- Ledakan terjadi di sekitar terminal utama Dubai International Airport akibat dua drone jatuh, melukai empat orang.
- Otoritas Dubai segera mengevakuasi penumpang dan mengaktifkan sistem pertahanan udara merespons insiden drone tersebut.
- Berbagai insiden regional lainnya melibatkan serangan Iran, Israel, dan AS termasuk penargetan sipil dan baku tembak rudal.
Suara.com - Masyarakat dan penumpang dikejutkan dengan ledakan yang terjadi di sekitar terminal utama Dubai International Airport.
Insiden yang diduga berkaitan dengan serangan drone itu membuat otoritas setempat mengambil langkah cepat dengan mengevakuasi penumpang dan mengaktifkan sistem pertahanan udara.
Bahkan akibat ledakan itu, asap hitam terlihat membumbung dari area di sekitar kompleks bandara yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat penerbangan tersibuk di dunia.
Melansir Azernews, Rabu (11/3/2026), Kantor Media Dubai melaporkan bahwa empat orang terluka setelah dua drone jatuh di sekitar bandara Dubai.
Ledakan mengguncang Teheran saat Iran mengatakan pasukan AS dan Israel telah membom hampir 10.000 situs sipil di negara itu, dan menewaskan lebih dari 1.300 warga sipil sejak perang dimulai 11 hari yang lalu.
"Pasukan Israel membom sebuah bangunan di pusat Beirut, menyebabkan kerusakan yang luas," tulis media tersebut.
Hizbullah dan militer Israel saling baku tembak saat rudal Iran memicu sirene di Tel Aviv dan Israel tengah semalam.
Serangan balasan Iran terus berlanjut, dengan Kuwait, Arab Saudi, dan UEA melaporkan pencegatan rudal dan drone dalam beberapa jam terakhir.
Militer AS mengatakan telah menghancurkan 16 kapal penyebar ranjau Iran yang tidak aktif setelah Presiden Donald Trump memperingatkan konsekuensi serius jika aliran minyak melalui Selat Hormuz terganggu.
Baca Juga: Israel Panik: Rumah Benjamin Netanyahu Dijaga Ketat, Pejabat Kabur dan Berebut Rantis