Setiap Hari Puluhan Hewan Ternak di Aceh Besar Terserang Penyakit Mulut-Kuku, Total Kasus Capai 2.686

Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 10 Juni 2022 | 23:03 WIB
Setiap Hari Puluhan Hewan Ternak di Aceh Besar Terserang Penyakit Mulut-Kuku, Total Kasus Capai 2.686
Petugas posko Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Pemkab Aceh Besar memeriksa dan mengobati sapi yang terinfeksi PMK. (ANTARA FOTO / Irwansyah Putra/rwa)

Suara.com - Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar menyampaikan penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) sudah memprihatinkan. Penambahan kasus baru PMK mencapai 85 ekor ternak per hari sehingga total kasus telah mencapai 2.686 ekor.

“Kalau dari penambahan kasus baru di Aceh Besar itu rata-rata setiap hari 85 ekor dari awal PMK di Aceh Besar mulai 6 Mei 2022 hingga 10 Juni ini,” kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Dinas Pertanian Aceh Firdaus saat dihubungi dari Banda Aceh, Jumat (10/6/2022).

Dinas Pertanian Aceh Besar mencatat total populasi sapi di kabupaten setempat 81.276 ekor dan kerbau 6.401 ekor.

Dijelaskan, hingga saat ini jumlah ternak yang terindikasi PMK di Aceh Besar mencapai 2.686 ekor meliputi sapi dan kerbau yang tersebar di 19 kecamatan. Kasus tertinggi di kecamatan Kuta Baro, Montasik dan Indrapuri.

Dari data itu, sebanyak 598 ekor ternak sudah dinyatakan sembuh, kemudian 11 ekor mati dan tujuh ekor mati dengan cara dipotong paksa, karena kondisi ternak sudah tidak mungkin lagi diobati.

“Dalam penanganan potong paksa ini, semua daging dikuburkan agar virus tidak membahayakan ternak lain,” kata Firdaus.

Ia menjelaskan ternak terindikasi PMK itu terus mendapatkan perhatian dari pemerintah dan juga peternak, melalui penanganan berupa pemberian antibiotik, serta berbagai macam vitamin hingga akhirnya sembuh.

Ternak yang sembuh itu, lanjut dia, tidak lepas juga peran besar dari para peternak yang selalu memantau perkembangan kesehatan ternak mereka, dan bahkan juga ikut memberikan obat-obatan tradisional.

“Kami perhatikan di lapangan, peran peternak ini lebih besar. Mereka juga memberikan telur bebek, gula aren kepada ternak mereka dengan tujuan agar stamina ternak kembali pulih,” katanya.

baca juga

Sedangkan 18 ternak yang mati, kata Firdaus, memang sudah dalam kondisi yang sangat parah, ditambah lagi penanganan yang terlambat karena ternak tersebut dilepas liar.

“Jadi ketika ditemukan kondisinya sudah parah, kuku sudah terkelupas, mulut sudah rusak, jadi yang mati ini umumnya karena terlambat ditangani,” katanya.

Untuk saat ini, Dinas Pertanian Aceh Besar terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang wabah PMK, di samping terus melakukan penanganan terhadap ternak yang terindikasi PMK, mulai dari pencegahan melalui penyemprotan disinfektan hingga pengobatan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengerikan Separuh Populasi Sapi di Salah Satu Kecamatan Kabupaten Bandung Terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku

Mengerikan Separuh Populasi Sapi di Salah Satu Kecamatan Kabupaten Bandung Terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku

News | Jum'at, 10 Juni 2022 | 15:08 WIB

Pembaga Penelitian CIPS Sarankan Vaksin Penyakit Mulut dan Kuku Dipecepat Agar Penyebaran Tak Meluas

Pembaga Penelitian CIPS Sarankan Vaksin Penyakit Mulut dan Kuku Dipecepat Agar Penyebaran Tak Meluas

News | Jum'at, 10 Juni 2022 | 13:18 WIB

2.032 Ekor Sapi di Sumbar Diduga Terjangkit PMK

2.032 Ekor Sapi di Sumbar Diduga Terjangkit PMK

Sumbar | Jum'at, 10 Juni 2022 | 12:56 WIB

27 Ekor Sapi Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku, Pidie Aceh Masuk Zona Kuning

27 Ekor Sapi Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku, Pidie Aceh Masuk Zona Kuning

Sumut | Jum'at, 10 Juni 2022 | 12:25 WIB

Agen Penjual Chip Higgs Domino di Aceh Dibekuk Polisi

Agen Penjual Chip Higgs Domino di Aceh Dibekuk Polisi

Riau | Jum'at, 10 Juni 2022 | 12:20 WIB

Terkini

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

×