Alasan KPK Vs Novel Baswedan Soal Tak Bisa Tangkap Harun Masiku Hingga Kini

Agatha Vidya Nariswari

Selasa, 24 Mei 2022 | 14:01 WIB
Alasan KPK Vs Novel Baswedan Soal Tak Bisa Tangkap Harun Masiku Hingga Kini
Harun Masiku. [dokumentasi demokrasi]

Suara.com - Keberadaan mantan politikus PDI Perjuangan (PDIP), Harun Masiku, kini masih menjadi misteri. Sejak ditetapkan sebagai buronan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dua tahun lalu, hingga saat ini jejaknya sama sekali tak terendus. Sang koruptor masih bebas berkeliaran yang membuat publik geram.

Sebelumnya, KPK telah memberikan beberapa alasan hingga kini pihaknya belum menangkap Harun Masiku. Begitu pula dengan eks penyidik senior KPK, Novel Baswedan yang membeberkan alasan KPK dahulu tidak bisa menangkap Harun Masiku. 

Alasan KPK

KPK era Firli Bahuri mengklaim telah melakukan sejumlah upaya untuk menangkap Harun Masiku. KPK menyebut sang koruptor tidak lagi di Tanah Air dan telah kabur ke luar negeri.

“Hanya saja karena tempatnya bukan di dalam (negeri), kami mau ke sana juga bingung. Pandemi sudah berapa tahun,” kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto saat jumpa pers, di Gedung KPK, Jakarta, akhir tahun lalu.

KPK telah memasang red notice terhadap Harun Masiku kepada Interpol. Melalui red notice tersebut, KPK mengumumkan pencarian Harun Masiku di negara-negara internasional sebagai buronan. Meski demikian, KPK hingga kini belum memaparkan detiail negara mana saja yang memberikan respon terhadap red notice tersebut.

Singapura menjadi salah satu negara yang diduga menjadi tempat persembunyian sang buronan. KPK telah menjalin ekstradisi Indonesia-Singapura untuk menangkap Harun Masiku.

“Kami sangat gembira dengan adanya perkembangan yang terakhir adalah dibuka apa perjanjian ekstradisi, kesepakatan kedua belah negara, nah ini yang jadi masalah mudah-mudahan perlintasan sudah mulai dibuka,” imbuh Karyoto.

KPK sendiri dikabarkan telah menggelar operasi penggeledahan rumah Harun Masiku untuk menemukan petunjuk keberadaannya. Ketua Dewas KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean, membenarkan adanya penggeledahan beberapa tempat yang berhubungan dengan sang koruptor.

baca juga

“Kami pantau memang benar bahwa KPK telah melakukan penggeledahan di beberapa titik-titik dalam rangka mencari Harun Masiku," kata Tumpak di Gedung KPK Lama C-1, Kuningan, Jakarta Selatan, Januari 2022 lalu.

Eks penyidik KPK, Novel Baswedan mengaku pernah menawarkan diri untuk diikutsertakan dalam pencarian sosok koruptor tersebut. Namun KPK mengklaim bahwa mereka tidak pernah dihubungi Novel. KPK menyatakan membuka pintu jika Novel ingin dilibatkan dalam pencarian Harun Masiku.

“Dia punya nomor telepon saya kalau memang itu mau menawarkan, silahkan kami membuka pintu kalau memang mau berkolaborasi,” imbuh Karyoto.

Alasan Novel Baswedan soal KPK dulu tak bisa menangkap Harun Masiku

Mantan penyidik KPK, Novel Baswedan, pun angkat bicara soal Harun Masiku yang seakan sulit ditangkap pada KPK eranya maupun KPK di masa Firli Bahuri. Dalam cuitannya, Novel membeberkan alasan kenapa dahulu pihaknya belum dapat menangkap buronan kakap tersebut.

“Terkait dengan buronan Harun Masiku, ada yang bertanya kenapa ketika kami di KPK tidak ditangkap, dan sekarang kami mengkritik Firli dkk. Walaupun sebenarnya semua sudah terungkap di media selama ini, tapi bagus juga bila digambarkan agar jelas,” cuit Novel Baswedan.

Melalui cuitannya, Novel Baswedan kemudian membeberkan beberapa alasan mengapa dahulu KPK tidak bisa menangkap Harun Masiku.

"Setidaknya ada 3 hal penting yg menjadi masalah: 1. Pada saat tim KPK melakukan OTT terhadap kasus tsb, tim KPK diintimidasi oleh oknum tertentu dan Firli dkk diam saja.

