Mantan Penasihat Keamanan Amerika: Trump Bisa Jadikan Netanyahu Kambing Hitam

Arif Budi

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:10 WIB
Mantan Penasihat Keamanan Amerika: Trump Bisa Jadikan Netanyahu Kambing Hitam
Potret Donald Trump dan Netanyahu. [Ist]
baca 10 detik
  • Mantan Penasihat Keamanan Nasional John Bolton memprediksi Trump akan menyalahkan Netanyahu jika operasi gabungan terhadap Iran gagal.
  • Loyalitas Trump dinilai berdasarkan hasil akhir semata; ia selalu menghindari tanggung jawab atas kegagalan politik strategis.
  • Aliansi erat AS-Israel era Trump bersifat transaksional, kekuatannya bergantung pada hasil kemenangan yang dapat dijual ke publik.

Suara.com - Hubungan yang selama ini tampak mesra antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu diprediksi bisa berbalik menjadi permusuhan.

Mantan Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton meyakini bahwa Trump tidak akan segan menjadikan Netanyahu sebagai kambing hitam jika operasi militer gabungan terhadap Iran berakhir dengan kegagalan.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Newsweek, Bolton yang dikenal sangat memahami pola pikir mantan atasannya itu, membeberkan analisisnya.

Menurutnya, loyalitas Trump tidak pernah didasari oleh ideologi atau persahabatan, melainkan murni pada hasil akhir.

Donald Trump [The White House]
Donald Trump [The White House]

Bagi Donald Trump, dunia ini hanya hitam dan putih yang artinya adalah hanya ada pemenang atau pecundang.

Bolton menjelaskan bahwa Trump memiliki mekanisme pertahanan diri politik yang sangat kuat, di mana ia akan selalu berusaha menjaga citra dirinya bersih dari noda kegagalan dengan cara melimpahkan kesalahan kepada orang lain.

"Saya hampir bisa menjamin bahwa Trump akan menyalahkan Netanyahu. Mengapa? Karena dalam dunianya, tidak ada ruang untuk kegagalan kolektif," ucap John Bolton.

Ia menambahkan, sifat narsistik Trump membuatnya mustahil untuk menerima tanggung jawab atas sebuah kegagalan strategis.

Jika eskalasi militer melawan Iran tidak memberikan hasil yang memuaskan atau lebih buruk lagi, justru merugikan kepentingan AS maka narasi akan dengan cepat diubah.

baca juga

Netanyahu yang selama ini dipuja sebagai sekutu terdekat, bisa dalam sekejap menjadi figur yang paling disalahkan.

Analisis ini membuka tabir di balik aliansi AS-Israel yang selama ini terlihat sangat solid.

Bolton menilai, klaim Trump sebagai presiden paling pro-Israel hanyalah bagian dari sebuah hubungan yang sifatnya transaksional. Ada harga yang harus dibayar atas dukungan Washington.

Jika investasi politik dan militer yang telah digelontorkan tidak menghasilkan sebuah kemenangan yang bisa dijual kepada para pemilih di Amerika, maka aliansi tersebut dengan cepat akan kehilangan nilainya.

Peringatan dari Bolton ini menjadi sebuah pengingat bagi Tel Aviv bahwa dukungan dari Gedung Putih di era Trump adalah pedang bermata dua yang sangat rapuh dan bergantung sepenuhnya pada hasil di medan perang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akhirnya! Rudal Kiamat Iran Meluncur Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait

Akhirnya! Rudal Kiamat Iran Meluncur Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 14:57 WIB

Harga Minyak Bikin AS Ngos-ngosan, Sanksi Rusia akan Diperingan? Ini 5 Faktanya

Harga Minyak Bikin AS Ngos-ngosan, Sanksi Rusia akan Diperingan? Ini 5 Faktanya

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 14:39 WIB

Serangan ke Pulau Mungil Ini Akan Lumpuhkan Iran, Mengapa Belum Dilakukan AS dan Israel?

Serangan ke Pulau Mungil Ini Akan Lumpuhkan Iran, Mengapa Belum Dilakukan AS dan Israel?

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 14:23 WIB

Vladimir Putin Batuk, Amerika Serikat dan Sekutunya Ketar-ketir

Vladimir Putin Batuk, Amerika Serikat dan Sekutunya Ketar-ketir

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 14:22 WIB

Muka Dua Inggris: Ngaku Tak Dukung Serangan AS-Israel tapi Larang Aksi Damai Pro Iran

Muka Dua Inggris: Ngaku Tak Dukung Serangan AS-Israel tapi Larang Aksi Damai Pro Iran

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 14:21 WIB

Terkini

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

News | Senin, 14 September 2026 | 21:23 WIB

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:22 WIB

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Bri | Senin, 14 September 2026 | 21:20 WIB

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 21:12 WIB

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:05 WIB

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 21:02 WIB

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Video | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

×