Banjir Rob Robohkan Kandang Ayam Petarung di Tuban, Peternak Rugi Rp10 Juta

Chandra Iswinarno | Suara.com

Rabu, 25 Mei 2022 | 19:28 WIB
Banjir Rob Robohkan Kandang Ayam Petarung di Tuban, Peternak Rugi Rp10 Juta
Kandang ayam aduan milik wahyu, Warga Sukolilo Kecamatan/Kabupaten Tuban rusak diterjang banjir rob. [Lis/blokTuban.com]

Suara.com - Ombak besar dan banjir rob yang menerjang pesisir Tuban, Jawa Timur menimbulkan kerugian bagi warga yang berada di kawasan tersebut.

Salah satunya dialami peternak ayam aduan, Wahyu (30). Dia mengemukakan, kandang ayam miliknya tersebot roboh diterjang bencana alam tersebut.

Warga Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban tersebut mengalami kerugian Rp10 juta.

"Untung saya berhasil menyelamatkan semua ayam sebelum kandang roboh," ujar Wahyu kepada BlokTuban.com-jaringan Suara.com pada Rabu (25/5/2022).

Ia mengemukakan, ayam bangkok miliknya sejumlah 15 ekor berhasil diselamatkan. Meski begitu, kerugian materiil yang dideritanya ditaksir mencapai Rp10 juta.

Saat ini, ia menyatakan belum bisa memperbaiki kandang ayamnya karena air laut yang masih pasang.

"Kemarin sempat ada pemerintah desa kesini untuk memfoto lokasi tetapi sampai saat ini belum ada bantuan atau perhatian khusus bagi korban ombak besar ini," katanya.

Untuk diketahui, Tim Pusat data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdatin BPBD) Kabupaten Tuban merilis data akibat dampak banjir rob di Kabupaten Tuban. Dilaporkan dampak banjir terdapat 6 desa dan 172 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Tuban.

"Tim Pusdatin BPBD Kabupaten Tuban melaksanakan pendataan dengan berkoordinasi ke masing masing Kecamatan yang terdampak," kata Kalaksa BPBD Kabupaten Tuban, Sudarmaji melalui rilis resmi, Rabu (25/5/2022).

Berikut laporan rinci jumlah terdampak banjir rob versi BPBD Kabupaten Tuban:

Kecamatan Tuban Kota

  • Jalan Sumur Srumbung Kelurahan Kutorejo: 1 KK
  • Kelurahan Karangsari: 26 KK

Kecamatan Jenu

  • Dusun Jembel Desa Sugihwaras: 25 KK
  • Dusun Maduran Desa Beji: 20 KK

Kecamatan Tambakboyo

  • Desa Gadon: 80 KK

Kecamatan Bancar

  • Desa Margosuko: 20 KK

Jumlah total ada 172 KK yang terdampak banjir rob sepanjang pantai Kabupaten Tuban.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Sebut Tanggul Jebol hingga Timbulkan Banjir Rob di Semarang Karena Minim Perawatan

Pakar Sebut Tanggul Jebol hingga Timbulkan Banjir Rob di Semarang Karena Minim Perawatan

Jawa Tengah | Rabu, 25 Mei 2022 | 17:48 WIB

Penanganan Banjir Rob di Semarang, Dua Tanggul yang Jebol Mulai Tertutup

Penanganan Banjir Rob di Semarang, Dua Tanggul yang Jebol Mulai Tertutup

Jawa Tengah | Rabu, 25 Mei 2022 | 17:13 WIB

5 Penyebab Banjir Rob Seperti yang Terjadi di Wilayah Semarang

5 Penyebab Banjir Rob Seperti yang Terjadi di Wilayah Semarang

News | Rabu, 25 Mei 2022 | 15:44 WIB

Terkini

Imigrasi: WNA Tiongkok Paling Banyak Langgar Aturan

Imigrasi: WNA Tiongkok Paling Banyak Langgar Aturan

News | Senin, 13 April 2026 | 19:11 WIB

Dokter Anak Ingatkan Bahaya Jemur Bayi di Bawah Matahari Terik

Dokter Anak Ingatkan Bahaya Jemur Bayi di Bawah Matahari Terik

News | Senin, 13 April 2026 | 19:06 WIB

Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori

Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori

News | Senin, 13 April 2026 | 18:45 WIB

Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta

Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta

News | Senin, 13 April 2026 | 18:43 WIB

DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna

DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna

News | Senin, 13 April 2026 | 18:38 WIB

Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul

Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul

News | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

News | Senin, 13 April 2026 | 18:15 WIB

Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!

Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!

News | Senin, 13 April 2026 | 18:09 WIB

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan

News | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

News | Senin, 13 April 2026 | 18:00 WIB