Rusia akan Pertimbangkan Bangun Kembali Hubungan dengan Barat

Siswanto

Selasa, 24 Mei 2022 | 14:15 WIB
Rusia akan Pertimbangkan Bangun Kembali Hubungan dengan Barat
Presiden Vladimir Putin Umumkan Daftar Negara Musuh Rusia (Pixabay/DimitroSevastopol)

Suara.com - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menegaskan Moskow akan mempertimbangkan tawaran dari Barat untuk membangun kembali hubungan dan menentukan apakah itu diperlukan.

Dalam sesi tanya jawab di sebuah acara di Moskow pada Senin (23/5), Lavrov mengatakan negara-negara Barat telah mendukung kebencian terhadap Rusia atau "russophobia" sejak Rusia melancarkan serangannya ke Ukraina---yang digambarkan oleh Moskow sebagai "operasi militer khusus".

"Jika mereka (Barat) ingin menawarkan sesuatu dalam hal melanjutkan hubungan, maka kami akan mempertimbangkan dengan serius apakah kami akan membutuhkannya atau tidak," kata Lavrov, mengutip transkrip di situs Kementerian Luar Negeri Rusia.

Menurut dia, Rusia sedang berusaha untuk menggantikan barang-barang yang diimpor dari negara-negara Barat dan di masa depan, hanya akan bergantung pada negara-negara "yang dapat diandalkan" yang tidak terikat pada Barat.

Lavrov menyampaikan keluhan terhadap negara-negara Barat yang katanya bertekad untuk mengubah aturan hubungan internasional yang merugikan Rusia.

"Kita harus berhenti bergantung dengan cara apa pun pada pasokan segala sesuatu dari Barat untuk memastikan pengembangan sektor-sektor yang sangat penting bagi keamanan, ekonomi, atau lingkungan sosial tanah air kita," ujar dia.

Membenarkan tindakannya, Moskow mengatakan serangannya berusaha untuk mendemiliterisasi Ukraina setelah apa yang digambarkannya sebagai kudeta yang diilhami Barat pada tahun 2014 yang mewujudkan nasionalisme ekstrem dan mengusir presiden yang bersahabat dengan Rusia.

Lavrov mengatakan tujuan Moskow sekarang adalah untuk lebih mengembangkan hubungan dengan China.

"Sekarang Barat telah mengambil 'posisi diktator', hubungan ekonomi kami dengan China akan tumbuh lebih cepat," kata Lavrov.

baca juga

"Selain pendapatan langsung untuk anggaran negara, ini adalah kesempatan untuk mengembangkan (Rusia) bagian timur jauh dan timur Siberia."

China, kata dia, memiliki teknologi informasi dan komunikasi "yang sama sekali tidak kalah dengan Barat.

"Banyak hal di sini akan memastikan keuntungan bersama," tutur dia.

Lavrov mengatakan Rusia akan mengandalkan "hanya diri kita sendiri dan negara-negara yang telah membuktikan diri mereka dapat diandalkan".

"Jika negara-negara Barat berubah pikiran dan mengusulkan beberapa bentuk kerja sama, maka kita dapat memutuskan," kata dia.

Sumber: Reuters/Antara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menlu Rusia Curiga NATO Ancang-ancang Masuk ke Kawasan Asia-Pasifik

Menlu Rusia Curiga NATO Ancang-ancang Masuk ke Kawasan Asia-Pasifik

News | Kamis, 08 Desember 2022 | 09:17 WIB

Moskow Bantah Menlu Rusia Sergei Lavrov Dibawa ke RS Setelah Tiba di Bali

Moskow Bantah Menlu Rusia Sergei Lavrov Dibawa ke RS Setelah Tiba di Bali

News | Senin, 14 November 2022 | 17:32 WIB

Menlu Rusia Sergey Lavrov Tiba di Bali Minggu Malam

Menlu Rusia Sergey Lavrov Tiba di Bali Minggu Malam

News | Minggu, 13 November 2022 | 19:40 WIB

5 Fakta Menlu Rusia Walk Out dari KTT G20, Tak Terima Invasi Selalu Dibahas

5 Fakta Menlu Rusia Walk Out dari KTT G20, Tak Terima Invasi Selalu Dibahas

News | Selasa, 12 Juli 2022 | 07:58 WIB

Putin Belum Jelas, Menlu Rusia Sergei Lavrov Pastikan Hadiri Pertemuan G20 Di Bali

Putin Belum Jelas, Menlu Rusia Sergei Lavrov Pastikan Hadiri Pertemuan G20 Di Bali

News | Rabu, 29 Juni 2022 | 08:25 WIB

Terkini

Sudah Lewat Delapan Gubernur, Pramono Targetkan Jalan Tembus Pasar Minggu Tuntas 2027

Sudah Lewat Delapan Gubernur, Pramono Targetkan Jalan Tembus Pasar Minggu Tuntas 2027

News | Senin, 14 September 2026 | 10:54 WIB

Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin

Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 10:52 WIB

7 Cara Efektif Mencegah Nyamuk Masuk Rumah, Sederhana tapi Sering Dilupakan

7 Cara Efektif Mencegah Nyamuk Masuk Rumah, Sederhana tapi Sering Dilupakan

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 10:51 WIB

Kelangkaan BBM Meluas, IESR Sebut Ketahanan Energi Cuma di Atas Kertas

Kelangkaan BBM Meluas, IESR Sebut Ketahanan Energi Cuma di Atas Kertas

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:49 WIB

6 Rekomendasi Sepeda MTB Full Suspension Termurah di Bawah Rp4 Juta untuk Pemula

6 Rekomendasi Sepeda MTB Full Suspension Termurah di Bawah Rp4 Juta untuk Pemula

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:48 WIB

Maudy Ayunda Dituding Main Aman, Netizen Sindir Telak: Lulusan Stanford tapi Memalukan

Maudy Ayunda Dituding Main Aman, Netizen Sindir Telak: Lulusan Stanford tapi Memalukan

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 10:44 WIB

Noda Tinta di Pakaian Susah Hilang? Ini Cara Membersihkannya Tanpa Merusak Kain

Noda Tinta di Pakaian Susah Hilang? Ini Cara Membersihkannya Tanpa Merusak Kain

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 10:43 WIB

Houthi Kusai Garis Pantai Laut Merah, Bab el-Mandeb Bisa Senasib Selat Hormuz

Houthi Kusai Garis Pantai Laut Merah, Bab el-Mandeb Bisa Senasib Selat Hormuz

News | Senin, 14 September 2026 | 10:42 WIB

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:39 WIB

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:38 WIB

×