Mengenal Apa Itu Fenomena Bulan Hitam dan Dampaknya Bagi Permukaan Bumi

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Senin, 30 Mei 2022 | 15:24 WIB
Mengenal Apa Itu Fenomena Bulan Hitam dan Dampaknya Bagi Permukaan Bumi
Ilustrasi bulan hitam.Warga Indonesia bisa Saksikan fenomena bulan hitam [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah fenomena antariksa unik bernama bulan hitam akan dialami oleh masyarakat Indonesia pada akhir Mei 2022 sebagaimana yang telah dilaporkan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Lantas, apa yang dimaksud dengan fenomena bulan hitam? Peneliti di Pusat Riset Antariksa BRIN, Andi Pangerang memberikan beberapa definisi ilmiah terhadap fenomena tersebut:

  1. Bulan hitam adalah fase bulan baru yang kedua dalam satu bulan kalender Masehi. Fenomena bulan hitam terhitung sering terjadi karena berlangsung berkala dengan periode 29 bulan.
  2. Bulan hitam adalah fase bulan baru ketiga dalam musim astronomis yang mengandung empat fase bulan baru. Fenomena tersebut terjadi setiap 33 bulan.
  3. Bulan hitam adalah fenomena di mana tidak terdapat fase bulan baru di bulan Februari. Fenomena itu terjadi setiap 19 tahun sekali.
  4. Bulan hitam adalah fase bulan purnama di bulan Februari. Fenomena tersebut terjadi setiap 19 tahun sekali.

Dampak fenomena bulan hitam bagi permukaan bumi

Andi memaparkan salah satu dampak utama fenomena bulan hitam adalah meningginya pasang laut. Maka dari itu, Andi meminta para nelayan untuk tidak melaut saat terjadi fase pasang air laut.

"Sebagaimana fase bulan baru pada umumnya, bulan hitam dapat mengakibatkan naiknya pasang laut dibandingkan hari-hari lainnya ketika konfigurasi Bumi-Bulan-Matahari tidak segaris jika diamati dari atas kutub. Masyarakat diimbau agar tidak melaut saat air laut sedang pasang," ungkap Andi.

Andi juga mengungkapkan bahwa fenomena bulan hitam terjadi dalam jangka waktu berbeda di beda tempat lantaran adanya perbedaan zona waktu. Pada beberapa daerah, ada yang mengalami bulan hitam tripel, ganda, dan ada wilayah yang hanya mengalami bulan hitam sekali saja.

Bulan hitam yang terjadi saat bulan baru kedua dalam perhitungan kalender masehi pernah terjadi di Indonesia pada 31 Oktober 2016 dan 30 Agustus 2019. Sedangkan fenomena bulan hitam akan kembali terjadi pada  31 Desember 2024 dan 30 September 2027.

Indonesia merupakan salah satu daerah yang pernah mengalami bulan baru tripel bersamaan dengan Amerika Serikat dan Kanada bagian timur, yakni pada 2014 silam dan diperhitungkan akan terjadi kembali pada 2033 mendatang.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fenomena Bulan Hitam Bisa Disaksikan di Indonesia pada 30 Mei 2022, Begini Fasenya

Fenomena Bulan Hitam Bisa Disaksikan di Indonesia pada 30 Mei 2022, Begini Fasenya

Sumsel | Minggu, 29 Mei 2022 | 21:49 WIB

Bisa Memicu Naiknya Pasang Laut, Bulan Hitam dapat Disaksikan di Indonesia Akhir Mei 2022

Bisa Memicu Naiknya Pasang Laut, Bulan Hitam dapat Disaksikan di Indonesia Akhir Mei 2022

Jawa Tengah | Senin, 30 Mei 2022 | 07:05 WIB

Indonesia Dilewati Fenomena Bulan Hitam Akhir Mei 2022, Catat Tanggalnya

Indonesia Dilewati Fenomena Bulan Hitam Akhir Mei 2022, Catat Tanggalnya

News | Minggu, 29 Mei 2022 | 17:21 WIB

BRIN Ajak Warga Perbaiki Arah Kiblat Pada 15 Juli 2022

BRIN Ajak Warga Perbaiki Arah Kiblat Pada 15 Juli 2022

News | Minggu, 29 Mei 2022 | 15:06 WIB

BRIN: Seruak Badai Pemicu Banjir Rob Pantura Jawa, Bukan Faktor Astronomis

BRIN: Seruak Badai Pemicu Banjir Rob Pantura Jawa, Bukan Faktor Astronomis

Tekno | Kamis, 26 Mei 2022 | 14:31 WIB

Terkini

Tiga Korban Tewas Penyerangan Masjid San Diego Selamatkan Nyawa 140 Anak

Tiga Korban Tewas Penyerangan Masjid San Diego Selamatkan Nyawa 140 Anak

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:47 WIB

AS Keluar, Rusia Masuk: Intip Pertemuan Xi Jinping dan Putin di Beijing, Terusan Suez Bisa Tak Laku

AS Keluar, Rusia Masuk: Intip Pertemuan Xi Jinping dan Putin di Beijing, Terusan Suez Bisa Tak Laku

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:44 WIB

Bicara di Rapat Paripurna DPR, Prabowo Ingatkan Buruh: Jangan Kau Minta Saja Terus

Bicara di Rapat Paripurna DPR, Prabowo Ingatkan Buruh: Jangan Kau Minta Saja Terus

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:39 WIB

Prabowo: kalau Malaysia Bisa Bikin Izin dalam 2 Minggu, Kenapa Kita 2 Tahun? Memalukan!

Prabowo: kalau Malaysia Bisa Bikin Izin dalam 2 Minggu, Kenapa Kita 2 Tahun? Memalukan!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:24 WIB

Puan Maharani: APBN 2027 Jangan Hanya Kejar Angka PDB, Tapi Harus Ciptakan Lapangan Kerja

Puan Maharani: APBN 2027 Jangan Hanya Kejar Angka PDB, Tapi Harus Ciptakan Lapangan Kerja

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:23 WIB

Jateng Media Summit 2026: Gubernur Luthfi Dorong Media Lokal Bertransformasi

Jateng Media Summit 2026: Gubernur Luthfi Dorong Media Lokal Bertransformasi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:18 WIB

Warga Uganda Dilarang Saling Jabat Tangan, Alasannya Bikin Ngeri

Warga Uganda Dilarang Saling Jabat Tangan, Alasannya Bikin Ngeri

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:17 WIB

Tiap Malam Puluhan Ribu Kapal Berbendera Asing Curi Kekayaan Indonesia, Prabowo Bakal Tindak Tegas

Tiap Malam Puluhan Ribu Kapal Berbendera Asing Curi Kekayaan Indonesia, Prabowo Bakal Tindak Tegas

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:12 WIB

Usai Izin Minum Kopi di Paripurna, Prabowo Pakai Kacamata Cek Fraksi Gerindra: Ada yang Tidur Nggak?

Usai Izin Minum Kopi di Paripurna, Prabowo Pakai Kacamata Cek Fraksi Gerindra: Ada yang Tidur Nggak?

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:08 WIB

Puan Maharani: DPR Akan Evaluasi KEM-PPKF RAPBN 2027 yang Dibacakan Prabowo pada 4 Juni

Puan Maharani: DPR Akan Evaluasi KEM-PPKF RAPBN 2027 yang Dibacakan Prabowo pada 4 Juni

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:58 WIB