facebook

Ridwan Kamil Akan Lebih Lama di Swiss Pantau Pencarian Tubuh Eril di Sungai Aare

Pebriansyah Ariefana
Ridwan Kamil Akan Lebih Lama di Swiss Pantau Pencarian Tubuh Eril di Sungai Aare
Potret Ridwan Kamil bersama putra sulungnya, Emmeril Khan Mumtadz (Instagram/@RidwanKamil)

Ridwan Kamil pun mengajukan perpanjangan cuti selama sepekan.

Suara.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan lebih lama di Swiss untuk memantau pencarian tubuh anaknya, Emmiril Khan Mumtadz atau Eril yang tenggelam di Sungai Aare.

Ridwan Kamil pun mengajukan perpanjangan cuti selama sepekan.

Hingga Sabtu (28/5) tim pencari di Swiss belum menemukan petunjuk mengenai keberadaan Eril, yang hanyut saat berenang di Sungai Aare di Kota Bern, Swiss, pada Kamis (26/5).

"Pak Gubernur nambah cuti sepekan ke depan untuk berada di Swiss, sehingga Beliau kalau ada di daerah kejadian menunggunya pun agak tenang, berbeda kalau Beliau pulang," kata Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum kepada ANTARA pada acara peringatan Hari Lansia Nasional 2022 di Tasikmalaya, Ahad.

Baca Juga: Pencarian Eril di Sungai Aare Hari Ini Bakal Gunakan Sensor yang Mampu Mendeteksi hingga Kedalaman 3 Meter

Uu berharap warga Jawa Barat memaklumi dan tidak mempermasalahkan perpanjangan cuti yang diajukan oleh Gubernur.

"Saya minta pengertian masyarakat, seandainya Pak Gubernur masih berada di luar negeri tidak dijadikan permasalahan seputar kinerja, karena di provinsi ada pejabat yang ada. Ada saya sebagai Plh. Toh saya komunikasi dengan Gubernur tidak ada kendala," katanya.

Uu mengatakan bahwa sampai pagi ini dia juga belum menerima informasi baru mengenai perkembangan upaya pencarian Eril.

"Masih seperti kemarin. Saya belum bisa menjawab karena saya update kemarin," katanya.

Uu mengatakan bahwa Ridwan Kamil mengharapkan doa dari warga serta para pemuka agama untuk keselamatan anak pertamanya.

Baca Juga: Anak Masih Hilang, Ridwan Kamil dan Atalia Bertemu Kepala Kepolisian di Swiss

"Saya WhatsApp Beliau kemarin. Beliau minta doa dari masyarakat Jabar, terutama para kiai dan santri," katanya. (Antara)

Komentar