Houthi Kusai Garis Pantai Laut Merah, Bab el-Mandeb Bisa Senasib Selat Hormuz

Pebriansyah Ariefana

Senin, 14 September 2026 | 10:42 WIB
Houthi Kusai Garis Pantai Laut Merah, Bab el-Mandeb Bisa Senasib Selat Hormuz
Ekspansi Houthi di Laut Merah memaksa negara Teluk mempertimbangkan diplomasi langsung dengan Iran demi stabilitas ekonomi. (Media Houthi)
baca 10 detik
  • Penguasaan Houthi di Selat Bab el-Mandeb mengancam jalur ekspor minyak utama Arab Saudi.

  • Kerugian ekonomi dan keengganan AS mendorong negara Teluk membuka diplomasi langsung dengan Iran.

  • Posisi geografis strategis Houthi memberi Teheran daya tawar tinggi dalam peta geopolitik global.

Suara.com - Keberhasilan kelompok Houthi menguasai pulau-pulau strategis di sekitar Selat Bab el-Mandeb memaksa negara-negara Teluk menghadapi pilihan sulit antara menanggung kerugian ekonomi atau membuka diplomasi dengan Iran.

Kondisi ini mengubah peta kekuatan kawasan sekaligus memperkuat posisi tawar Teheran dalam konfrontasi global.

"Penguasaan Houthi atas pulau-pulau strategis di dekat Bab el-Mandeb adalah pengubah permainan," kata analis Timur Tengah Fawaz Gerges, dikutip dari CNA, Senin (14/9/2026).

Ilustrasi lokasi Laut Merah dan Selat Hormuz (Gemini AI)
Ilustrasi lokasi Laut Merah dan Selat Hormuz (Gemini AI)

"Ini mengubah keseimbangan kekuatan dan memberi mereka daya tawar geopolitik serta geoekonomi yang jauh lebih besar atas Arab Saudi, Teluk, Amerika Serikat, dan perdagangan global."

Langkah kelompok yang bersekutu dengan Iran ini menciptakan titik tekan baru terhadap jalur distribusi energi global.

Penutupan jalur pipa utama Arab Saudi pada Jumat (11/9) akibat serangan balasan membuat pengalihan ekspor minyak dari Selat Hormuz ke Laut Merah tidak lagi aman.

Kombinasi gangguan di Hormuz dan ancaman di Laut Merah sengaja dirancang untuk memicu kenaikan harga minyak serta inflasi dunia.

Strategi tersebut menjepit posisi ekonomi negara-negara Teluk yang selama ini mengandalkan bantuan keamanan dari Washington.

Keputusan Presiden AS Donald Trump yang dilaporkan menolak permintaan Arab Saudi untuk menyerang Houthi kian memperkuat dorongan diplomasi mandiri dengan Teheran.

baca juga

Pertemuan menteri luar negeri negara Teluk dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi di Oman sempat ditunda akibat ketidaksepakatan mengenai syarat negosiasi.

Menteri Luar Negeri Oman Badr Albusaidi mengonfirmasi penundaan agenda yang semula dijadwalkan di Salalah tersebut demi mencapai kesepakatan bersama.

"Kami tetap berkomitmen untuk membina dialog yang mendukung stabilitas dan kerja sama yang berlanjut di wilayah kami," tulis Badr Albusaidi di media sosial X.

Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan telah menggelar pembicaraan positif dengan Putra Mahkota UEA Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan di New Delhi.

"Kami setuju untuk mengesampingkan masa lalu dan menatap masa depan, serta bagaimana kita dapat membangun masa depan bersama," kata Masoud Pezeshkian di sela-sela KTT BRICS.

Kondisi geografi membuat keberadaan Iran di sepanjang jalur energi dan perdagangan utama kawasan menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:43 WIB

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:07 WIB

Iran dan Negara Arab Resmi Rancang Koridor Jalur Pelayaran Baru Selat Hormuz

Iran dan Negara Arab Resmi Rancang Koridor Jalur Pelayaran Baru Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 09:05 WIB

Terkini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:39 WIB

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:38 WIB

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:35 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:33 WIB

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

News | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

News | Senin, 14 September 2026 | 10:28 WIB

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:25 WIB

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Senin, 14 September 2026 | 10:24 WIB

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

×