“Kedua, tim yang melakukan penangkapan tersebut dilarang untuk yang melakukan penyidikan (barangkali karena dianggap tidak bisa dikendalikan). Sekarang orang-orang tersebut telah sukses disingkirkan oleh Firli dkk,” urai Novel.

Kontributor : Alan Aliarcham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Novel Baswedan Blak-blakan Alasan KPK Dulu Tak Bisa Tangkap Harun Masiku

Novel Baswedan Blak-blakan Alasan KPK Dulu Tak Bisa Tangkap Harun Masiku

News | Selasa, 24 Mei 2022 | 10:25 WIB

KPK Ajak Masyarakat Buru Harun Masiku, Netizen: Nanti Ditangkap, Dipenjara Hanya Dua Tahun

KPK Ajak Masyarakat Buru Harun Masiku, Netizen: Nanti Ditangkap, Dipenjara Hanya Dua Tahun

Sumsel | Senin, 23 Mei 2022 | 18:22 WIB

Harun Masiku Belum Ditangkap sejak Januari 2020, KPK: yang Tahu Segera Lapor!

Harun Masiku Belum Ditangkap sejak Januari 2020, KPK: yang Tahu Segera Lapor!

Riau | Senin, 23 Mei 2022 | 14:26 WIB

Lapor Jika Tahu Keberadaan Harun Masiku, KPK: Jangan hanya Bicara di Ruang Publik

Lapor Jika Tahu Keberadaan Harun Masiku, KPK: Jangan hanya Bicara di Ruang Publik

Lampung | Senin, 23 Mei 2022 | 13:32 WIB

2 Tahun Bebas Berkeliaran, KPK Kini Minta Bantuan Masyarakat Tangkap Buronan Harun Masiku

2 Tahun Bebas Berkeliaran, KPK Kini Minta Bantuan Masyarakat Tangkap Buronan Harun Masiku

News | Senin, 23 Mei 2022 | 12:39 WIB

Jubir KPK: Siapa Pun yang Tahu Keberadaan Harun Masiku Segera Lapor

Jubir KPK: Siapa Pun yang Tahu Keberadaan Harun Masiku Segera Lapor

News | Senin, 23 Mei 2022 | 12:10 WIB

Terkini

Sepatu Lari Lebih Baik Pas atau Longgar? Ini Tips Bebas Cedera dari Dokter Ortopedi

Sepatu Lari Lebih Baik Pas atau Longgar? Ini Tips Bebas Cedera dari Dokter Ortopedi

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 17:13 WIB

Pilihan Mobil Bekas Harga Rp 70 Jutaan

Pilihan Mobil Bekas Harga Rp 70 Jutaan

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 17:10 WIB

Bisalunas Rilis Formula Pelunasan Pinjol Tanpa Utang Baru

Bisalunas Rilis Formula Pelunasan Pinjol Tanpa Utang Baru

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 17:09 WIB

Ketangguhan UMKM dan Negara yang Terlalu Nyaman dengan Krisis

Ketangguhan UMKM dan Negara yang Terlalu Nyaman dengan Krisis

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 17:00 WIB

Pengedar Sabu Asal Madura Dicokok di Surabaya Demi Nyabu Gratis

Pengedar Sabu Asal Madura Dicokok di Surabaya Demi Nyabu Gratis

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 16:52 WIB

Jangan Asal Empuk! Ini Beda Sneakers Olahraga dan Kasual yang Sering Salah Dianggap Sama

Jangan Asal Empuk! Ini Beda Sneakers Olahraga dan Kasual yang Sering Salah Dianggap Sama

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 16:52 WIB

3 Tahun Hidup Serumah dengan Predator: Evakuasi Buaya 2,7 Meter di Balam Berlangsung Dramatis

3 Tahun Hidup Serumah dengan Predator: Evakuasi Buaya 2,7 Meter di Balam Berlangsung Dramatis

Lampung | Sabtu, 26 September 2026 | 16:47 WIB

Sambut Fase Baru Karier, Video Musik Terbaru Jackson Wang Direkam Pakai iPhone

Sambut Fase Baru Karier, Video Musik Terbaru Jackson Wang Direkam Pakai iPhone

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 16:43 WIB

Manfaat Batu Kristal Rose Quartz dan Amethyst di Kamar, Bikin Tidur Lebih Nyenyak?

Manfaat Batu Kristal Rose Quartz dan Amethyst di Kamar, Bikin Tidur Lebih Nyenyak?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 16:43 WIB

&Team Terjebak dalam Pertarungan Hasrat dan Naluri di Lagu Baru, Good Boy

&Team Terjebak dalam Pertarungan Hasrat dan Naluri di Lagu Baru, Good Boy

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 16:33 WIB

×