Sikat HP Modus Gerebek Warga di Cilandak, Nasib Polisi Gadungan usai Pingsan Gegara Hajar 'Polisi Tidur'

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Minggu, 22 Mei 2022 | 14:19 WIB
Sikat HP Modus Gerebek Warga di Cilandak, Nasib Polisi Gadungan usai Pingsan Gegara Hajar 'Polisi Tidur'
Ilustrasi polisi gadungan. [Bantennews/Istimewa]

Suara.com - Kapolsek Cilandak Kompol Multazam memastikan pelaku pencurian handphone bermodus polisi gadungan di Gandaria Selatan melakukan aksinya seorang diri. Kekinian pelaku berinisial W (44) tersebut masih dirawat intensif di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. 

"Terduga pelaku masih dalam perawatan intensif di RS Polri Kramat Jati. Kami utamakan adalah keselamatan jiwa," kata Multazam saat dikonfirmasi, Minggu (22/5/2022).

Menurut Multazam, detail daripada kasus ini kekinian masih dalam tahap penyelidikan. Sebab terduga pelaku belum bisa diambil keterangannya.

"Unit Laka lantas Satlantas Jakarta Selatan terlibat olah TKP di lokasi jatuhnya terduga pelaku. Karena yang bersangkutan mengalami laka lantas sebelum diamankan petugas dan warga," katanya. 

Viral Aksi Modus Gerebek

Polisi gadungan sebelumnya dilaporkan terjatuh dan berhasil ditangkap warga usai mencuri handphone di Jalan Madrasah 1, Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan. Peristiwa ini terekam kamera hingga videonya viral di media sosial. 

Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram, @merekamjakarta. Dalam keterangannya disebut terjadi pada Sabtu (22/5/2022) sekitar pukul 19.40 WIB.

"Maling handphone pura-pura jadi polisi berpangkat Iptu tertangkap warga setelah terjatuh akibat hantam polisi tidur," tulis @merekamjakarta seperti dikutip Suara.com, Minggu (22/5/2022).

Merujuk keterangan yang sama, polisi gadungan tersebut berinisial W (44). Aksi ini awalnya dilakukan pelaku di Jalan Cipete Raya.

baca juga

"Pelaku disebut sempat menunjukkan kartu anggota Polri palsu dengan pangkat Iptu untuk meyakinkan korbannya," imbuhnya.

Dalam aksinya, W disebut menggunakan modus seakan-akan sedang melakukan penggerebekan. Selanjutnya dia meminta handphone milik korban dengan alasan untuk membantu koordinasi saat melakukan penggerebekan. 

"Kemudian pelaku menyuruh korban bersama temannya untuk berjaga di titik yang telah ditunjuk. Saat itulah pelaku membawa kabur handphone milik korban," jelas @merekamjakarta.

Selanjutnya, korban yang sadar jika anggota polisi tersebut gadungan pun melakukan pengejaran dibantu warga sekitar. Pelaku yang mengendarai sepeda motor akhirnya terjatuh usai menghantam polisi tidur. 

"W sempat tak sadarkan diri," ungkapnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Polisi Gadungan Mengaku Anggota Polresta Bogor Kota Masuk Babak Baru

Kasus Polisi Gadungan Mengaku Anggota Polresta Bogor Kota Masuk Babak Baru

Bogor | Jum'at, 13 Mei 2022 | 21:35 WIB

Diculik Polisi Gadungan Sehari Semalam, Begini Kondisi Terkini Bocah SD Asal Tangsel

Diculik Polisi Gadungan Sehari Semalam, Begini Kondisi Terkini Bocah SD Asal Tangsel

Jakarta | Jum'at, 13 Mei 2022 | 17:03 WIB

Viral Video Warga Usir Satu Keluarga Keluar dari Desa Gara-gara Berkomplot Jadi Polisi Gadungan

Viral Video Warga Usir Satu Keluarga Keluar dari Desa Gara-gara Berkomplot Jadi Polisi Gadungan

Sumbar | Jum'at, 13 Mei 2022 | 09:24 WIB

Viral, Pria Mengaku Anggota Polresta Bogor Kota Tertangkap Basah Polisi Asli

Viral, Pria Mengaku Anggota Polresta Bogor Kota Tertangkap Basah Polisi Asli

Bogor | Jum'at, 13 Mei 2022 | 09:23 WIB

Terkini

Edukasi Pencegahan KDRT: FH UNY Gandeng 'Aisyiyah Sewon Utara Perkuat Relasi Keluarga Sakinah

Edukasi Pencegahan KDRT: FH UNY Gandeng 'Aisyiyah Sewon Utara Perkuat Relasi Keluarga Sakinah

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:15 WIB

Hunian Dekat Alam, Cara Baru Menikmati Hidup di Tengah Padatnya Kota

Hunian Dekat Alam, Cara Baru Menikmati Hidup di Tengah Padatnya Kota

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:13 WIB

iCAR Indonesia Perluas Jangkauan Dealer di Kawasan Bisnis Jakarta

iCAR Indonesia Perluas Jangkauan Dealer di Kawasan Bisnis Jakarta

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Truk Hantam 3 Motor di JLS Salatiga, 1 Orang Tewas

Truk Hantam 3 Motor di JLS Salatiga, 1 Orang Tewas

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:08 WIB

5 Lip Cream Wardah yang Tahan Lama dan Tidak Bikin Bibir Kering Sesuai Review

5 Lip Cream Wardah yang Tahan Lama dan Tidak Bikin Bibir Kering Sesuai Review

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:04 WIB

Resiliensi Kedaulatan Pangan Bahari & Sinergi Regenerasi Komunitas Desa Les

Resiliensi Kedaulatan Pangan Bahari & Sinergi Regenerasi Komunitas Desa Les

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:03 WIB

Jakarta Punya Aturan Baru: Pembangunan 30 Tahun ke Depan Tak Boleh Rusak Lingkungan

Jakarta Punya Aturan Baru: Pembangunan 30 Tahun ke Depan Tak Boleh Rusak Lingkungan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Gubernur Khofifah Terima Anugerah Bintang LVRI di Peringatan Hari Veteran Nasional 2026

Gubernur Khofifah Terima Anugerah Bintang LVRI di Peringatan Hari Veteran Nasional 2026

Jatim | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Paspor Dicabut, Tanah Air Ikut Hilang: Jejak Eksil 1965 oleh Martin Aleida

Paspor Dicabut, Tanah Air Ikut Hilang: Jejak Eksil 1965 oleh Martin Aleida

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Sampel Organ Sutrimo Diteliti di Laboratorium: Makan Waktu 2 hingga 3 Pekan

Sampel Organ Sutrimo Diteliti di Laboratorium: Makan Waktu 2 hingga 3 Pekan

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:59 WIB

×