Jokowi Menawarkan Empat Konsep Menghadapi Semua Bentuk Bencana

Siswanto, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 25 Mei 2022 | 12:29 WIB
Jokowi Menawarkan Empat Konsep Menghadapi Semua Bentuk Bencana
Ilustrasi Bencana Alam. (Pixabay)

Suara.com - Presiden Joko Widodo menawarkan empat konsep resiliensi berkelanjutan kepada dunia sebagai solusi untuk menjawab tantangan risiko sistemik menghadapi semua bentuk bencana, termasuk pandemi.

Pertama, memperkuat budaya dan kelembagaan siaga bencana yang antisipatif, responsif, dan adaptif.

"Pendidikan aman bencana, serta kelembagaan pemerintahan dan sosial yang sinergis dan tanggap terhadap bencana harus menjadi prioritas kita bersama," kata Jokowi saat berpidato di acara Global Platform for Disaster Risk Reduction 2022 di Bali, Rabu (25/5/2022).

Kedua, setiap negara harus berinvestasi dalam sains teknologi dan inovasi, termasuk dalam menjamin akses pendanaan dan transfer teknologi.

Akses pendanaan menjadi isu penting yang mesti negara tangani secara serius, kata Jokowi.

Indonesia menyusun strategi pendanaan dan asuransi bencana dengan membentuk dana bersama serta penggunaan dana pembangunan di tingkat desa melalui dana desa untuk mendukung upaya mitigasi dan kesiapsiagaan.

Ketiga, membangun infrastruktur yang tangguh bencana dan tangguh terhadap perubahan iklim, selain mitigasi infrastruktur fisik, seperti pemecah ombak, waduk dan pembangunan ruang terbuka hijau.

"Perlindungan pada masyarakat kelompok rentan yang bertempat tinggal di wilayah beresiko tinggi harus mendapatkan perhatian serius," tuturnya.

Perlindungan pada masyarakat kelompok rentan yang bertempat tinggal di wilayah beresiko tinggi harus mendapatkan perhatian serius

baca juga

Keempat, Jokowi meminta negara lain harus bisa berkomitmen untuk mengimplementasikan kesepakatan global di tingkat nasional sampai tingkat lokal.

"Saya mengajak seluruh negara untuk berkomitmen dan bersungguh-sungguh untuk mengimplementasikannya," kata dia.

Jokowi menyampaikan pengurangan risiko bencana adalah investasi efektif untuk mencegah kerugian di masa depan. Komitmen Indonesia untuk melaksanakan Kerangka Kerja Sendai serta komitmen internasional lainnya.

"Indonesia juga siap berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam mitigasi bencana. Sebagai negara rawan bencana Indonesia mempunyai akumulasi pengetahuan dan pengalaman yang bisa menjadi pelajaran penting bagi dunia. Tapi Indonesia juga ingin, sangat ingin belajar dari pengalaman internasional," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Wanita di Samarinda Bakar Ruko Gara-gara Gaji Tak Naik, Kerugian Capai Rp1,5 M

Wanita di Samarinda Bakar Ruko Gara-gara Gaji Tak Naik, Kerugian Capai Rp1,5 M

Kaltim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Dari Bibit hingga Panen, Ini Tantangan Petani Sawit Swadaya

Dari Bibit hingga Panen, Ini Tantangan Petani Sawit Swadaya

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Uji Ketahanan Fisik di GBK, Ribuan Pelari Siap Pecah Rekor di JRF 2026

Uji Ketahanan Fisik di GBK, Ribuan Pelari Siap Pecah Rekor di JRF 2026

Sport | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Kenapa Bibir Kering dan Pecah-Pecah Padahal Sudah Banyak Minum?

Kenapa Bibir Kering dan Pecah-Pecah Padahal Sudah Banyak Minum?

Health | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Dear Math, We're Not Friends: Ketika Matematika Tak Lagi Menakutkan

Dear Math, We're Not Friends: Ketika Matematika Tak Lagi Menakutkan

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:48 WIB

Bukan Cuma Cantik, Ini Perubahan Tren Material yang Mulai Dipertimbangkan Pemilik Rumah

Bukan Cuma Cantik, Ini Perubahan Tren Material yang Mulai Dipertimbangkan Pemilik Rumah

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Fitur Personalized Mode Wuling Eksion Hadirkan Karakter Berkendara Sesuai Selera Pengemudi

Fitur Personalized Mode Wuling Eksion Hadirkan Karakter Berkendara Sesuai Selera Pengemudi

Otomotif | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Danantara Buka Peluang Borong Saham BUMN saat IHSG Anjlok

Danantara Buka Peluang Borong Saham BUMN saat IHSG Anjlok

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Hari Santri Tanggal Berapa? Ini Tema dan Logo Resmi Peringatan Tahun 2026

Hari Santri Tanggal Berapa? Ini Tema dan Logo Resmi Peringatan Tahun 2026

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Bagaimana Cara Mengunci Bedak Padat agar Tidak Luntur saat Pakai Masker? Ikuti 7 Tips Ini

Bagaimana Cara Mengunci Bedak Padat agar Tidak Luntur saat Pakai Masker? Ikuti 7 Tips Ini

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:34 WIB

×