Apa itu Fenomena Bubble Burst? Dampak PHK Massal Startup

Rifan Aditya

Kamis, 02 Juni 2022 | 07:30 WIB
Apa itu Fenomena Bubble Burst? Dampak PHK Massal Startup
Ilustrasi PHK, dipecat - Apa itu Fenomena Bubble Burst (Pexels)

Suara.com - Fenomena bubble burst kini sedang ramai diperbincangkan oleh warganet. Hal ini berkaitan dengan beberapa perusahaan rintisan atau startup yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal kepada para karyawannya. Lalu apa itu fenomena Bubble Burst?

Fenomena PHK massal oleh Startup ini terjadi dalam kurun waktu sepekan diantaranya adalah Zenius, TaniHub, LinkAja, hingga JD.ID. Sejumlah pihak juga khawatir terhadap PHK massal karena fenomena bubble burst di sektor digital dan teknologi. Untuk tahu lebih banyak apa itu fenomena Bubble Burst, simak penjelasannya berikut

Dilansir dari Investopedia, bubble atau gelembung merupakan siklus ekonomi yang ditandai dengan naiknya nilai pasar dengan cepat, terutama pada harga aset.

Sementara itu inflasi yang cepat berdampak pada penurunan nilai yang cepat atau kontraksi. Biasanya bubble atau gelembung ekonomi ini disebabkan oleh lonjakan harga aset yang didorong dengan perilaku pasar yang tinggi.

Biasanya aset diperdagangkan pada harga atau dalam kisaran harga yang melebihi nilai intrinsik aset. Sementara itu penyebab terjadinya gelembung ini masih diperdebatkan oleh para ekonom. Ada ekonom yang tidak setuju bahwa gelembung terjadi sama sekali berdasarkan harga aset yang sering menyimpang dari nilai intrinsiknya.

Dampak Fenomena Bubble Burst

Terjadinya fenomena ini tentu memiliki dampak. Gelembung ini terjadi setiap harga barang naik jauh di atas nilai riil barang tersebut. Peristiwa ini juga dikaitkan dengan perubahan perilaku investor meski hal ini masih bisa diperdebatkan.

Gelembung pasar ekuitas dan ekonomi dapat menyebabkan sumber daya berubah ke area yang pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat. Sehingga pada akhir gelembung, sumber daya dipindahkan lagi yang menyebabkan harga berkurang.

Sebagai contoh peristiwa bubble burst ini terjadi ketika perusahaan melakukan PHK massal pada perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata. Fenomena PHK massal ini berawal dari pandemi Covid-19 yang melanda dunia.

baca juga

Hal ini berujung dengan pemerintah mengeluarkan aturan untuk melakukan pembatasan perjalanan baik domestik dan mancanegara. Demikian juga industri pariwisata kian kembali bangkit setelah pemerintah melakukan pelonggaran aturan seiring dengan kondisi penurunan kasus penyebaran Covid-19.

Itulah informasi seputar apa itu fenomena Bubble Burst yang melanda industri startup dalam sektor digital dan teknologi di Indonesia.

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri KKP Berharap Tak Ada Startup Kelautan yang PHK Karyawan Besar-besaran

Menteri KKP Berharap Tak Ada Startup Kelautan yang PHK Karyawan Besar-besaran

Tekno | Senin, 30 Mei 2022 | 22:45 WIB

Ekonom Celios Ungkap Lima Penyebab Utama Startup dan E-Commerce PHK Massal

Ekonom Celios Ungkap Lima Penyebab Utama Startup dan E-Commerce PHK Massal

Bisnis | Senin, 30 Mei 2022 | 17:11 WIB

Ekonom: Pemerintah Jangan Anggap Enteng, Ada Efek Domino Dari Lesunya Bisnis E-Commerce

Ekonom: Pemerintah Jangan Anggap Enteng, Ada Efek Domino Dari Lesunya Bisnis E-Commerce

Bisnis | Senin, 30 Mei 2022 | 16:32 WIB

Startup Lakukan PHK Massal Hingga Bangkrut, Pengamat: Lebih Baik Berkembang Perlahan

Startup Lakukan PHK Massal Hingga Bangkrut, Pengamat: Lebih Baik Berkembang Perlahan

Bisnis | Senin, 30 Mei 2022 | 14:39 WIB

PHK Massal di Startup Bakal Merembet ke Berbagai Industri? Begini Faktanya

PHK Massal di Startup Bakal Merembet ke Berbagai Industri? Begini Faktanya

Bisnis | Senin, 30 Mei 2022 | 12:38 WIB

5 Petinggi Grab Mendadak Hengkang, Bukti Bisnis Startup Terancam?

5 Petinggi Grab Mendadak Hengkang, Bukti Bisnis Startup Terancam?

Sumbar | Senin, 30 Mei 2022 | 10:37 WIB

Terkini

Novel Sabtu Bersama Bapak: Hangatnya Pesan Seorang Ayah

Novel Sabtu Bersama Bapak: Hangatnya Pesan Seorang Ayah

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 11:20 WIB

4 Shio yang Mulai Lepas dari Kesepian setelah 19 September 2026, Kembali Temukan Kehangatan

4 Shio yang Mulai Lepas dari Kesepian setelah 19 September 2026, Kembali Temukan Kehangatan

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 11:08 WIB

Prabowo Singgung PAN Bokek di HUT ke-28: Acara Megah, Utang Belum Lunas

Prabowo Singgung PAN Bokek di HUT ke-28: Acara Megah, Utang Belum Lunas

News | Sabtu, 19 September 2026 | 11:00 WIB

Review Film Just Play Dead: Trik Skenario Kematian Palsu yang Penuh Rahasia

Review Film Just Play Dead: Trik Skenario Kematian Palsu yang Penuh Rahasia

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 11:00 WIB

Hanya Berjarak 15 Km dari Rumah, Lansia di Jombang Tewas Jadi Korban Tabrak Lari Truk

Hanya Berjarak 15 Km dari Rumah, Lansia di Jombang Tewas Jadi Korban Tabrak Lari Truk

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 10:58 WIB

Sedih Hutan Terus Terbakar, Prabowo Kantongi 95 Nama Perusahaan Nakal

Sedih Hutan Terus Terbakar, Prabowo Kantongi 95 Nama Perusahaan Nakal

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:53 WIB

Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau

Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 10:49 WIB

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:45 WIB

Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 10:42 WIB

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 10:41 WIB

×