facebook

Bukan Beri Jawaban, Ketua KPK Firli Bahuri Malah Balik Tanya Wartawan: Kok Cuma Nanya Harun Masiku? Ada Titipan Ya?

Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah
Bukan Beri Jawaban, Ketua KPK Firli Bahuri Malah Balik Tanya Wartawan: Kok Cuma Nanya Harun Masiku? Ada Titipan Ya?
Bukan Beri Jawaban, Ketua KPK Firli Bahuri Malah Balik Tanya Wartawan: Kok Nanya Cuma Harun Masiku? Ada Titipan Ya? [ANTARA/HO-Humas KPK]

"Kok nanyanya cuma Harun Masiku saja? Ada titipan ya? Dititipi ya pertanyaannya ya?"

Suara.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri enggan menanggapi lebih jauh pertanyaan perihal perkembangan pencarian buronan KPK Harun Masiku.

Ia memilih menjelaskan bahwa ada buronan lan yang saat ini juga sedang dalam proses pencarian, selain Masiku.

"Orang yang dalam keadaan kondisi daftar pencarian orang, itu bukan hanya Harun Masiku. Ada 5 orang dan itu masih ada dalam tahap pencarian kami," kata Firli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (8/6/2022).

Firli tidak menjelaskan persoalan Masiku. Ia justru bertanya balik kepada awak media, mengapa hanya Masiku yang menjadi pertanyaan.

Baca Juga: Ogah Umbar Proses Pengejaran Buronan Harun Masiku, KPK Minta Publik Maklumi

"Kok nanyanya cuma Harun Masiku saja? Ada titipan ya? Dititipi ya pertanyaannya ya?" kata Firli.

"Kok kayak enggak ada pertanyaan lain gitu, kan banyak lho yang dikerjakan oleh KPK, bukan hanya itu."

Minta Masyarakat Maklum

KPK sebelumnya mengaku tidak bisa mengumbar soal perkembangan pengejaran terhadap eks Caleg PDI Perjuangan, Harun Masiku yang kekinian masih buron. Lantaran alasan itu, KPK meminta publik bisa memaklumi.

"KPK berharap publik memahami, bahwa pemburuan DPO tentu bukan kerja-kerja yang progress-nya bisa disampaikan kepada publik secara mendetail," ucap Ali saat dikonfirmasi, Rabu (25/5/2022).

Baca Juga: Ajak Masyarakat Tangkap Harun Masiku, Novel Baswedan Beri Sindiran Pedas: Yang Diberikan Kewenangan Oleh Negara KPK

Menurut Ali, bila KPK terlalu terbuka memberikan informasi penyidik dalam pengejaran harun kepada publik akan menjadi kontraproduktif dalam proses pencariannya.

"Sebagaimana kami pahami, DPO juga pasti akan melakukan berbagai cara agar persembunyiannya sulit ditemukan," ujar Ali.

Ali memastikan pihaknya tentu akan memberikan perkembangan informasi bila dapat disampaikan kepada publik.

"KPK tentu akan menyampaikan jika memang progresnya sudah bisa diinformasikan kepada publik," kata dia.

Sebelumnya, eks penyidik senior KPK, Novel Baswedan memberikan tawaran bantuan kepada KPK untuk mencari Harun Masiku, buronan dalam kasus suap pergantian antar waktu (PAW) Anggota DPR RI.

Terkait kesediaanya membantu KPK, Novel mengaku tidak membutuhkan waktu lama untuk menangkap Harun Masiku.

Komentar