Ayah Pacar Berikan Puluhan Emas Batangan Asal Mau Putus, Tawaran Diterima Pria Ini, Tapi Berakhir Apes

Dany Garjito | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 07 Juni 2022 | 10:33 WIB
Ayah Pacar Berikan Puluhan Emas Batangan Asal Mau Putus, Tawaran Diterima Pria Ini, Tapi Berakhir Apes
Ilustrasi pasangan (Pixabay.com/Free-Photos)

Suara.com - Seoang pria ditawari emas batangan oleh ayah pacar asal mau meninggalkan pacarnya tersebut. Menyanggupi persyaratan, pria tersebut kembali dikejutkan di akhir oleh ayah pacarnya.

Melansir dari laman Eva.vn, seorang pria yang yang tidak mau disebutkan namanya mengaku berpacaran dengan perempuan bernama Ngan selama 8 bulan.

Ngan adalah orang yang tinggal di pusat kota, anak bungsu dari keluarga kaya.

"Latar belakang kami sangat berbeda, saya hanyalah pemuda dari kota kecil yang ingin belajar dan bekerja di kota besar," ungkap pria tersebut.

"Dia cantik, memiliki kepirbadian baik, saya beruntung bisa mendapatkan Ngan," tambahnya.

Ilustrasi pasangan. (Pexels/Katerina Holmes)
Ilustrasi pasangan. (Pexels/Katerina Holmes)

Pria tersebut mengaku bahwa ia menjaga Ngan dengan baik dan mencintai sepenuh hati. Ia kira hubungan mereka bakal lancar hanya karena saling mencintai.

Namun saat hubungan menginjak ke ranah serius, ayah Ngan memberikan kejutan dengan meminta bertemu.

"Aku punya firasat bahwa pertemuan ini tidak baik, aku telah menyiapkan banyak cara untuk memenangkan hatinya, namun siapa sangka di pertemuan itu ayah Ngan tidak menoleh dan memberikan sekotak kayu besar di hadapanku," ungkap pria tersebut.

Ayah dari pacar memberikan sekotak kayu dengan isi 50 batang emas yang bernilai miliaran. Pria tersebut diminta untuk meninggalkan Ngan karena Ngan akan dijodohkan.

Sang ayah juga menyatakan bahwa Ngan memiliki perasaan pada pria yang dijodohkan oleh ayahnya. Emas-emas tersebut diberikan agar si pria bisa membangun hidupnya.

"Di kepala saya dengan cepat menghitung, menimbang lebih banyak, ketika saya putus dengan Ngan saya akan mengambil uang itu untuk beli rumah dan membangun karir," ujar pria itu.

"Saya akhirnya dengan cepat memutuskan untuk mengambil 50 emas batangan tersebut," tambahnya.

Ilustrasi Emas Batangan. (pixabay.com)
Ilustrasi Emas Batangan. (pixabay.com)

Usai bertemu dengan ayah Ngan, pria tersebut mendapatkan telfon dari Ngan.

Ngan marah karena pria tersebut lebih memilih uang daripada dirinya. Ia kemudian memutuskan pria tersebut.

Namun sebelumnya, Ngan menejaskan bahwa emas dari ayahnya adalah palsu, hanya untuk menjebak pria tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Kemunculan Buaya di Penjaringan Jakut, Petugas: Panjangnya Sekitar 3 Meter

Viral Kemunculan Buaya di Penjaringan Jakut, Petugas: Panjangnya Sekitar 3 Meter

Jakarta | Senin, 06 Juni 2022 | 21:48 WIB

Diduga Sedang Kumat, Nenek Ini Ribut dengan Tetangganya, Warganet Fokus ke Perekam Video: Kenapa Nggak Dipisahin?

Diduga Sedang Kumat, Nenek Ini Ribut dengan Tetangganya, Warganet Fokus ke Perekam Video: Kenapa Nggak Dipisahin?

News | Senin, 06 Juni 2022 | 20:50 WIB

Pilu! Teman Perempuan Diduga Diperkosa saat Hari Ulang Tahunnya, Kedua Pelaku Diyakini Tak Merasa Bersalah

Pilu! Teman Perempuan Diduga Diperkosa saat Hari Ulang Tahunnya, Kedua Pelaku Diyakini Tak Merasa Bersalah

Hits | Senin, 06 Juni 2022 | 20:52 WIB

Terkini

Lautan Serap Energi Berlebih, Jadi Ancaman Serius bagi Pangan Global: Kenapa?

Lautan Serap Energi Berlebih, Jadi Ancaman Serius bagi Pangan Global: Kenapa?

News | Jum'at, 03 April 2026 | 12:30 WIB

Pemerintah Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Pemerintah Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

News | Jum'at, 03 April 2026 | 12:16 WIB

Krisis Tambak di Kaltim: Bagaimana Petambak Bisa Bertahan di Tengah Perubahan Iklim?

Krisis Tambak di Kaltim: Bagaimana Petambak Bisa Bertahan di Tengah Perubahan Iklim?

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:53 WIB

Liga Arab Siap Amankan Jalur Minyak Selat Hormuz di Dewan Keamanan PBB Besok

Liga Arab Siap Amankan Jalur Minyak Selat Hormuz di Dewan Keamanan PBB Besok

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:47 WIB

Kolaborasi Pembiayaan Hijau Kian Digenjot, Sasar Kelestarian Hutan dan Ekonomi Petani

Kolaborasi Pembiayaan Hijau Kian Digenjot, Sasar Kelestarian Hutan dan Ekonomi Petani

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:34 WIB

Kajari Karo 'Siap Salah' di DPR, 7 Fakta Kasus Amsal Sitepu yang Divonis Bebas

Kajari Karo 'Siap Salah' di DPR, 7 Fakta Kasus Amsal Sitepu yang Divonis Bebas

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:30 WIB

Momen Kajari Karo Akui Salah di Depan Komisi III DPR Soal Kasus Amsal Sitepu: Siap Salah Pimpinan

Momen Kajari Karo Akui Salah di Depan Komisi III DPR Soal Kasus Amsal Sitepu: Siap Salah Pimpinan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:22 WIB

Jadwal Pemulangan Jenazah Prajurit Indonesia Korban Serangan Israel di Lebanon

Jadwal Pemulangan Jenazah Prajurit Indonesia Korban Serangan Israel di Lebanon

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:12 WIB

Jumat Agung 2026 di Katedral Jakarta: Ini Jadwal Ibadah dan Lokasi Parkir Jemaat

Jumat Agung 2026 di Katedral Jakarta: Ini Jadwal Ibadah dan Lokasi Parkir Jemaat

News | Jum'at, 03 April 2026 | 10:55 WIB

Dampak Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Khawatir Kerjasama dengan Pemerintah

Dampak Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Khawatir Kerjasama dengan Pemerintah

News | Jum'at, 03 April 2026 | 10:06 WIB