facebook

Kapan Lebaran Idul Adha 2022 Dirayakan? Simak Penjelasannya di Sini!

Chyntia Sami Bhayangkara
Kapan Lebaran Idul Adha 2022 Dirayakan? Simak Penjelasannya di Sini!
Ilustrasi kapan lebaran Idul Adha 2022 (pixabay)

Kapan lebaran Idul Adha 2022 tiba? Simak penjelasannya dalam artikel berikut ini!

Suara.com - Setelah pada awal bulan bulan Mei 2022 lalu umat muslim di seluruh dunia merayakan hari raya Idul Fitri, dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi akan dirayakan Idul Adha 1443 Hijriah. Tapi kapan lebaran Idul Adha 2022 dirayakan?

Peringatan Lebaran Idul Adha 2022 Menurut PP Muhammadiyah

Pimpinan Pusat Muhammadiyah sendiri sudah mengeluarkan keputusan terkait perayaan lebaran Idul Adha 2022. ketetapan ini tercantum dalam Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 01/MLM/I.0/E/2022 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah 1443 H.

Keputusan tersebut menyebutkan bahwa lebaran Idul Adha 2022 akan jatuh pada tanggal 9 Juli 2022 ini. Selain itu, hasil hisab yang dilaksanakan juga memutuskan bahwa 1 Dzulhijjah 1443 akan jatuh pada tanggal 30 Juni 2022, kemudian hari Arafah atau 9 Dzulhijjah 1443 H akan jatuh pada 8 Juli 2022.

Baca Juga: Jelang Idul Adha, Hewan Kurban di Aceh Utara Wajib Punya Surat Keterangan Bebas PMK

Lalu Bagaimana dengan Versi Pemerintah?

Hingga saat artikel ini dituliskan, belum ada pengumuman resmi dari pemerintah terkait lebaran Idul Adha 2022. Kepastian mengenai kapan lebaran Idul Adha 2022 masih menunggu hasil sidang isbat yang akan digelar pada akhir bulan Zulkaidah ini.

Apakah mungkin Idul Adha jatuh pada tanggal yang berbeda?

Mungkin saja. Hal ini dikarenakan adanya kriteria tertentu yang akan digunakan pemerintah dalam menetapkan tanggal Idul Adha 2022 ini.

  • Kriteria pertama adalah wujudul hilal, merupakan kriteria yang digunakan Muhammadiyah berdasarkan pada kondisi bulan lebih lambat terbenamnya daripada matahari.
  • Kriteria kedua adalah berdasarkan pada batasan minimal untuk terlihatnya hilal, yakni fisis hilal yang dinyatakan menggunakan parameter elongasi minimum 6,4 derajat dan fisi gangguan cahaya syafak dengan ketinggian minimum 3 derajat.

Meski diprediksi akan ada potensi perbedaan penetapan hari raya Idul Adha 2022, namun idealnya hal ini tidak menjadi hal yang meresahkan.

Baca Juga: Tata Cara Haji Lengkap, Panduan Mulai dari Baca Niat hingga Meninggalkan Ka'bah

Perbedaan ini awam terjadi karena metode yang digunakan, dan tetap bisa menjadi pemersatu dalam semangat Idul Adha 2022.

Komentar