Mengulik Sejarah Rumah Pengasingan Soekarno di Ende, Tempat Lahir Pancasila

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 01 Juni 2022 | 19:53 WIB
Mengulik Sejarah Rumah Pengasingan Soekarno di Ende, Tempat Lahir Pancasila
Sejarah Rumah Pengasingan Soekarno di Ende (Instagram/@jokowi)

Suara.com - Tepat dihari peringatan Hari Lahir Pancasila, Presiden Joko Widodo atau Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana mengungunjungi salah satu tempat bersejarah perjalanan bangsa Indonesia, pada Rabu (1/6/2022). Tempat bersejarah yang dimaksud yaitu, Rumah Pengasingan Bung Karno yang berlokasi di Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Simak sejarah Rumah Pengasingan Soekarno di Ende berikut. 

Rumah tersebut menjadi saksi perjuangan Ir Soekarno dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Saat berkunjung, Jokowi bersama sang istri berkesempatan untuk melihat berbagai macam barang-barang peninggalan Bung Karno bersama dengan keluarganya. Seperti apa sejarang rumah pengasingan Soekarno di Ende?

Terdapat barang-barang bersejarah mulai dari perabotan rumah, lukisan tangan Bung Karno dan naskah drama sandiwara yang memiliki makna mendalam akan nilai-nilai persahabatan, kerakyatan, dan cintanya terhadap alam.

Sejarah Rumah Pengasingan Soekarno di Ende

Soekarno diasingkan dari rakyat yang mencintainya, teman-teman seperjuangan dan dari keluarganya sejak tanggal 14 Januari 1934 sampai 18 Oktober 1938. 

Belanda mengasingkan Bung Karno atas pertimbangan-pertimbangan yang matang sebelumnya. Mengingat ia adalah tokoh yang sangat berpengaruh dan secara terus terang memperjuangkan sejumlah daerah jajahan Belanda. 

Saat diasingkan di Ende, Bung Karno sempat menyebut tempat itu sebagai "ujung dunia". Pasalnya ia tidak pernah membayangkan bangsa Indonesia dapat merdeka dari penindasan.

Namun dengan tekat dan semangat cinta Tanah Air, dia mampu merubah keadaan. Sehingga, Kabupaten Ende menjadi salah satu titik perjalanan Bung Karno, Pancasila hingga kemerdekaan Indonesia. 

Selama pengasingannya, Bung Karno masih berusaha mengobarkan semangat perjuangan dan juga nasionalisme kepada masyarakat sekitar. Pada awal ia tinggal di Rumah Pengasingan, Bung Karno sempat dijauhi oleh warga karena merasa takut dengan pemerintah Belanda kala itu. 

Kemudian, dia menjadikan taman sebagai tempat untuk melakukan berbagai macam kegiatan selama ia diasingkan di Pulau Ende. Beberapa kegiatan yang dilakukan selama duangsingkan adalah membentuk Sandiwara/Toneel Kalimutu, berdagang, dan berkorespondensi dengan teman-teman seperjuangannya di Pulau Jawa. 

Sepeninggalan Bung Karno di Ende, rumahnya dijadikan “Gedung Arca Museum Bung Karno” atau yang lebih dikenal dengan nama “Situs Bekas Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende”. Masyarakat bersama pemerintah sangat menghargai jasa-jasa Bung Karno. Sehingga mereka berusaha mengumpulkan barang-barang Sorkarno, memugar dan memeliharanya sebagai kenangan yang bersejarah 

Ende merupakan Kota Kabupaten yang terletak di tengah pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia. Pulau dengan luas 2.046, 59 Km2 atau 204.660 Ha ini pada bagian barat diapit oleh Nagekeo, Ngada, Manggarai, dan Manggarai Barat serta pada bagian timur diapit oleh Kabupaten Sikka dan Flores Timur. 

Di wilayah Kabupaten Ende sendiri terdapat dua suku yang mendiami daerah tersebut, yaitu suku Ende dan Suku Lio.

Dalam kehidupan sehari-harinya, suku Lio bermukim di daerah pegunungan. Lokasinya di sekitar wilayah utara Kabupaten Ende. Sedangkan suku Ende bermukim di daerah pesisir yakni pada bagian selatan Kabupaten Ende. 

Wisatawan yang akan berkunjung ke Rumah Pengasingan Soekarno dapat menggunakan transportasi darat, udara dan laut. Beberapa maskapai dapat melayani penerbangan dari Jakarta ke Denpasar dan kemudian menuju Kupang. 

