pendidik PAUD, Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Gandeng Ubaya
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati membuka kegiatan pengabdian masyarakat Prodi Magister Psikologi Sains di Pendopo Graha Majatama.(SuaraJatim/Zen Arifin)

Suara.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto terus berupaya memberikan pelayanan pengasuhan anak usia dini yang holistik integratif. Salah satu caranya adalah melakukan kerja sama dengan Universitas Surabaya (Ubaya) Prodi Magister Psikologi Sains.

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengatakan, semua sisi kebutuhan anak usia dini harus dipenuhi. Salah satunya terpenuhinya pertumbuhan sosial emosi pada anak sejak usia dini. Dia meyakini, kerja sama ini dapat meningkatkan kapasitas tenaga pendidik guna menghadapi masa literasi dan perkembangan sosio emosi anak usia dini.

"Para guru ini memiliki peran yang sangat besar. Bahwa apa yang dilakukan guru pada anak-anak dan perilaku guru disadari atau tidak akan memberikan pengaruh kepada anak-anak yang menghabiskan sebagian besar waktunya dengan guru pada saat proses belajar," kata Ikfina di Pendopo Graha Majatama, Sabtu, (21/5/2022).

Kata Ikfina, perkembangan sosio emosi pada manusia, selain pendidikan orang tua namun juga tidak bisa lepas dari pendidikan yang diterima saat masih usia dini di sekolah. Untuk itu sangat penting bagi tenaga pendidik memahami karakteristik pada diri setiap anak-anak.

"Hari ini khusus kita mengundang pendidik anak usia dini untuk memahami terkait perkembangan sosial anak. Proses normalnya itu bagaimana, apa saja yang mempengaruhi, ketika terjadi gangguan itu tanda-tandanya apa dan kemudian apa yang harus dilakukan," imbuhnya.

Menurut Ikfina, gangguan yang dialami pada anak-anak, akan selalu membekas hingga mereka dewasa. Sehingg, lanjut Ikfina pembangunan sosio emosi yang baik pada anak usia dini tentunya akan menghasilkan karakteristik manusia yang baik pula, begitu pun sebaliknya.

"Jadi hari ini itu semacam evaluasi tapi juga ada semacam peningkatan kapasitas untuk tenaga pendidik. Dari hasil evaluasi ini nantinya akan ada tindak lanjut kerjasama dengan Prodi Magister Psikologi Sains Ubaya," jelas Ikfina.

Bupati Ikfina Fahmawati dan Kepala Dindik Kabupaten Mojokerto Ardi Sepdianto memantau langsung diskusi problem soulving tenaga pendidik anak usia dini didampingi tim Prodi Magister Psikologi Sains Ubaya. (SuaraJatim/Zen Arifin)
Bupati Ikfina Fahmawati dan Kepala Dindik Kabupaten Mojokerto Ardi Sepdianto memantau langsung diskusi problem soulving tenaga pendidik anak usia dini didampingi tim Prodi Magister Psikologi Sains Ubaya. (SuaraJatim/Zen Arifin)

Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini menuturkan, kerja sama dengan Prodi Magister Psikologi dan Sains Ubaya ini sebenarnya tidak hanya soal peningkatan tenaga pendidik dalam perkembangan sosio emosi anak usia dini. Namun juga terkait dengan pendidikan praliterasi.

"Kita tahu anak usia dini itu belum saatnya diajarkan baca tulis tetapi para pendidik harus menyiapkan dia untuk mempunyai kemampuan dia untuk praliterasi dan itu ada tahapannya. Sehingga ketika dia masuk pada masa literasi dia sudah siap, kemudian yang kedua hari ini terkait dengan perkembangan sosio emosi anak-anak," ucap Ikfina.

Dari kedua evaluasi yang dilakukan ini nantinya akan dijadikan sebuah media yang akan dirumuskan oleh tim dari Ubaya guna menghasilkan metode pendidikan anak usia dini yang sesuai untuk Kabupaten Mojokerto. Dari rumusan itu, tim Ubaya akan memberikan pendidikan peningkatan kapasitas tenaga pendidik anak usia dini di Bumi Majapahit.

"Jadi nanti dari Ubaya akan menghasilkan trainer, dan trainer itu yang akan kita tindak lanjuti agar bisa menularkan kepada semua lembaga pendidikan anak usia dini yang ada di Mojokerto. Jadi nanti ada dua TOT, yakni praliterasi dan sosio emosi anak-anak usia dini," kata Ikfina.

Ikfina berharap, dari kegiatan ini menghasilkan output yang maksimal. Sebab, pemantauan perkembangan sosio emosi pada anak ini sangat sangat berpengaruh terhadap sumber daya manusia khususnya di Kabupaten Mojokerto. Untuk itu diperlukan peningkatan kapasitas tenaga pendidik agar perkembangan sosio emosi anak bisa bisa lebih baik.

"Para guru ini kita harapkan menjadi agen perubahan untuk para orang tua. Karena apa, saat ini mungkin banyak orang tua yang belum paham, pentingnya peran mereka terhadap emosi sosial pada anak-anak," tukas Ikfina.

