Bermasalah dengan Rentenir
Pengirim cuitan ini juga mengungkapkan bahwa tetangganya terlilit hutang dengan rentenir. Setiap ditagih, tetangganya ini akan adu mulut dan lempar-lemparan barang dengan rentenir tersebut.
"Ini yang terakhir yang paling gila sih. Setiap hari ada adu mulut dan lempar-lemparan barang sama rentenir gitu. Jadi istrinya pinjam uang sana-sini di semacam koperasi keliling gitu. Ditagihnya perhari atau perminggu aku juga kur ng ngerti ya," ungkapnya.
Menurut penuturan pengirim cuitan, tetangganya akan membanting pintu dan memaki-maki rentenir tersebut.
Rentenir yang mendatangi rumah tetangganya ini pun tidak hanya satu orang, tapi ada 2 hingga 3 orang.
Di akhir cerita, pengirim cuitan ini mengungkapkan bahwa tetangganya tersebut sudah sering dipanggil oleh RT. Mereka diajak untuk berbicara baik-baik, diajak musyawarah, hingga diberi bantuan.
Namun tetap saja tetangganya tidak bisa mengubah perilakunya.
Ia pun kemudian meminta saran dari publik terkait jalan keluar dari permasalahan yang ditimbulkan dari tetangganya tersebut.
"Kalau begini baiknya gimana ya, ada saran kah? Asli udah capek dan kasihan bajuga sama keluargaku kalau dengar keributan setiap hari," pungkasnya.
Respons Netizen
Melalui unggahan ini, netizen memberikan saran agar pengirim cuitan ini melaporkan perilaku tetangganya ke pihak yang berwenang, misal RT, RW, Binmas, Babinsa, hingga polisi.
"Lapor polisi," kata netizen.
"Lapor RT, RW, Binmas, atau Babinsa," terang netizen.
"Kalau lapor RT udah nggak mempan, coba lapor ke RW. Kalau masih nggak bisa, mungkin lapor ke polisi setempat, karena ada indikasi KDRT juga kan?" ucap netizen.
"Kalau lapor polisi gitu apa bisa? Pasal mengganggu kenyamanan," tulis netizen.
"Sebaiknya sih kalau bisa diskusi dan musyawarah sama warga sekitar dan juga ketua RT gimana baiknya nyelesaiin masalah ini. Juga kalau bisa lapor aja ke polisi supaya bisa ditindaklanjuti. Tapi ngelapornya sama RT dan warga sekitar yang merasa keganggu, biar cepat diproses," ungkap netizen.
"Tembok rumah kamu yang berbatasan dengan rumah keluarga dipertinggi Nder. Kurangin kontak aja, jangan kasih lagi buat ngutang," tambah netizen.