Sedangkan rute laut, dilayani oleh kapal-kapal Pelni dan moda penyeberangan dari ASDP berupa kapal fery reguler atau kapal cepat dari wilayah Kupang.

Sementara, untuk rute darat banyak bus dan travel yang dapat melayani trayek dari Ende ke semua kota di pulau Flores. 

Situs Bersejarah di Ende Selama Pengasingan Soekarno 

1. Pelabuhan 

Pelabuhan Ende menjadi lokasi pertama yang Bung Karno menginjakkan kaki di Pulau Ende. Belanda membawa Bung Karno menggunakan kapal untuk sampai di rumah pengasingannya.

Pelabuhan inilah yang menjadi saksi perjuangan Bung Karno menyebarkan semangat juang kebangsaan dengan mengirimkan surat-surat kepada rekannya melalui kapal yang menyeberang setiap bulannya. 

2. Pos Militer 

Saat pertama kali tiba di Ende, Bung Karno dan keluarganya di bawa oleh beberapa prajurit Belanda menuju sebuah Pesanggrahan yang saat ini menjadi Markas Polisi Militer (POM).

Di pos ini juga Bun Karno harus melapor secara rutin. Ruang gerak Bung Karno dibatasi, ia tidak boleh pergi lebih dari 5 KM dari Ende. 

3. Rumah Pengasingan Bung Karno 

Rumah pengasingan terletak di Jl. Raya Perwira Ukuran, Ambugaga, Kota Raja, Ende Utara, Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT). Situs ini memiliki luas 742,6 m2, dengan ukuran bangunan I : 11,50 m x 9,60 m • Ukuran bangunan II : 12,75 m x 3,5 m. Sementara, ukuran struktur (sumur) : diameter mulut 1,65 m,kedalaman 9,5m. 

4. Taman Bung Karno 

5. Masjid 

6. Katedral 

7. Rumah Pastoran 

8. Gedung Pertunjukan 

9. Toko Dee Leew 

10. Makam Bu Amsi 

Demikian tadi ulasan mengenai sejarah Rumah Pengasingan Soekarno di Ende yang dikunjungi Jokowi bersama Ibu Negara tepat saat peringatan hari Lahir Pancasila. Bagaimana tertarik untuk mengunjunginya?

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Fakta Gang di Ende Dinamai Jadi 'Gang Jokowi', Berawal dari Presiden Blusukan Dadakan

6 Fakta Gang di Ende Dinamai Jadi 'Gang Jokowi', Berawal dari Presiden Blusukan Dadakan

News | Rabu, 01 Juni 2022 | 18:24 WIB

Rayakan Hari Pancasila, Snapchat Rilis Lensa Spesial ke Pengguna Indonesia

Rayakan Hari Pancasila, Snapchat Rilis Lensa Spesial ke Pengguna Indonesia

Tekno | Rabu, 01 Juni 2022 | 18:14 WIB

Pengamat Tanya Jokowi: Kenapa Hari Lahir Pancasila Harus Libur?

Pengamat Tanya Jokowi: Kenapa Hari Lahir Pancasila Harus Libur?

News | Rabu, 01 Juni 2022 | 18:02 WIB

Hari Lahir Pancasila Momen Tepat Dorong Kesetaraan dan Keberagaman di Tempat Kerja

Hari Lahir Pancasila Momen Tepat Dorong Kesetaraan dan Keberagaman di Tempat Kerja

Lifestyle | Rabu, 01 Juni 2022 | 17:56 WIB

Megawati Pernah Minta Jokowi Tutup Semua Pertambangan di Indonesia, Ini Alasannya

Megawati Pernah Minta Jokowi Tutup Semua Pertambangan di Indonesia, Ini Alasannya

Sumbar | Rabu, 01 Juni 2022 | 17:54 WIB

Megawati Ungkap Alasan Tak Hadir Upacara Hari Lahir Pancasila yang Dipimpin Jokowi

Megawati Ungkap Alasan Tak Hadir Upacara Hari Lahir Pancasila yang Dipimpin Jokowi

News | Rabu, 01 Juni 2022 | 15:35 WIB

Terkini

Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal

Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:51 WIB

Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri

Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:10 WIB

Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?

Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol

Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:31 WIB

Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau

Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:57 WIB

Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi

Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:43 WIB

Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri

Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:34 WIB

Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya

Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:12 WIB

Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi

Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:06 WIB

Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi

Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:55 WIB