Sementara itu, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 400 tenaga pendidik anak usia dini dari KBTK, PAUD, SPS, serta IGRA baik secara offline maupun online. Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih 4 jam ini juga dipantau langsung Plt Kepala Dindik Kabupaten Mojokerto Ardi Sepdianto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecelakaan Maut Tol Surabaya-Mojokerto, Mabes Polri Turun Tangan Investigasi Kasus

Kecelakaan Maut Tol Surabaya-Mojokerto, Mabes Polri Turun Tangan Investigasi Kasus

Jatim | Selasa, 17 Mei 2022 | 11:30 WIB

Tak Ada Jejak Pengereman, Bus Tabrak Guardrail Sebelum Kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto

Tak Ada Jejak Pengereman, Bus Tabrak Guardrail Sebelum Kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto

Malang | Selasa, 17 Mei 2022 | 10:20 WIB

14 Orang Tewas Dalam Kecelakaan Bus Maut, Gubernur Khofifah Terpukul

14 Orang Tewas Dalam Kecelakaan Bus Maut, Gubernur Khofifah Terpukul

Malang | Selasa, 17 Mei 2022 | 09:18 WIB

4 Rest Area Tol Mojokerto yang Bisa Disinggahi untuk Istirahat, Jangan Sampai Ngantuk saat Berkendara

4 Rest Area Tol Mojokerto yang Bisa Disinggahi untuk Istirahat, Jangan Sampai Ngantuk saat Berkendara

Otomotif | Selasa, 17 Mei 2022 | 09:01 WIB

Kisah 4 Keluarga Bu Titis, Liburan Sama-sama, Berakhir di Pembaringan Satu Liang Lahat

Kisah 4 Keluarga Bu Titis, Liburan Sama-sama, Berakhir di Pembaringan Satu Liang Lahat

Jatim | Selasa, 17 Mei 2022 | 09:05 WIB

Petaka Bus PO Ardiansyah Di Tol Mojokerto: Pulang Wisata, Kecelakaan, 14 Penumpang Tewas

Petaka Bus PO Ardiansyah Di Tol Mojokerto: Pulang Wisata, Kecelakaan, 14 Penumpang Tewas

News | Selasa, 17 Mei 2022 | 08:50 WIB

Terkini

Polisi Buru Pelaku Utama Pendorong Pria hingga Tewas dari Lantai Dua Tempat Biliar

Polisi Buru Pelaku Utama Pendorong Pria hingga Tewas dari Lantai Dua Tempat Biliar

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:48 WIB

Pengeroyok Dico di Biliar Grogol Diciduk! Dua Pelaku Ternyata Masih Bocah di Bawah Umur

Pengeroyok Dico di Biliar Grogol Diciduk! Dua Pelaku Ternyata Masih Bocah di Bawah Umur

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:45 WIB

Makan Gratis Tak Boleh Sekadar Kenyang, Wajib Jadi Senjata Pamungkas Hapus Kemiskinan!

Makan Gratis Tak Boleh Sekadar Kenyang, Wajib Jadi Senjata Pamungkas Hapus Kemiskinan!

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:30 WIB

Kasus Tambang Ilegal dan TPPU, Bareskrim Polri Sita Pabrik Pemurnian Emas PT SJU di Sidoarjo

Kasus Tambang Ilegal dan TPPU, Bareskrim Polri Sita Pabrik Pemurnian Emas PT SJU di Sidoarjo

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:18 WIB

Sadis! Pemuda Tewas di Biliar Grogol Sengaja Dijatuhkan dari Lantai 2 usai Cekcok Mabuk Miras

Sadis! Pemuda Tewas di Biliar Grogol Sengaja Dijatuhkan dari Lantai 2 usai Cekcok Mabuk Miras

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:13 WIB

Modal Rp5 Miliar Tagih Rp44 Miliar, Tiga ASN Kemendag Didakwa Korupsi Gerobak Rp39 M

Modal Rp5 Miliar Tagih Rp44 Miliar, Tiga ASN Kemendag Didakwa Korupsi Gerobak Rp39 M

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:02 WIB

Viral Bocah 6 Tahun di Jakpus Pingsan Tersengat Listrik, Polisi Usut Dugaan Perundungan

Viral Bocah 6 Tahun di Jakpus Pingsan Tersengat Listrik, Polisi Usut Dugaan Perundungan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 18:47 WIB

Tito Karnavian Siap 'Tempur' Bahas RUU Pemilu: Apa Pun Skenarionya Kami Siap

Tito Karnavian Siap 'Tempur' Bahas RUU Pemilu: Apa Pun Skenarionya Kami Siap

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 18:41 WIB

Mahasiswa Jaksel Turun ke Jalan, Desak Copot Menkeu dan Tolak Kenaikan BBM

Mahasiswa Jaksel Turun ke Jalan, Desak Copot Menkeu dan Tolak Kenaikan BBM

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 18:40 WIB

Ketua Harian Dekranas Tri Tito: Publikasi yang Baik Kunci Memperluas Gaung Kerajinan Nasional

Ketua Harian Dekranas Tri Tito: Publikasi yang Baik Kunci Memperluas Gaung Kerajinan Nasional

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 18:34 WIB